Kamis, 24 Oktober 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
MERCEDES-BENZ GELAR WORKSHOP PRODUK BERSAMA PENGUSAHA BUS
 
16 November 2016


(Jakarta – haltebus.com) Setahun sudah perubahan struktur di Mercedes-Benz Indonesia untuk Divisi Commercial Vehicle berjalan. Selama itu pula, upaya perbaikan untuk pelanggan dilakukan Managing Director of Marketing, Sales and After Sales Mercedes-Benz Indonesia, Ralf Kraemer mulai terlihat. Senin, (14/11/16) pabrikan asal Jerman ini menggelar workshop bersama Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) di Jakarta. “Kami membutuhkan masukan dari anda untuk perbaikan-perbaikan produk dan pelayanan kami. Kami sangat terbantu dengan adanya informasi dari anda semua,” kata Ralf kepada 18 pengusaha bus anggota IPOMI yang hadir.

Di awal tahun 2016 kepada haltebus.com Ralf pernah menyampaikan akan memulai pendekatan baru untuk pasar di Indonesia. Dia melihat brand image yang kuat untuk bus Mercedes-Benz harus diimbangi dengan pelayanan yang baik. sejak saat itulah berbagai terobosan dilakukan Ralf bersama jajarannya. Mereka menyiapkan program-program menarik untuk melayani pelanggan.

Ralf melanjutkan program Club of Millionaire yang dirintis semasa Divisi Commercial Vehicle dipimpin oleh Olaf Petersen. Sebuah program penghargaan kepada pelanggan yang merawat bus-bus mereka hingga mencapai jarak tempuh satu juta Kilometer tanpa turun mesin. Bentuk pelatihan mekanik juga dimodifikasi ulang dan menambahkan acara wisuda mekanik agar para lulusan pendidikan mekanik bisa lebih bersemangat mendalami ilmu yang mereka dapatkan.



Kini dengan workshop bersama pengusaha bus, Ralf berharap diskusi tentang perbaikan produk-produk bus Mercedes-Benz yang ada di pasar Indonesia bisa semakin baik. “Hari ini kita menutup diskusi ini sampai di sini, tetapi saya berharap ada diskusi-diskusi lain dan kita tidak berhenti sampai di sini, agar kami bisa memberikan yang terbaik,” kata Ralf lagi.

Workshop yang digelar sehari itu cukup dinamis. Beragam keluhan dan masukan pengusaha bus anggota IPOMI dicatat. Mercedes-Benz Indonesia juga menyebar kuisioner ke beberapa pengusaha dengan karakter medan yang berbeda. Beragam masukan tentang kebutuhan dan keinginan pengusaha yang belum terpenuhi juga dilontarkan. “Kami belum mengetahui lho, apakah suku cadang yang kami beli itu asli atau tidak. Bisa kah Mercedes-Benz Indonesia memberitahu kami mana yang asli mana yang bukan? Kalau dilihat sekilas bentuk dan tanda keaslilannya sama tetapi kok harganya bisa berbeda?” tanya salah seorang peserta.

Pihak Mercedes-Benz Indonesia, melalui Vice President After Sales, Spare Part and Trainning Center Eko Setyowidarmo langsung meresponnya. “Kami siap melalukan pelatihan pak agar bapak-ibu bisa mengenali suku cadang asli yang resmi yang kami edarkan di Indonesia,” kata dia.

Ralf tak hanya mengajak Eko, ada pula Vice President of Marketing and Sales Commercial Vehicle Bus Operation, Adri Budiman. Pada kesempatan itu, Adri membocorkan sedikit rencana-rencana mereka ke depan dan menjaring masukan dari anggota IPOMI. Dia menegaskan, komitmen Mercedes-Benz untuk menghadirkan produk yang kompatibel untuk medan jalan di Indonesia yang bragam. “Kami akan selalu melakukan improvement-improvement. Masukan dari bapak-ibu sekalian bisa membantu kami mendekatkan kebutuhan bapak-ibu dengan produk global Mercedes-Benz yang terdekat dan akan kami sesuaikan lagi dengan medan di Indonesia,” katanya.

Ajakan Mercedes-Benz untuk melibatkan pengusaha bus dalam memperbaiki pola hubungan baru dan menghadirkan produk terbaik diapresiasi Ketua Umum IPOMI, Kurnia Lesani Adnan. Menurut dia, diskusi yang cukup hangat itu bisa memberikan gambaran bus ideal yang seperti apa yang cocok untuk medan jalan di Indonesia. “Kalaupun Mercedes-Benz semakin baik, tentu kami pengusaha juga akan bisa semakin baik lagi terutama dalam melayani pelanggan. Kami mengapresiasi apa yang dilakukan pak Ralf dan jajarannya. Kami senang pak Ralf membuka komunikasi dengan kami dan sangat baik, cukup responsif,” kata pria yang akrab disapa Sani ini.

Ralf mengakui, tidak mudah melakukan perubahan-perubahan. Namun dia berjanji akan berbuat yang terbaik untuk pelanggan Mercedes-Benz di Indonesia. Cost Efficiency yang didambakan pengusaha bus, tentunya akan tergantung pada produk-produk yang tersedia di pasaran. Singkatnya Ralf menegaskan, “Biarlah anda memikirkan pelayanan  yang terbaik untuk pelanggan anda, selebihnya serahkan kepada kami.” (naskah : mai/ foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013