Rabu, 18 Oktober 2017 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
BUS MODEL BARU PT. TRANSJAKARTA DILUNCURKAN
 
12 April 2017


(Jakarta – haltebus.com) PT. Transjakarta meresmikan beroperasinya bus maxi berlantai satu, Minggu (9/4/17). Peluncuran ini menandai bertambahnya model bus baru dalam armada bus Transjakarta yang melayani warga Jakarta. “Bus ini sudah tergolong canggih, sudah dilengkapi air suspension, retarder, kapasitas daya angkut penumpang hingga 100 orang, 3-axle dengan roda terakhirnya bisa berbelok bersamaan dengan roda depan, sehingga radius putarnya lebih kecil, meski bodinya panjang,” kata Direktur Utama PT. Transjakarta, Budi Kaliwono di sela-sela peresmiannya di Kawasan Silang Monas Jakarta.

Bus yang digunakan untuk peresmian adalah bus Mercedes-Benz OC 500 RF-2542 dengan buatan Karoseri Nusantara Gemilang, Kudus. Sebelumnya pada Februari lalu, 25 dari 100 unit bus Scania K310IB/6x2*4 milik PT. Mayasari Bakti sudah beroperasi di Koridor 6. Menurut Budi, di tahap pertama pengoperasiannya bus-bus ini mengisi Koridor 2, Koridor 3 dan Koridor 6. Dia menargetkan, saat HUT DKI Jakarta pada Juni 2017 nanti, bus maxi bisa mengisi rute baru yakni Koridor 13 Jl. Kapt. Tendean – Ciledug.

PT. Transjakarta, lanjut Budi, akan mengoperasikan 300 unit armada bus maxi hingga akhir tahun 2017. Istilah bus maxi ada dalam Peraturan Pemerintah Nomor 55 tahun 2012 tentang Kendaraan, tepatnya pada pasal huruf d tentang ketentuan kendaraan bermotor jenis bus. Bus dengan Gross Vehicle Weight (GVW) atau jumlah berat yang diperbolehkan (JBB) 16 sampai 24 Ton dengan panjang maksimum 12 meter dan 13,5 meter serta tinggi tidak lebih dari 4,2 meter disebut bus maxi. Dalam kategori ini ada chassis bus bersumbu dua (GVW 18 Ton) dan chassis bus bersumbu tiga/3-axle (GVW 21 sampai 24 Ton) yang dipasarkan pabrikan bus di Indonesia.



Dalam bentuk yang sama dengan chassis bus maxi 3-axle, ada pula chassis bus 3-axle yang digunakan untuk bus bertingkat. Bedanya dalam pasal 3 huruf g Peraturan Pemerintah yang sama menyebutkan, untuk bus tingkat GVW-nya antara 21 – 24 Ton dengan panjang maksimal sampai 13,5 meter. Nah untuk kategori ini sebelumnya ada 17 armada bus tingkat yang sudah beroperasi di Jakarta.

Secara keseluruhan, tampilan bus maxi milik PT. Transjakarta tak jauh berbeda dengan bus maxi yang digunakan untuk bus kota pada umumnya. Perusahaan milik Pemprov DKI Jakarta itu memiliki standar untuk bus kota yang mereka operasikan. Lampu depan lebih sederhana tampilannya dengan tiga titik lampu, lampu utama, lampu jauh dan lampu sign untuk berbelok. Demikian pula untuk lampu belakang meski tampilan beberapa karoseri berbeda, pakemnya juga sama yakni sederhana dan terpisah antar lampu untuk perawatan yang efesien.




Interior bus sudah menghadap ke depan. Ada area kursi roda dan kursi prioritas di seputar pintu tengah, area khusus perempuan di bagian depan serta papan informasi berupa dua LCD TV. Plafon bus juga lebih sederhana dari bus antar kota antar provinsi, saluran AC mudah dibuka dan ditutup dengan lubang-lubang hembusan yang berjejer rapi. Model palfon seperti ini mulai beredar tahun 2012 saat Perum DAMRI mengoperasikan bus gandeng Zhongtong, juga PT. Transjakarta yang mengoperasikan Ankai. Saluran AC menyatu dengan instalasi listrik sehingga memudahkan perawatan.

Budi Kaliwono bangga bisa mempersembahkan armada bus maxi untuk melayani warga masyarakat. Selain memiliki fitur-fitur yang nyaman, keamanan dan keselamatan pelanggan saat bus beroperasi juga mereka perhatikan. Ada delapan kamera CCTV yang terpasang di dalam dan luar bus. Tiga kamera mengarah ke bagian kabin penumpang, dua kamera mengarah ke samping kiri dan kanan sisi luar bus, satu kamera mengarah ke kabin pengemudi dan kamera mengarah ke sisi luar bagian depan dan belakang bus. satu lagi, transmisi ZF Ecolife  “Kami ingin menghadirkan yang terbaik untuk melayani masyarakat Jakarta. Ada bus bus maxi dari Mercedes-Benz, Scania, Volvo dan juga MAN, semuanya bus berkelas dunia dan sekali lagi untuk kenyamanan pelanggan kami,” kata Budi lagi.



Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono terlihat bersemangat untuk mengetahui bus model baru yang dioperasikan PT. Transjakarta ini. Dia memberikan keterangan pada awak media massa di dalam bus. Bahkan dia juga menyimak dengan serius penjelasan Budi Kaliwono terkait perbedaan bus maxi dengan bus pada umumnya. “Transjakarta milik warga Jakarta, harus semakin baik untuk melayani warga Jakarta,” katanya.



Hingga kini dalam jajaran armada PT. Transjakarta ada lebih dari 1.500 unit bus pada kuartal pertama tahun 2017. Targetnya, jumlah ini bisa bertambah hingga 3 ribu unit bus di akhir tahun. Dari jumah tersebut 1.100 unit bus beroperasi setiap harinya, peningkatannya cukup signifikan dari 605 unit bus di tahun 2016. Sementara dari sisi rute, bus-bus Transjakarta sudah melayani 81 rute, sebelumnya hanya 39 rute. Budi menambahkan, target penumpang yang diangkut PT. Transjakarta tahun ini adalah 185 juta orang. Angka yang dipatok jauh lebih tinggi dari realisasi tahun lalu yang mencapai 123,73 juta orang. (naskah :mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013