Minggu, 25 Juni 2017 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
AKHIRNYA, KAROSERI LAKSANA LUNCURKAN LEGACY SKY SR2 PRIME
 
05 Februari 2017


(Ungaran – haltebus.com) Tren bus dengan berkaca depan ganda rupanya merambah hampir semua karoseri besar di Indonesia. Belum lama memperkenalkan Legacy Sky SR2, Karoseri Laksana merilis Legacy Sky SR2 Prime. Namanya sebanding dengan tampilan yang karakter premium yang disandangnya. “Kami memfokuskan Legacy Sky SR2 Prime untuk bus premium yang menonjolkan kemewahan,” ujar Direktur Keuangan Karoseri Laksana, Alvin Arman kepada haltebus.com di kantornya, Sabtu (4/2/17).

Alvin harus mengakui, derasnya permintaan pasar untuk bus berkaca ganda menjadi alasan utama pengembangan varian yang tergolong cepat dalam sejarah Karoseri Laksana. Model terbaru mereka, Legacy Sky SR2 baru saja diperkenalkan September 2016 lalu, tak sampai enam bulan, varian barunya sudah dibuat lagi. Pihak Laksana pun mulai melakukan perubahan sedikit dari model bus premium mereka Legacy Sky SR2 dengan sentuhan yang disesuaikan untuk memenuhi keinginan pasar.

Varian Legacy Sky SR2 yang berkarakter tinggi itu dipersiapkan dalam kurun waktu yang tak lama. Hanya dalam hitungan bulan, tim R & D Karoseri Laksana merampungkan rancangan wajah baru Legacy Sky SR2 Prime. Senior desainer Karoseri Laksana, Kusririn mengungkapkan, basis varian premium berkaca ganda itu masih menggunakan Legacy Sky SR2 berkaca satu, baik interior maupun hampir sebagian besar eksteriornya.



“Hanya memundurkan bagian atas kaca depan dan merebahkan kaca atas, sementara di bagian bawah tak ada perubahan bentuk. Satu-satunya yang berubah dari tampilan luar hanya bagian samping yakni di akses kaca pertama yang diperkecil mengikuti alur bagian tengah kaca depan. Formatnya masih sama, bagian atap seperti menggantung, ujar Kusririn saat menjelaskan produk barunya.

Perubahan minor pada konstruksi yang diikuti dengan perubahan mayor pada tampilan depan dipercantik dengan beberapa trik ilusi yang menarik. Meski ketinggian Legacy Sky SR2 Prime sama dengan Maxibus yakni 3,9 meter, tampilan kaca ganda membuatnya seperti bus tingkat yang tinggi umumnya 4,2 meter. Selain kaca ganda, ada bagian lain yang membuat kesan tinggi bertambah.



“Bagian atas kaca depan kami buat lebih tinggi dan menyatu antara garis kaca dan asesories di atas atap. Sebetulnya ketinggian yang kalau dihitung dengan AC ya tetap 3,9 meter,” kata Stefan Arman, Direktur Teknik yang juga bertanggung jawab pada pengembangan produk Karoseri Laksana.

Stefan membeberkan beberapa keunggulan tambahan untuk produk premiumnya. beberapa panel bagasi dibuat dari bahan aluminium. Ringannya bahan aluminium membuat pintu bagasi bisa terbuka maksimal. Meski hanya diaplikasikan untuk pintu bagasi di atas wheel house dan toilet, dia mengatakan tidak menutup kemungkinan diaplikasikan untuk seluruh pintu bagasi. “Kelebihan panel alumunium ini saat terbuka bisa di atas kepala orang dewasa sehingga memudahkan menengok ke bagasi tanpa harus menunduk dan perawatan juga lebih gampang,” ujarnya menjelaskan.

Bagaimana posisi Legacy Sky SR2 dan Legacy Sky SR2 Prime? Alvin mengatakan pihaknya tidak serta merta menggantikan Legacy Sky SR2 dengan kaca konvensional. Kedua model ini tetap dipromosikan. Untuk Legacy Sky SR2 Prime, lanjut dia, ada dua varian XHD dengan tinggi 3,9 meter dan HD dengan tinggi 3,7 meter. Karoseri Laksana membedakan berdasarkan tipe dan tonase chassis yang dipasarkan di Indonesia. “Varian XHD untuk bus dengan GVW 18 ton ke atas, nah varian HD untuk yang GVW 15 atau 16 ton,” katanya.

Ada dua operator bus Antar Kota Antar Provinsi yang sudah memiliki dua unit bus Legacy Sky SR2 Prime. PO. MTrans untuk varian HD Prime di atas chassis Mercedes-Benz OH-1626 dan PO. Putera Mulya dengan varian XHD Prime di atas chassis Scania K360IB Opticruise /4x2. Rozi Yulianto dari PO. MTrans mengaku senang dengan penampilan bus terbarunya. Dia merencanakan kedua unit bus itu untuk jurusan Denpasar – Malang – Blitar – Ponorogo. “Kami ingin membuka pasar baru di pesisir Selatan Jawa Timur ke Denpasar, kami memerlukan bus yang berbeda dari yang sudah ada,” kata dia.

Rozi menambahkan, ini kali pertama mereka membuat bus di Karoseri Laksana. Dia ingin mencoba membuktikan kualitas produk Karoseri Lakana. Menurut dia, dari sisi eksterior dan interior Legacy Sky SR2 Prime sangat menarik. Bus terlihat berbeda dari model bus berkaca ganda yang sudah banyak beredar di Indonesia. Meski begitu, Rozi masih merasa belum sepenuhnya puas. “Batas antar kaca atas dan bawa kaca depan kurang sedikit turun, sehingga masih terasa mengganggu pemandangan keluar,” kata dia.

Kompetisi model bus berkaca ganda bertambah ketat dengan munculnya Legacy Sky SR2 Prime ini. Hamper semua karoseri besar di negeri ini sudah memiliki model bus berkaca ganda. Operator bus sekarang memiliki banyak pilihan karoseri untuk membuat busnya agar terlihat trendy dengan kaca depan ganda. Di sisi lain, bagi karoseri, model yang mereka sodorkan akan menjadi cara menarik pelanggan dan tentunya pertaruhan gengsi, model karoseri mana yang laris di pasaran. (naskah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013