Rabu, 20 November 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
KEMENHUB UJICOBA FASILITAS UJI KIR SWASTA PERTAMA DI INDONESIA
 
17 Februari 2017


(Jakarta – haltebus.com)
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meresmikan uji coba fasilitas pengujian berkala (KIR) swasta dengan pelaksana PT Hibaindo Armada Motor (HAM). Peresmian fasilitas pengujian berkala kendaraan umum oleh swasta ini adalah yang pertama kali di Indonesia. Fasilitas yang diresmikan Selasa 914/2/17) itu terletak di Jalan Raya Bekasi Km 22, Cakung, Jakarta Timur.


“Selama ini pelaksanaan uji berkala itu hanya dilakukan oleh pemerintah, namun sekarang kan sudah berubah sesuai amanat Undang-undang. Selain itu juga keterlibatan swasta dalam pembangunan transportasi selaras dengan Sasaran dan Indikator Rencana Pembangunan Jangka Menengah Tahun 2015-2019,” kata Budi seperti dikutip dari detik.com.

Dalam sambutannya, Budi menyebut keselamatan adalah hal yang utama untuk penyelenggaran transportasi jalan. Salah satu cara mewujudkannya adalah dengan pelaksanaan uji kendaraan bermotor secara berkala.

Budi mengungkapkan, dipilihnya PT. Hibaindo Armada Motor oleh pemerintah karena kesiapan yang terkihat dari alat uji yang lengkap yang mereka miliki. Salah satu dealer PT. Hino Motors Sales Indonesia itu masih harus menjalani uji coba selama tiga bulan ke depan. Jika staf penguji dinyatakan lolos uji kompetensi, lanjut Budi, penetapan pihak swasta sebagai unit pelaksana pengujian berkala kendaraan bermotor bisa meningkatkan kapasitas layanan dan kualitas pengujian kendaraan yang ada selama ini. “Kami berharap PT. Hibaindo Armada Motor dapat mempersiapkan diri untuk mendapatkan pengakuan berupa akreditasi bagi unit pelaksana uji berkala dan sertifikasi kompetensi untuk tenaga penguji,” kata dia.

Chief Executive Officer Hiba Grup, perusahaan induk PT. HAM Jacobus Irawan tak bisa menutupi kegembiraannya atas kesempatan yang diberikan pemerintah pada jajarannya. “Kami bangga Hiba Group, menjadi yang pertama dan satu – satunya di Indonesia yang dipercaya oleh pemerintah menjalankan uji kir swasta. Dan yang paling penting dengan fasilitas uji kir ini, kami senang dapat membantu pemerintah dalam melayani masyarakat untuk memastikan kendaraan yang digunakan aman dan nyaman untuk dikendarai,” ujar Irawan.

Dalam operasionalnya selama tiga bulan ke depan, fasilitas pengujian itu masih melibatkan tim pengujian kendaraan dari Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta. Ada satu orang penyelia dan dua orang penguji. Sementara ada tiga orang penguji dari PT. HAM. Fasilitas yang menelan investasi sebesar Rp. 5 miliar ini akan melayani uji berkala kendaraan umum seperti bus, truk, taksi hingga taksi online.

Bagaimana caranya untuk menguji kendaraan di PT. HAM? Prosedurnya mirip dengan servis kendaraan seperti yang banyak ditemukan di dealer mobil atau motor. Mendaftarkan kendaraan di counter service dan menunggu giliran pengujian seperti yang ada di unit pelaksana teknis pengujian berkala milik pemerintah. Ada uji visual untuk mengecek kondisi fisik kendaraan, uji kebisingan untuk mengukur kebisingan kendaraan, uji emisi tes untuk mengukur emisi gas buang, uji beban untuk mengukur beban kendaraan.

Masih ada juga tes pengereman guna mengukur fungsi pengereman, uji kecepatan mengukur kecepatan, pengujian lampu utama, uji slip dan uji kuncup roda depan. Ada pula uji visual kedua untuk mengecek kondisi fisik di bagian bawah kendaraan seperti gardan, propeller shaft, kaki-kaki, dan bagian lainnya. Setiap kendaraan yang telah selesai dan lulus akan mendapatkan buku uji, plat uji, dan stiker tanda lulus.

Agar memudahkan transaksi untuk pengujian berkala, PT. HAM juga bekerja sama dengan Bank DKI. Tak berbeda dengan prosedur transaksi pembayaran yang ditetapkan di fasilitas uji berkala pemerintah. Bagi Hino Indonesia dan PT. HAM, keberadaan fasilitas uji berkala ini juga bisa menjadi nilai tambah untuk pelanggan mereka. Pelanggan tak perlu repot mengurus uji berkala, karena di tempat mereka membeli bus atau truk bisa dilakukan. Jika dinyatakana gagal, ada fasilitas servis perawatan yang bisa dimanfaatkan pelanggan.

“Dengan adanya fasilitas kir ini membuat pengusaha lebih mudah dalam menjalankan bisnis, dimana fasilitas kir milik dealer Hino Hibaindo Cakung, unit kendaraan pelanggan dapat booking terlebih dahulu untuk pelaksanaan kir sehingga tidak perlu repot antri lagi. Dan sekalipun unitnya tidak lulus uji kir, mereka dapat langsung memperbaiki di bengkel yang kami sediakan, sehingga tidak harus membuang waktu dan unit siap digunakan kembali untuk berbisnis. Tentunya ini sejalan dengan prinsip Total Support yang Hino berikan untuk meminimalisasi downtime kendaraaan,” ujar Direktur PT. HAM, Trysie Mokoagouw.

Karena itu tak salah jika Budi juga mengajak agen pemegang merek di anggota Gaikindo untuk berpartisipasi membangun unit pelaksana uji berkala swasta. Dia berharap keterlibatan swasta ini bisa mewujudkan fasilitas pelaksana uji berkala di beberapa wilayah di Indonesia. “Kepada Direktur Jenderal Perhubungan Darat, saya juga ingin menginstruksikan untuk segera menyelesaikan aspek legalitas terhadap uji berkala swasta dan terus melakukan pembinaan serta pengawasan terhadap penyelenggaraan pengujian berkala oleh sektor swasta,” demikian Budi menjanjikan.(naskah : mai/foto : dok. PT. HMSI)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013