Senin, 23 Oktober 2017 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
PO. PUTERA MULYA MEMULAI ERA BUS TINGKAT JARAK JAUH DI JAWA
 
23 Desember 2016


(Wonogiri – haltebus.com) Wonogiri selalu menjadi daya tarik bagi pelaku usaha transportasi bus di Pulau Jawa. Sejak puluhan tahun lalu daerah ini terkenal dengan perantau dan banyak perusahaan bus terkemuka. Kini, Wonogiri kembali menjadi perhatian dunia transportasi dengan beroperasinya bus tingkat yang melayani rute antar kota antar provinsi jarak jauh pertama di Jawa. PT. Putera Mulya Sejahtera yang mengusung brand Putera Mulya mulai mengoperasikan dua unit bus tingkat jurusan Wonogiri-Solo-Jakarta (pergi-pulang).

“Kami ingin memberikan pengalaman baru naik bus kepada masyarakat, bahwa naik bus itu menyenangkan, relatif murah dan aman,” demikian disampaikan Kurnia Lesani Adnan, pimpinan PT. Putera Mulya Sejahtera, Kamis (22/12/16) saat peluncuran perdana bus tingkat Putera Mulya di Terminal Ngadirojo, Wonogiri, Jawa Tengah.

Dua bus tingkat Putera Mulya yang berbasis chassis Scania K410IB/6x2*4 Opticruise juga menjadi bus tingkat pertama di Wonogiri. Langkah ini tergolong nekad mengingat Scania yang digunakan adalah tipe maxibus bersumbu tiga yang masuk kategori chassis premium.



Sekjen Organda, Ateng Haryono mengatakan, undangan yang hadir dalam peluncuran bus tingkat baru itu menjadi saksi bangkitnya semangat baru salah satu operator bus yang ada di Indonesia. DPP Organda menyambut baik langkah berani yang mungkin masih diragukan banyak kalangan. “Kalau bisa saya katakan : langkah Gila. Mengapa  saya bilang begitu?  karena dunia transportasi seperti bus tengah resah dan tidak menggembirakan saat ini. Kami prihatin dengan semakin menurunnya jumlah penumpang dan sepinya terminal,” kata dia.


Ateng mengungkapkan, investasi yang ditanamkan PT. Putera Mulya Sejahtera ini tidak murah. “Saya juga bertanya berapa lama ini balik investasinya? Sesuatu yang saat ini merupakan hal yang luar biasa,” ujar Ateng lagi.


Kurnia Lesani Adnan, yang akrab disapa Sani ini mengaku, jumlah penumpang bus dari tahun ke tahun menyusut. Menurut dia, ada beberapa faktor yang menjadi penyebabnya. Faktor bertambahnya jumlah kendaraan pribadi yang naik, dukungan pemerintah yang masih belum maksimal serta image negatif yang tertanam terhadap transportasi bus dinilainya sangat kurang menguntungkan operator bus.


Namun, dibalik itu semua, Sani tetap melihat peluang untuk meraih penumpang lebih banyak masih terbuka lebar. “Perkembangan infrastruktur yang kami amati dan melihat teknologi bus yang ada, memungkinkan kami memberikan layanan maksimal. Dalam perhitungan kami bus semacam ini bisa menjadi transportasi andalan di masa mendatang,” kata Sani.

Ada dua kelas yang dilayani dalam satu bus, yakni Elegant Class di lantai bawah dan First Executive Class di lantai atas. Di Elegant Class, fasilitas yang disediakan PT. Putera Mulya Sejahtera sangat memanjakan penumpang. Hanya ada enam kursi elektrik untuk pelanggan, sandaran kursinya bisa diatur dengan memencet tombol yang ada di sisi dalam sandaran tangan.

Setiap kursi dilengkapi dengan pengisi daya batere HP dan satu monitor LCD yang berisi hiburan film dan musik yang bisa mereka pilih. Untuk menikmati hiburan yang disediakan, penumpang harus membawa earphone atau headset sendiri. Jika ingin merasakan perjalanan di kelas ini penumpang cukup merogoh Rp. 325 ribu dari dalam saku untuk menebus tiketnya.



Pelanggan di Elegant Class juga dimanjakan dengan coffe maker dan ruang bagasi yang lapang di dalam kabin. Pelanggan di kelas ini juga disekat dengan tirai untuk menjaga kenyamanan selama perjalanan. Toilet tersedia di belakang kabin penumpang Elegant Class.

Untuk First Executive Class, secara prinsip fasilitas yang diberikan sama, yakni ada soliter LCD passanger on seat. Setiap penumpang bisa menikmati sarana hiburan sesuai keinginan mereka masing-masing. Yang membedakan layanan di First Executive Class dengan Elegant Class hanya kursi yang digunakan. Ada 38 kursi plus dua kursi khusus di area merokok di sudut belakang di sisi kiri bus. Bagasi penumpang di kelas ini ada di bawah kabin penumpang , di bagian belakang bus. Penumpang bisa membawa barang bawaan kecil dan disimpan di ruang bagasi di atas kursi penumpang. Tarif yang ditawarkan cukup menarik Rp. 225 ribu per penumpang.

Kenyamanan itu masih ditambah dengan fitur yang tertanam pada chassis Scania K410IB/6x2*4 Opticruise. Ada ABS (Anti-lock Braking System), Electronic Braking System, Retarder dan Cruise Control dengan Opticruise Transmission. Ada pula Engine Management yang bisa merekam perjalanan dan perilaku pengemudi. Pengemudi bus sangat dimudahkan dalam tugasnya menjalankan bus.

“Kenyamanan penumpang bagi kami adalah hal yang paling utama yang harus diperhatikan. Tidak ada klakson telolet di bus ini. Pengemudi tidak boleh membunyikan klakson kalau tidak terpaksa. Kami juga tidak sembarangan memilih pengemudi,” kata Sani.

Sementara itu, salah satu direksi di PT. Putera Mulya Sejahtera, Glenn Adiprana Widodo mengungkapkan, tarif yang mereka tetapkan mungkin lebih mahal dari operator bus lain. Namun, dia menjelaskan, salah satu tujuan hadirnya bus tingkat itu bukan bersaing dengan sesama operator bus. Lebih jauh, dia mengatakan, mereka ingin mengajak masyarakat untuk mau bepergian naik bus.

Dia menilai, di masa mendatang, saat tol antar kota di Jawa sudah beroperasi, maka sudah saatnya bus-bus semacam ini bersliweran. Nah, mereka ingin mengawali tren pengembangan layanan transportasi di Jawa. “Kami ingin mengubah paradigma masyarakat bahwa naik bus sekarang nyaman, jika tol nanti sudah jadi, Jakarta – Solo – Wonogiri hanya 5-7 jam saja,” ujarnya.

Penilaian Glenn mungkin ada benarnya. Saat kedua bus itu tiba di Wonogiri, antusiasme masyarakat sangat terlihat. Rimbawati, salah satu warga Wonogiri yang mengaku tak sengaja lewat, sangat tertarik untuk naik bus tingkat. Dia mengaku akan bepergian ke Jakarta, rencananya naik pesawat pekan ini. Begitu melihat bus dia seperti menemukan ide baru. “Saya mau naik ini, saya sudah lihat dalamnya, sudah pesan tiket untuk pulangnya nanti. Kan kalau ada bus seperti ini enak, gak usah naik mobil ke Jakarta, tinggal duduk tidur di jalan sampai di sana,” katanya.

Di Indonesia, PT. Putera Mulya Sejahtera bukan operator bus pertama yang mengoperasikan bus tingkat AKAP. Sebelumnya di rute Medan – Banda Aceh bus tingkat milik PT. Bintang Sempati sudah meluncur, begitu juga PT. Pelita Paradep Trans yang mengoperasikan bus tingkatnya bulan lalu. Era transportasi bus yang nyaman di Indonesia sudah dimulai. Kini, tinggal masyarakatnya, apakah mau menggunakan transportasi bus sebagai andalan bepergian jauh, atau memilih kendaraan pribadi dengan segala permasalahannya. (naskah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013