Jumat, 15 Desember 2017 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
SOSOK DIBALIK BERTAHANNYA PO. SUMBER ALAM MEMASUKI TAHUN KE-42
 
07 Maret 2017


(Jakarta – haltebus.com) Perawakannya tinggi besar, tetapi sangat sopan kepada siapapun, termasuk orang yang baru dikenalnya. Tidak ada kesan yang menunjukkan bahwa dia telah membawa PO. Sumber Alam menjadi salah satu perusahaan bus berpengaruh di pesisir Selatan Pulau Jawa dari sosok Judi Setiawan Hambali. Gayanya sama seperti saat dia merintis usahanya di tahun 1975 bersama adiknya Agus Irawan Hambali dan kakaknya Himawan Hambali. “Yah seperti ini kondisi kami sekarang, cepatnya perubahan di dunia transportasi membuat siapapun yang telat mengambil keputusan bisa tertinggal,” kata Judi, Rabu (1/3.17) saat menerima haltebus.com di Kutoarjo, Jawa Tengah.

Judi masih memegang kendali PO. Sumber Alam yang tahun ini genap berumur 42 tahun. Gairah berusaha di bidang transportasi mengalir dalam darahnya. Meski tidak terkait secara usaha satu sama lain, namun keluarga besar Judi banyak yang terjun mewarisi nenek mereka. Berdasarkan surat yang diterbitkan Pemerintah Hindia Belanda, ijin trayek yang dikeluarkan untuk PO. Tresno, perusahaan milik nenek Judi berangka tahun 1937.

Dengan wajah berseri, Judi memamerkan foto-foto bus dan ijin trayek yang ditemukan di rumah kerabat yang terakhir merawat neneknya. “Bayangkan pengusaha bus sudah ada di wilayah ini sejak tahun 1937, nenek saya memulai sendiri usahanya, jadi bukan usaha kakek saya lho,” katanya menjelaskan.

PO. Tresno yang menjadi cikal bakal darah transportasi di keluarga besar Judi Hambali itu tutup di tahun 1969. Di tahun yang sama, Sutrino yang tak lain paman dan Himawan Hambali kakak Judi melanjutkan tradisi usaha transportasi bus dengan mendirikan PO. Kentjana Djaja. Enam tahun berselang, Judi muda memulai usaha transportasi berbekal akuisisi PO. Jaya Ekspress. Nama Jaya Ekspress diganti menjaadi PO. Sumber Alam. Dalam perjalanannya, kakak dan adiknya akhirnya mengundurkan diri dari PO. Sumber Alam dan resmilah Judi menjalankan roda operasional perusahaan itu di tahun 1985.

Jalan panjang Judi dalam bisnis transportasi bus menempanya menjadi pengusaha yang serba bisa. Tak hanya menguasai mesin secara teknis, tetapi juga pengembangan usaha. Kegemarannya pada otomotif membuat koleksinya tergolong unik. Dia memiliki lebih dari 20 unit kendaraan yang sudah berumur, rata-rata umurnya di atas 30 tahun sebagai benda koleksinya. Pria yang murah senyum ini juga membuka Sumber Alam Adventure, wahana bermain keluarga di Kutoarjo yang juga dilengkapi dengan koleksi kendaraan tua yang sudah tergolong langka.

Di sisi lain, sedikit demi sedikit bisnis utama PO. Sumber Alam juga berkembang. Kini, armadanya tercatat ada 400 unit bus. Di kalangan pengusaha transportasi, Judi dikenal apik merawat kendaraannya. Namun, saat ini dia mengaku harus focus untuk mempertahankan bisnisnya. “Untuk ukuran sekarang ini, saya kira armada saya cukuplah 200 unit saja. Banyak kendala operasional, terutama karena penumpang sekarang tergolong sepi dan kebijakan pemerintah belum berpihak pada kami,” ujar dia.



Judi mengungkapkan, fleksibilitas dalam usaha transportasi haruslah dikedepankan agar bisa bertahan. Dia menjelaskan, selama 42 tahun memimpin PO. Sumber Alam ada masa-masa dimana bus mendapat keuntungan. Menurut dia, ada suatu masa dimana jumlah penumpangnya tinggi dan keuntungan bisa didapat, ada pula masa dimana dia harus mengatur agar operasional perusahaan bisa berjalan di saat penumpang tidak terlalu ramai. “Ada siklus yang berlaku dalam usaha bus, pengusaha bus yang bertahan memang harus tahan banting menghadapi siklus ini. Sekarang kami banyak mengurangi armada, dulu kalau ada long weekend kami bisa mengoperasikan 120 unit bus untuk dua arah, sekarang ini hanya bisa 60 unit bus saja,” katanya lagi.

Dalam menjalankan bisnisnya Judi mengaku tak memiliki kiat khusus. Nalurinya sebagai pengusaha yang menjadi pegangan dalam setiap langkah agar tak mudah runtuh. Tahun 2007, PO. Sumber Alam mendapatkan perusahaan bus terbaik dari Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal saat itu. Pelayanan yang baik, membuat masyarakat di pesisir Selatan Pulau Jawa menjadikan PO. Sumber Alam andalan bepergian ke Jakarta dan daerah-daerah lain di sekitarnya. Kelas Patas Non-AC dengan konfigurasi seat 2-2 menjadi kelas yang paling diminati pelanggannya. Sekarang layanan PO. Sumber alam meliputi kelas Ekonomi Non-AC, Ekonomi AC, Patas Non-AC kursi 2-2 dan Patas AC kursi 2-2 dan Toilet.

Tahun-tahun ini menjadi tahun yang cukup menantang kreatifitas dan tenaga operator bus agar bisa melayani pelanggan setianya. Judi berharap siklus yang menjadi bagian hidup dari operator bus itu bisa cepat berlalu. “Mau bagaimana lagi, harus dijalani, tinggal bagaimana kita bisa mengatur strategi supaya bisa terus melayani langganan yang sudah setia,” kata dia sambil menyungging senyum. (naskah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013