Minggu, 24 Januari 2021 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
PENGEMUDI PO. ROSALIA INDAH TERBAIK DI SDC INDONESIA 2017
 
29 April 2017


(Jakarta – haltebus.com) Pengemudi asal PO. Rosalia Indah, Feriyanto Gini L akhirnya terpilih sebagai pengemudi bus terbaik Scania Driver Competitions Indonesia (SDCI) 2017, Kamis (27/4/17). Feriyanto Gini menorehkan catatan nilai akhir 105, tertinggi diantara sembilan peserta lainnya. Di tempat kedua dan ketiga ditempati Tri Leksono dari PO. Putera Mulya Sejahtera dengan catatan nilai 99 dan Alfius dari PO. Putra Jaya dengan skor 97 dari total penilaian tes uji keterampilan selama dua hari di Jakarta. “Juara kedua dan ketiga bersaing ketat penilaiannya selama putaran final berlangsung,” kata Ketua Tim Juri SDCI 2017, M. Hamdan Azis saat pengumuman pemenang di lokasi kompetisi di Jakarta.

Feriyanto Gini berhak atas hadiah Rp. 50 juta rupiah. Dia juga akan mewakili Indonesia dalam kompetisi pengemudi Scania tingkat Asia Tenggara di Malaysia, awal Agustus mendatang. Feriyanto terlihat sangat bahagia bisa memenangkan lomba yang baru pertama kali digelar di Indonesia. Dia mendapat ucapan selamat tak hanya dari sesama peserta, melainkan juga pelanggan PO. Rosalia Indah yang tergabung dalam Rosalia Indah Mania.

Kegembiraan yang sama juga terlihat di wajah Alfius yang mengantongi hadiah Rp. 10 juta rupiah, pemenang ketiga SDCI 2017 asal Sulawesi Selatan. Dia mengaku tak mengira bisa lolos putaran final bahkan ada di posisi ketiga. Selama kompetisi Alfius terlihat hati-hati, dan cenderung menahan diri agar tak melakukan kesalahan. Di tantangan ketrampilan mengemudi Knock the King, dia menjatuhkan semua target yang ada dan berhasil menahan target pada posisi miring seperti ketentuan lomba.



Di tantangan kedua, dia gagal di satu titik saat menginjak balon. “Haduh sayang kena angin balonnya jadi tak terinjak ban,” ujarnya sesaat setelah menyelesaikan tantangan terakhirnya.

Jika Alfius dan Feriyanto terlihat senang, Tri Leksono yang berada di posisi kedua terlihat kurang puas dengan hasil yang dicapai di hari kedua SDCI 2017. Dia mengaku mengubah strategi untuk menjatuhkan target di Knock the King, sehingga ada satu target yang tak jatuh sempurna. Begitu juga di tantangan terakhirnya, dia tak berhasil menginjak balon yang ditentukan.

Walau mengantongi hadiah Rp. 20 juta rupiah, Tri mengaku seharusnya dia bisa berbuat lebih maksimal selama lomba. “Saya gagal, saya harusnya bisa lebih baik dari ini, saya melakukan beberapa kesalahan. Saya kurang puas dengan apa yang saya lakukan selama lomba,” kata dia.

Tri Leksono dikenal pengemudi yang perfeksionis di antara teman-temannya. Di mata pelanggan PO. Putera Mulya Sejahtera yang senang dengan kecepatan, gaya mengemudi pria asal Pemalang ini juga dikenal santai dan cenderung lamban. Dalam keseharian, catatan fuel economy behavior dalam On-board Coaching Driver Scania K410IB/6x2*4 Tri selalu ada di atas angka 80. Dia sudah berpengalaman dengan bus Scania K124 di tahun 2003 bersama PO. Ezri.



Tri Leksono dan Alfius termasuk pencetak skor yang tinggi untuk penilaian saat uji fuel economy. Tri berhasil meraih angka 99 dan Alfius 94. “Skor tertinggi yang saya amati di bus yang saya nilai 99,” bisik seorang juri, saat tes Fuel Economy tanpa menyebutkan nama peserta saat lomba berlangsung Rabu (26/4/17).

Para pemilik bus Scania yang pengemudinya memenangkan lomba senang dengan hasil yang dicapai. Kurnia Lesani Adnan dari PO. Putera Mulya Sejahtera misalnya tak mengira pengemudinya menempati juara kedua. Dia sudah pesimis saat mengetahui pengemudinya terkena pinalti karena melakukan dua kesalahan di tantangan terakhirnya.

Dia mengapresiasi kompetisi yang digelar PT. United Tractors, Tbk bersama Scania itu. “Ini kan baru pertama kali di Indonesia Agen Pemegang Merk bus mengadakan kompetisi. Sangat bagus merangsang pengemudi untuk berlomba mencapai yang terbaik,” ujar pria yang akrab disapa Sani itu.



Pemilik PO. Bintang Utara, Washinton Sibarani mengaku senang pengemudinya berkesempatan mengikuti kompetisi yang mengarah ke kompetensi pengemudi itu. Meski pengemudi terbaiknya belum meraih podium, menurut dia, adanya SDCI di Indonesia bisa membuat pengemudi berlomba-lomba menjadi yang terbaik. “Soal safety kami selalu menekankan pada pengemudi kami. Di sini mereka diuji kemampuannya secara fair. Setidaknya itu yang terlihat selama saya memperhatikan lomba ini,” kata dia.

Washinton berharap agar PT. United Tractors, Tbk dan Scania bisa menjaga prinsip keadilan dalam berkompetisi, sehingga bisa terjaga kredibilitas kompetisinya. Dia mencontohkan, jangan sampai di kemudian hari kualitas kompetisi menurun karena pembeli unit terbanyak yang dimenangkan. Sebab, lanjut dia, dalam beberapa perlombaan terkait kemampuan pengemudi ada beberapa tindakan yang dinilainya tidak adil.



Direktur Marketing PT. United Tractors, Tbk, Loudy Irwanto Ellias mengungkapkan, perlombaan yang baru pertama kali digelar ini menjadi pengalaman baru untuk mereka. Dia berharap kompetisi pengemudi Scania itu bisa berlanjut sebagai tolok ukur pencapaian pengemudi dalam perilaku mengemudi yang aman, selamat dan memperhatikan fuel economy.

“Ini pendekatan baru, selama ini dari sisi marketing, kan, pengenalan produk melalui launching. Kami mengajak pengemudi, juga pemilik untuk mempraktekkan cara mengoperasikan kendaraan yang aman, juga efisien dari sisi konsumsi bahan bakar. Acara ini akan jadi agenda rutin kami,”katanya.



Selain tiga pemenang kategori bus, ada tiga pemenang lain dari kategori truk. Kukuh Hendrawan dari PT. United Tractors Semen Gresik menjadi juara pertama. Kukuh ditempel ketat dua pengemudi PT. Pamapersada Nusantara, Arief Rachman Hakim di tempat kedua. Sementara Norianthus menduduki tempat ketiga. Sama seperti Feriyanto Gini, Kukuh juga akan mewakili Indonesia di Scania Driver Competitions Asia Tenggara. Hadiah yang diterima para juara, baik kategori bus dan truk sama persis, tidak ada perbedaan. Seluruh peserta juga mendapat sertifikat, sebagai tanda bahwa mereka telah mengikuti kompetisi bergengsi itu.(naskah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013