Senin, 21 Agustus 2017 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
VARIAN BARU JETLINER MENUTUP AKHIR TAHUN 2016
 
15 November 2016


(Bogor – haltebus.com) Menjelang tutup tahun 2016 ini, Karoseri Rahayu Santosa mengeluarkan kejutan untuk pelaku transportasi bus Indonesia. Apa kejutannya? Jetliner varian terbaru Double Deck milik PT. Pelita Paradep Trans siap meluncur. “Terima kasih kepada pelanggan setia Karoseri Rahayu Santosa, atas kepercayaannya kepada produk-produk kami,” ujar Manager Marketing PT. Rahayu Santosa, Chrystianto Sutardy saat tes jalan di Bogor, Senin (12/11/16).

Kepercayaan pelanggan, menurut Chrystianto menjadi dorongan mereka menghadirkan produk-produk terbaru untuk pelanggan. Tahun 2016 menjadi tahun produktif karoseri yang bermarkas di Bogor itu merilis bodi-bodi terbaru. Di tahun ini ada Jetliner Semi High Deck dan Jetliner High Deck dengan tampilan baru untuk PO. Siliwangi Antar Nusa yang diberi nama S-Liner High Deck. Inovasi untuk kebutuhan chassis dengan Gross Vehicle Weight (GVW) 15 – 16 ton dan panjang 12 meter juga disiapkan. Di kelas ini pelanggan bisa memilih Jetliner Semi High Deck.

Sedangkan untuk chassis dengan GVW minimal 16 ton ke atas dengan panjang mencapai 13,5 meter ada pilihan Jetliner High Deck. Jetliner versi Double Deck khusus untuk chassis dengan GVW 24 ton melengkapi rentang varian produk di penghujung tahun. “PO-PO bus sekarang ini mulai memanjakan penumpangnya, pelayanan lebih diutamakan,” ujar Chrystianto.

Varian Jetliner Double Deck pertama PT. Rahayu Santosa dibuat khusus untuk PO. Pelita Paradep, Medan. Bus yang dibangun di atas chassis Mercedes Benz OC 500 RF-2542 ini nantinya akan diproyeksikan untuk menempuh rute Medan – Pematang Siantar dan Bandara Kualanamu – Siantar. “Kami ingin melayani pelanggan lebih baik. Setelah kami membuat Jetliner High Deck, kini kami hadirkan Jetliner versi Double Deck,” kata Direktur PT. Pelita Padarap Trans, Boby Paradep.

Bus tingkat ini memiliki dimensi tinggi 4.150 mm, panjang 13.500 mm dan lebar 2.500 mm. Mengusung konsep bus yang lebih modern, Jetliner Double Deck ini dilengkapi perangkat hiburan untuk penumpang sepanjang perjalanan. Ada tiga unit TV LCD, satu unit di bawah dan dua unit tv lantai atas. Interior bus ini didominasi dengan warna fushia untuk dashboard, kursi dan karpetnya, sedangkan untuk bodi interior didominasi warna abu-abu.

Kursi yang dipilih adalah kursi premium yang ergonomis. Kursi model terbaru dari Hai yang empuk yang memiliki sayap di sisi kiri dan kanan sehingga tak memerlukan bantal sebagai penyangga kepala. Untuk kursi di lantai bawah dilengkapi dengan penyangga kaki sehingga penumpang bisa menikmati perjalanan dengan nyaman. Di lantai atas ada 45 kursi tanpa sandaran kaki untuk memaksimalkan kapasitas tempat duduk. Kapasitas total 59 kursi setara bus Antar Kota Antar Provinsi kelas eksekutif dengan jarak antar bangku yang relatif renggang untuk ukuran orang Indonesia.

PT. Pelita Paradep Trans masih setia dengan warna hijau, oranye dan sedikit warna kuning sesuai dengan identitas warna cat bodinya selama ini. Motif daun-daun menambil cantik penampilannya. Yang berbeda kali ini ada gambar Taj Mahal, tempat favorit pemilik PO. Paradep Trans.

Sebelumnya, PT. Pelita Paradep Trans juga menjadi operator bus kedua di Medan yang membeli bus tiga sumbu Mercedes-Benz OC 500 RF-2542 dengan bodi Jetliner High Deck. Sebelumnya ada PT. Putra Pelangi Perkasa. Namun, operator yang memiliki jalur pelanggan setia di Pematang Siantar – Medan itu menjadi yang pertama kali membuat varian Double Deck di Karoseri Rahayu Santosa.

Selama tahun 2016, untuk bus Jetliner Semi High Deck dengan (GVW) 15 – 16 ton Karoseri Rahayu Santsa memasok tidak kurang dari 10 perusahaan otobus. Diantaranya pelanggan dari area Jawa Barat yaitu Sinar Jaya, Arimbi dan Nuansa Ilham, dari Jawa Tengah ada Efisiensi, di Sumatera ada Antar Lintas Sumatra (ALS). Total bus yang sudah diproduksi melebihi dari 100 unit, dan yang masih akan diproduksi hingga akhir tahun ini kurang lebih 40 unit. “Semoga tahun depan pesanan untuk model ini bisa bertambah,” kata Chrystianto lagi.

Bagaimana untuk bus-bus premium? Untuk bus dengan GVW 16 ton ke atas, tahun ini sudah ada PO. NPM, PO. RAPI, PO. Bintang Utara dan PO. SAN dengan total delapan unit bus untuk bus bersumbu dua. Sementara, yang masih dalam proses produksi ada lebih dari delapan bus. Sedangkan untuk bus maxi (3 sumbu) yang sudah dirilis tahun ini ada PO. Putra Pelangi dan PO. Pelita Paradep dengan total 4 unit, yang masih dalam proses produksi 12 unit lagi yang dipesan oleh PO. Makmur, PO. Putra Pelangi, PO. Chandra dan PO. Putra Jaya. (naskah : mai/foto : dok. Rahayu Santosa)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013