Selasa, 16 Juli 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
MODEL BISNIS TRANSPORTASI DI JAKARTA HARUS BERUBAH
 
10 Februari 2017


(Jakarta – haltebus.com)
Dewan Pimpinan Daerah Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta diminta untuk mengembangkan model bisnis yang bisa mengikuti perkembangan jaman. Menurut Kasubdit Pengawasan Lalu Lintas dan Angkutan, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Syafrin Liputo mengungkapkan perkembangan kemajuan teknologi dan situasi saat ini mengharuskan semua pihak untuk menyesuaikan keadaan.

“Kompleksitas permasalahan transportasi di Jakarta sudah sedemikian rupa, dibutuhkan sinergi stake holder. Nah bagaimana DPD Organda DKI Jakarta bisa menyusun program kerja yang bisa kita sinergi kan,” ujar Syafrin saat memberikan sambutan dalam Musyawarah Kerja Daerah III DPD Organda DKI Jakarta, Kamis (9/2/17) di Jakarta.

Syafrin mengungkapkan saat ini tantangan bisnis transportasi sangat besar. Isu nya bukan hanya transportasi online atau bukan lagi, tetapi mengembangkan model bisnis yang bisa lebih bersaing. Dia mengacu pada rencana salah satu perusahaan transportasi online yang siap mengucurkan 700 juta USD atau Rp. 9,3 triliun untuk mengembangkan Indonesia sebagai negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada 2020. Tanpa mengikuti arus yang berkembang terkait teknologi ini, lanjut dia, anggota Organda bisa tergerus.




Menurut Syafrin, BPTJ juga tengah mempersiapkan penataan Transportasi di kawasan Jabodetabek. Dia menambahkan, selain Transjabodetabek akan dikembangkan Transjabodetabek Express ke sejumlah wi
layah di sekitar Jakarta ke tengah kota yang nyaman. Selain dilengkapi AC bus juga akan dilengkapi hiburan dan WiFi. Sementara ini, kata dia, penataan transportasi di kawasan Jabodetabek dimulai dari penataan bus. Namun tidak serta merta meninggalkan angkutan perumahan dan angkutan kota seukuran minibus.

Karena itu dia berharap DPD Organda bisa menyusun program kerja yang bisa disinergikan dengan rencana pengembangan transportasi di kawasan Jabodetabek. Pengembangan yang dilakukan Organda diharapkan juga sudah dengan model bisnis baru yang sesuai dengan kondisi saat ini.

Ketua Panitia Muskerda DPD Organda DKI Jakarta, Nanang Basuki mengatakan, musyawarah kerja kali ini cukup unik. Mereka masih menimbang-nimbang program apa yang kira-kira bisa sejalan dengan pemerintahan di DKI Jakarta mendatang. Maklumlah, Pemilihan Gubernur DKI Jakarta baru berlangsung 15 Februari mendatang. Dari sisi waktu, kata dia, kegiatan rutin itu sudah mundur dari jadwal. “Kami ingin mengetahui dulu apa yang menjadi program kerja bidang transportasi pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nanti, karena itu mereka kami undang. Jangan sampai program kerja yang kami susun gak sejalan dengan program Gubernur terpilih,” ujarnya dia menjelaskan.

Pembukaan Muskerda III DPD Organda DKI Jakarta yang dibuka
Deputi Gubernur yang membidangi Transportasi Sutanto Soehodo juga dihadiri Ketua DPP Organda Andrianto Djokosoetono dan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto. Seluruh pengurus dari delapan unit angkutan yang bernaung di bawah DPD Organda DKI Jakarta juga hadir dalam kesempatan ini.

Sementara itu Ketua DPD Organda DKI Jakarta, Syafruhan Sinungan menyatakan pihaknya siap membenahi secara serius angkutan di DKI Jakarta. Namun, dia menilai sebagai pihak yang dibina pemerintah, Organda juga akan mengikuti ketentuan perundang-undangan. Ada beberapa kendala yang mereka hadapi saat ini, pembatasan umur kendaraan, angkutan berbasis online yang bersaing dengan tak seimbang serta kebersihan pemerintah pada pengusaha angkutan umum. “Ini sangat sensitif kita harus duduk bersama, gak bisa mengedepankan kewenangan. Situasinya sensitif harus didiskusikan secara dingin,” ujarnya.

Syafruhan mengungkapkan pihaknya siap bersaing dengan transportasi berbasis online. Namun, selayaknya kondisi kesetaraan juga harus diberlakukan. Dia juga berharap agar sosialisasi kebijakan bisa dilakukan dan konsistensi kebijakannya juga bisa terjaga. (naskah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013