Jumat, 18 Agustus 2017 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
SUPERIOR COACH, YANG MASIH SUPERIOR
 
05 Maret 2017



(Jakarta – haltebus.com)
Tubuhnya memang tak semulus bus sekarang yang kebanyakan bisa kita temui di jalan raya. Di sisi samping kiri dan kanan masih terlihat utuh lekukan dengan garis-garis yang masih terjaga lurus. Guratan yang menandakan umur dan menunjukkan kekokohan. Seperti namanya, Superior Coach. Salah satu bus Perum Pengangkutan Djakarta (PPD) yang masih tersisa, saksi sejarah perkembangan transportasi bus di Jakarta yang mulai bergulir di tahun 1960 hingga kini.


“Saya memang dari dulu berharap bus ini bisa dirawat di PPD, puji syukur hingga kini masih bisa kami pertahankan,” kata Direktur Utama PPD, Pande Putu Yasa, suatu ketika, saat haltebus.com mengajak bus Superior Coach untuk pameran di tahun 2016.

Menurut Pande, bus yang sudah ada saat dirinya mengabdi di PPD itu sudah dipertahankan setelah bus-bus era 1970-an itu mulai memasuki masa pensiun di akhir 1980 dan awal 1990-an. Di tahun awal 1990-an memang ada peremajaan besar-besaran bus kota yang diinisiasi pemerintah.

Superior Coach sejatinya bus bodi builder yang berasal dari Amerika Serikat. Berdasarkan katalog produk yang dimuat ulang myntransportblog.com, bus PPD ini mirip dengan model Superliner 5100 Series. Situs itu mencantumkan angka tahun 1967 untuk menunjukkan katalog bergambar yang dimuat.

Beberapa Negara ASEAN juga menggunakan bodi bus Superior Coach ini, seperti Vietnam dan Filipina. Model yang mereka gunakan ada Superliner 5100 ada pula Traveller. Superior Coach menggandeng pembuat bodi lokal baik di Vietnam maupun Filipina, begitu juga dengan di Indonesia. Karoseri Amalgam menjadi partner mereka untuk pembuatan bodi busnya. Mayoritas Superliner 5100 dibuat di atas chassis Mercedes-Benz, khususnya OF-1113. Ada juga yang dibuat di atas chassis Dodge seri 500 atau 600, tetapi dengan model yang berbeda.

Tidak banyak literatur di Indonesia yang merekam perjalanan sejarah transportasi bus negeri ini. Hanya foto-foto yang masih tersimpan rapi, yang belakangan diunggah ke dunia maya yang bisa menunjukkan perjalanan perkembangan transportasi bus dari masa ke masa.

Nah kembali ke Superliner 5100, jika ditengok ke bagian dalamnya, bus ini sudah menunjukkan kualitas bus kota yang sesuai dengan standard bus kota di dunia. Di sisi kanan pengemudi, ada kotak dengan beragam tombol yang mirip dengan bus-bus kota yang kita temui masa kini. Kotak itu mudah dijangkau pengemudi untuk mengontrol beragam tombol.

Di tahun 1960-an fitur pintu otomatis yang dikendalikan dengan sistem air hidraulic sudah banyak digunakan bus-bus kota. Salah satunya tertanam pada bus Mercedes-Benz O 320 H keluaran tahun 1961. Mungkin kah Superior Coach Superliner 5100 PPD sudah dilengkapi fitur pintu otomatis ini?

Di Indonesia, jika sampai saat ini masih bertahan, Superior Coach Superliner 5100 hanya tinggal segelintir saja, baik yang masih jalan maupun sudah teronggok. Menilik masanya, bus-bus Superior Coach banyak digunakan untuk bus kotaa atau bus pemerintah. Di Banda Aceh ada satu bus Superior Coach Superliner 5100 yang unik, dibuat di atas chassis bus Hino.



Bodi Superior Coach dalam perkembangan sejarah transportasi bus di Indonesia begitu lekat. Beragam model sudah pernah bersliweran di pelosok jalan di negeri ini. Salah satu bus Superior Coach yang masih bertahan dan dirawat oleh PPD, akan dipamerkan dalam ajang Indonesia Classic n Unique Bus Fiesta 2017. Pameran itu bisa menjadi ajang untuk melihat dari dekat bus-bus yang pernah mewarnai transportasi di Indonesia. “Bus sudah siap dipamerkan,” ujar Putu Yasa sambil menunjukkan tampilan baru busnya. (naskah : mai/foto : dok. haltebus.com/myntransportblog.com/azka mulyadi)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013