Rabu, 20 November 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
BERSENANG-SENANG DENGAN TRANSJAKARTA? MENGAPA TIDAK
 
06 Desember 2016


(Jakarta – haltebus.com) PT. Transjakarta memiliki armada bus wisata gratis untuk rute-rute tertentu. Ada rute sejarah, rute kuliner maupun rute sekedar melihat-lihat kemegahan kota. Namun tak banyak yang mengetahui jika bus-bus wisata berlantai dua itu, bisa dipinjam untuk rombongan. “Senang sekali kami dapat pinjaman tiga unit bus tingkat, padahal kami hanya mengajukan satu unit saja. Acara reuni kami jadi lebih meriah,” kata Panitia Reuni Perak Angkatan 1991 SMAN 8, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Roy Wicaksono kepada haltebus.com, Senin (28/11/16).

Roy mengungkapkan, teman-teman se-angkatan yang ingin mengadakan reuni mencoba menghadirkan kenangan setelah 25 tahun lulus dari SMA mereka. Metromini S-60 yang lewat di depan sekolah menjadi target utama. Gagal mendapat pinjaman, Roy yang mendapat tanggungjawab sebagai pengatur acara jalan-jalan dengan bus pun memutar otaknya. Sehari-hari selalu naik Transjakarta ke kantornya di Jl. Jend. Sudirman membuatnya teringat dengan PT. Transjakarta.

Singkat cerita, surat permohonan dia ajukan. Rencananya mengajak teman-temannya naik bus Tranjakarta kebanggaannya sempat memupus. Alih-alih membuat kejutan dengan meminjam bus gandeng, batal terlaksana. Begitu juga bus baru Mercedes-Benz Vintage urung. Nyaris patas semangat, untungnya masih ada bus tingkat wisata. “Awalnya kami ingin menyewa Metromini, tetapi ternyata sulit terbentur perijinan, mau coba bus gandeng Transjakarta gak boleh keluar jalur, begitu juga bus Vintage. Akhirnya kami dapat pinjaman bus tingkat wisata,” kata dia mengenang perjuangannya.

Betul saja, teman-teman seangkatan Roy sangat gembira dan bangga bisa naik bus baru yang kini tengah menjadi ikon Jakarta. Peserta reuni yang diadakan Sabtu (26/11/16) ini tak mengira mendapat kejutan bisa naik bus tingkat. Mereka tak hanya bisa bertemu dengan teman-teman semasa sekolah, tetapi juga mengenang naik bus tingkat layaknya yang mereka temui di tahun 1988-1991. Rute yang ditempuh untuk peserta reuni SMA 8 adalah Pintu 5 Komplek Gelora Bung Karno menuju Jalan Sudirman dan masuk jalur layanan bus tingkat itu hingga Bundaran HI. Di sana bus berputar dan kembali ke arah Bundaran Senayan hingga tujuan akhir di Pintu 5 Gelora Bung Karno.

Beruntung mereka bisa merasakan dua karoseri bus yang berbeda. Dari tiga unit bus tingkat ber-chassis Mercedes-Benz OC 500 RF-2542, dua unit diantaranya adalah bus Higlander sumbangan Artha Graha dari Karoseri New Armada dan satu unit Maxi Miracle Karoseri Nusantara Gemilang sumbangan Tahir Foundation.

Walaupun di masa Roy dan kawan-kawan bersekolah bus tingkatnya tak ber-AC setidaknya berkumpul di dalam bus yang nyaman membuat mereka gembira. Peserta reuni tertawa lepas dan saling melempar canda serta kenangan semasa sekolah. “Roy memang top deh, gak ada dia gak mungkin bisa begini,” kata

Mendapat pinjaman bus untuk berkeliling kota tak hanya dirasakan Roy. Sebanyak 26 delegasi anggota World Franchise Summit Indonesia (WFSI) dari 45 negara juga menikmati rekreasi sekitar Jakarta dengan bus wisata. Sebagian besar peserta mengaku keliling dengan bus wisata Transjakarta merupakan pengalaman pertama mengelilingi kota Jakarta.

Di hari yang sama, Sabtu (26/11/16), rombongan delegasi berangkat dari Bundaran Senayan menuju Kota Tua sekitar pukul 10.10. Demi minikmati pemandangan Jakarta, seluruh delegasi duduk di lantai atas bus. 

Untuk menikmati wisata di dalam bus tingkat, peserta dalam rombongan juga dipandu pemandu wisata yang menjelaskan kota Jakarta. Dalam rilis yang diterima haltebus.com dari PT. Transjakarta disebutkan, tidak sedikit peserta berdecak kagum saat melihat aneka gedung pencakar langit di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga MH Thamrin. Mereka juga terlihat menikmati saat bus memasuki kota tua dan pemandangan di luar bus berganti dengan deretan bangunan tua.



Berwisata dengan bus tingkat yang nyaman dan gratis menjadi pengalaman tersendiri bari Roy maupun delegasi 45 negara itu. Mengabadikan momen menarik saat mereka di atas bus menjadi satu hal yang sayang untuk dilewatkan. Direktur PT. Transjakarta, Budi Kaliwono dalam satu kesempatan pernah mengungkapkan, rute-rute bus wisata mereka sengaja dibuat khas. Ada rute yang memperlihatkan kemegahan kota dan pusat perbelanjaan di tengah kota, sisi lain kota tua Jakarta dan jalur kuliner yang menjadi daya tarik ibukota ini. “Kami menargetkan bisa melengkapi 40 unit bus tingkat di tahun 2016 ini,” kata Budi.


Bus-bus tingkat yang merupakan bantuan perusahan-perusahaan dalam bentuk Coorporate Social Responsibility (CSR) itu sangat membantu pemerintah DKI Jakarta. Di satu sisi, pengadaan bus untuk wisata kota bisa terpenuhi, di sisi lain, warga Jakarta maupun wisatawan dalam dan luar negeri bisa menikmati kota Jakarta secara gratis. (naskah : mai/foto : dok. Transjakarta/dok. pribadi Roy Wicaksono)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013