Sabtu, 31 Oktober 2020 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
YANG UNIK DARI KAROSERI ADIPUTRO DI IIMS 2011
 
28 Juli 2011


(Jakarta – haltebus.com) Indonesia International Motor Show (IIMS) 2011 yang digelar di JIEXPO Kemayoran 22 - 31 Juli 2011, tidak hanya menjadi ajang paling bergengsi untuk mobil-mobil baru semata. Produk-produk bus terbaru juga dipamerkan dalam ajang ini. Karoseri Adiputro misalnya, mengeluarkan dua produk yang khas, yang tidak diproduksi secara massal. Yakni bus dengan kursi pemijat dan bus khusus apron bandara yang berlantai rendah. “Kami sengaja menampilkan produk ini sebagai produk unggulan kami,” kata General Manager Marketing Karoseri Adiputro Randy Lionardy kepada haltebus.com di arena IIMS 2011, Selasa (26/7/11).


Dalam pameran kali ini stand Karoseri Adiputro memang cukup menarik perhatian pengunjung. Terutama bus apron bandara milik Safari Darma Sakti (OBL). Lantai bus ini demikian rendahnya. Tak lebih dari separuh betis orang dewasa. Mungkin hanya beberapa centi meter diatas mata kaki. Rendahnya lantai ini membut lebih dari separuh roda bus, agak menonjol di kabin bus. Empat titik ruang roda di kabin dimanfaatkan sebagai ruang bagasi.




Lantai yang rendah menciptakan ruang datar yang cukup luas di dalam kabin. Ada ruang sekitar 2 x 3 meter yang bisa memuat penumpang berdiri cukup banyak. Di setiap sudut ruang ini ada empat kursi yang diperuntukkan untuk penumpang yan tak kuat berdiri.


Keunikan menonjol selain lantainya yang rendah adalah pintu di bagian depan. Tak seperti lazimnya bus, pintu ketiga bus apron bandara bertenaga mesin Yuchai bertansmisi otomatis ni ada tepat di tengah bagian depan. Di sudut kanan, hanya menyisakan ruang untuk pengemudi, dan di sudut kiri juga hanya ada satu kursi. “Pintu ini untuk memudahkan manuver bus, agar bisa mendekati penumpang yang baru turun dari pesawat,” kata Randy.


Bus kedua yang dipamerkan Adiputro juga tak kalah menarik. Bus ini berbasis body Royal Coach seri terbaru dengan desain lampu depan diberi nama lampu Royal. Catnya yang berwarna coklat dorf (kusam) terlihat elegan. Disamping body bus tertulis Diamond Class.


Untuk kelas yang satu ini hanya dibuat sesuai permintaan khusus. Kursi yang tersedia dalam bus ini hanya untuk 12 penumpang. dilihat sepintas, kursi bus yang impor khusus ini seperti kursi pesawat di kelas bisnis. Masing-masing kursi dilengkapi satu layar monitor datar di setiap plafonnya. Di bagian belakang bus, ada minibar yang siap menemani perjalanan. Fitur suspensi udara yang ada di Diamond Class juga melengkapi kenyamanan penumpang saat bus melaju di jalan. “Sengaja kami namakan Diamond Class, karena bus mewah ini dilengkapi kursi serba elektris. Mulai pengaturan sandaran hingga fitur pemijatnya. Penumpang di setiap kursi hanya tinggal memencet tombol pengaturan yang ada,” ujar Randy.



Menurut Randy, baik bus apron maupun Diamond Class tidak dibuat massal. Untuk produksi massal Karoseri Adiputro hanya membuat bus seri Royal Coach E dan SE, yang biasa dipergunakan operator bus-bus reguler maupun wisata.


Meski pameran belum selesai, bus Diamond Class seharga Rp. 2,5 miliar ini ternyata sudah terjual di hari keempat pameran. “Pembelinya tertarik dengan desain bus Diamond Class. Saya tidak bisa sebutkan, yang jelas bukan dari kalangan operator bus,” kata Randy sambil tersenyum.(mai/foto-foto:mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013