Jumat, 15 Desember 2017 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
WOW, ADA SPESIAL JETLINER
 
02 November 2016


(Jakarta – haltebus.com) Inovasi untuk meraih pelanggan selalu dilakukan agar roda moda transportasi bus bisa terus berputar. Demikian juga yang dilakukan Karoseri Rahayu Santosa dan PO. Bima Suci. Kolaborasi keduanya menghasilkan Jetliner dengan variasi khusus. Ini sebenarnya permintaan dari pihak Bima Suci, kami coba aplikasikan, hasilnya cukup memuaskan, walau masih ada sedikit kekurangan di sana-sini, kata Manager Marketing Karoseri Rahayu Santosa Chrystianto Sutardy, kepada haltebus.com, Senin (31/10/16).

haltebus.com berkesempatan meliat dari dekat bus Jetliner Semi High Deck yang cukup menarik ini. Bus yang selesai dibuat pekan lalu itu masih terparkir di areal serah terima bus di Karoseri Rahayu Santosa. Warna khas Bima Suci yang sederhana memudahkan siapapun mengenali bus milik operator yang melayani rute jarak pendek Merak – Jakarta/Bekasi, Merak – Bandung maupun Kalideres – Bandung via Tangerang.

Menurut Chrystianto, dalam kalender produksi Karoseri Rahayu Santosa sebetulnya perubahan tampilan produk setahun sekali untuk setiap model. Namun, karena ada yang spesial dari Bima Suci, maka mereka membuka peluang untuk edisi khusus Bima Suci dengan pertimbangan memperhatikan keinginan pelanggan. Dia mengungkapkan, Karoseri Rahayu Santosa memang mengembangkan konsep maju bersama pelanggan. Segala usulan pelanggan yang baik dan sepanjang bisa diakomodir mereka siap memenuhinya.



Sejak awal membuka trayek bus reguler Antar Kota Antar Provinsi, Bima Suci yang bernaung di payung grup Arimbi Jaya Agung sudah menggunakan produk Karoseri Rahayu Santosa. Namun, sejak krisis melanda Indonesia di akhir 1990-an kerja sama itu sempat vakum. Setelah lebih dari 15 tahun, dengan produk terakhir Millenium, akhirnya Arimbi Grup kembali menjalin kerja sama.

Chrystianto mengungkapkan, perubahan yang digagas Arimbi Grup tidak merepotkan. Pihaknya, kata dia, ingin mencoba memenuhi keinginan pelanggan dengan penambahan asesoris di kaca pertama di sisi kiri dan kanan. Jika pada versi Jetliner sebelumnya dibuat polos, untuk Bima Suci dibuat mirip asesoris dengan aksen Skyliner.

Tampilan Jetliner versi Bima Suci menjadi lebih menarik. Banyak komentar yang muncul di akun media sosial Karoseri Rahayu Santosa saat tim Marketing Communication karoseri itu memposting foto busnya. Satu-dua akun pengikut halaman resmi Karoseri Rahayu Santosa menyebut tampilan samping mengingatkan pada produk-produk terdahulu.

“Kayak Skyliner dikasih topi,” ujar pemilik akun Ferialdy Rangga Saputra.

“Mirip Old Celcius dengan penyegaran di berbagai bagian,” kata Rendra Wicaksono.

Sementara akun Febri Febi Nugroho Putranto bertanya, “Model Paradiso ya min?...mantap RS.”

Menurut Chrystianto, perubahan seperti yang mereka lakukan saat ini bagian dari menyegarkan tampilan. Dia mengungkapkan, seharusnya penyegaran tampilan bus baru dilakukan menjelang pertengahan tahun 2017, namun melihat antusiasme Arimbi Jaya Agung Grup, mereka tidak keberatan. “Sepanjang tidak mengubah basic spesifikasi, kami akan mencoba mengakomodir keinginan pelanggan. Kami ingin pelanggan menjadi stakeholder Karoseri Rahayu Santosa, bukan sekedar membeli tetapi ikut memiliki, katanya diplomatis.

Minat yang tinggi terhadap produk Jetliner Semi High Deck juga menjadi salah satu alasan untuk mengakomodir variasi Jetliner atas usulan pelanggan. Seperti halnya Jetliner High Deck yang diubah menjadi S-Liner pada produk yang dipesan PO. Siliwangi Antar Nusa (SAN).

Apa yang disampaikan Chrystianto tidak berlebihan. Saat haltebus.com menengok ekseterior maupun interior tidak banyak yang berubah. Di bagian luar, selain bagian samping depan tidak ada yang berubah. Hanya di bagian kisi-kisi angin untuk masuk ke mesin dibuat lebih lebar, tetapi itu pun perlu kecermatan untuk membedakannya.

Sementara untuk, interiornya pada armada Bima Suci dibuat lebih sederhana atas permintaan pemilik armada agar funsional untuk pelanggan mereka. Seperti tipikal bus jarak pendek dengan barang bawaan tak banyak, bagasi di bagian kabin penumpang dibuat tanpa sekat dan terbuka. Pemilihan pencahayaan bus dengan LED yang putih bersinar terang, menambah kesederhanaan tampilan. Walau serba sederhana, armada Bima Suci patut dicoba. Kursi yang ergonomis dan jarak yang cukup menjanjikan perjalanan yang nyaman.

Salah satu ciri khas AJA Grup untuk bus yang melayani trayek ke Bandung adalah toilet dan smoking area. Dua fasilitas ini ditempatkan bagian belakang kabin penumpang. Ada lima kursi penumpang yang disediakan. Keunggulan lain yang sangat terasa adalah ruang belakang itu terasa lega.



Sumber haltebus.com di AJA Grup mengungkapkan pihaknya sengaja mengajukan perubahan dari desain awal Jetliner Semi High Deck. Menurut dia, selain menarik pelanggan, supaya tampilan armadanya sedikit berbeda. “Saya hanya kasih masukan buat karoseri agar buat terobosan terus supaya busnya aman dan nyaman,” kata pria yang menolak disebutkan namanya ini

Masih menurut sumber yang sama, ada kebutuhan besar di AJA Grup terkait peremajaan dan pengadaan bus baru. Dia berharap agar Karoseri Rahayu Santosa bisa menyesuaikan target agar jadwal mereka tidak molor. Dia mengaku senang dengan model Jetliner dan perubahan pada versi yang diaplikasikan di armada Bima Suci. Berapa unit yang akan dibuat pak? “Tunggulah nanti sampai semuanya selesai,” katanya diplomatis saat ditanya haltebus.com. (naskah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013