Rabu, 28 Juni 2017 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
PO. MANHATTAN, UTAMAKAN SELAMAT DALAM LAYANI PELANGGAN
 
05 Mei 2017


(Jakarta – haltebus.com) Dua pekan terakhir keselamatan bus pariwisata di Indonesia mendapat sorotan masyarakat. Dua peristiwa kecelakaan yang menelan korban jiwa belasan orang, tak menyurutkan semangat PT. Metro Multi Transportasi dalam melayani jasa transportasi bus wisata. Menyambut ulang tahunnya yang ke-5, Kamis (4/5/17) mereka menegaskan komitmen : Drive With Safety dan siap menjadi bus pelopor keselamatan.

“Prinsip Defensive driving sudah menjadi SOP dan hal neh selalu kami tekankan pada operator bus (pengemudi). Prinsip kami pelayanan, kenyamanan dan keselamatan adalah hal utama yang menjadi servis kami,” kata Direktur Operasional PT. Metro Multi Transportasi Tjahjo Wibowo di sela-sela peringatan HUT ke-5 Bus Wisata Manhattan, di Jakarta.

Menurut Tjahjo, standar keselamatan di perjalanan yang diterapkan dalam PO. Manhattan dimulai dari perawatan. Dia mengatakan, setiap pengemudi, yang mereka sebut operator bus, harus mengenali bus yang mereka operasikan. Semakin hari teknologi bus semakin berkembang dan wajib dikuasai oleh operator bus PO. Manhattan.



Di tempat yang sama, Direktur Utama PT. Metro Multi Transportasi, Lukman D.J. Tiro menyatakan, kelahiran PO. Manhattan tidaklah mudah, ditengah persaingan antara perusahaan bus pariwisata yang sudah banyak yang mapan di Jakarta. Perlahan tetapi pasti, menginjak tahun kelima, jumlah armada bus bertambah menjadi 24 unit dan diikuti oleh penambahan personil. “Kami berharap dalam lima tahun ke depan kami bisa menjadi pionir di bus pariwisata,” ujar Lukman dalam sambutannya.

Komitmen pelayanan yang mengutamakan keselamatan ini mereka tunjukkan dengan deklarasi kesiapan PO. Manhattan untuk mengikuti program Kementerian Perhubungan. Di hadapan Kasubdit Angkutan Orang, Ditjen Perhubungan Darat, Ahmad Yani, Direksi PT. Metro Multi Transportasi menyatakan siap menjadi perusahaan bus Pelopor Keselamatan. “Tahun 2017 ini, menginjak usia yang kelima kami menjadikan sebagai tahun keselamatan,” kata Tjahjo Wibowo lagi.



Apa komitmen konkrit Tjahjo Wibowo dan jajarannya? Setiap bus yang menempuh perjalanan 150 Km wajib dioperasikan dengan dua operator bus. Perawatan bus ditingkatkan, kemampuan operator mengenali karakter kendaraan dan kesiapan operasionalnya juga diperhatikan. Setiap pengemudi dan asisten yang memiliki kinerja baik juga mendapat penghargaan. Tahun ini ada enam awak bus yang ditetapkan sebagai yang terbaik. Pengemudi terbaik 2017 diraih Usep Suryana, diikuti Sumarjan dan Daryono di tempat ketiga. Sementara untuk asisten pengemudi ada Sahrijal Juliana menjadi yang terbaik, diikuti Asep dan Febi Febriansyah.

Selain itu, secara informal, Tjahjo Wibowo mengkomunikasikan kemungkinan pelatihan pengemudi mereka untuk bus Scania yang mereka operasikan. Kebetulan, Manager Product Support PT. United Tractors, Tbk, Ari Wibowo yang hadir dalam syukuran HUT PO. Manhattan itu. Mereka langsung mendiskusikan kemungkinan menyegarkan pengetahuan pengemudi bus tentang operasional dan fitur-fitur keamanan selama perjalanan.



Dalam kesempatan itu, Ketua Bidang Angkutan Pariwisata Organda DKI Jakarta, Priyatmedi yang hadir mengungkapkan keprihatinannya atas perhatian pemerintah terhadap angkutan darat. Menurut dia, operator angkutan udara dan laut harus menjalani pendidikan sebelum terjun mengoperasikan alat transportasi yang membawa puluhan bahkan ratusan nyawa. Begitu juga dengan angkutan kereta api, masinis harus menjalani pendidikan sebelum menjalankan lokomotif. Sedangkan angkutan bus, kata dia, sampai saat ini tidak ada pendidikannya.

“Mohon maaf, pengemudi bus itu, sekali lagi mohon maaf, mungkin dulunya tukang cuci bus, kernet, tidak sedikit juga preman dan pengangguran yang mencari kerja. Dedikasinya terhadap perusahaan rendah. Saat ini karena merasa dibutuhkan, mereka bisa seenaknya pindah dari satu perusahaan ke perusahaan lain,” ujar Priyatmedi mencontohkan.

Priyatmedi berharap, sorotan terhadap bus wisata dalam beberapa kejadian yang menimbulkan korban jiwa itu bisa sudahi dengan adanya pendidikan pengemudi. Dia bahkan mengusulkan, agar ada anggaran yang disiapkan Kemenhub untuk mendidik dan melatih pengemudi.

Sementara itu, Kasubdit Angkutan Orang Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, Ahmad Yani mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah mencari model yang tepat, untuk pengelolaan bus pariwisata. Bersama DPP Organda Kemenhub juga tengah mengupayakan pendataan seluruh operator bus berbadan hukum dan terdaftar di Kemenhub yang nantinya akan ditampilkan di website resmi Kementerian Perhubungan. “Jadi masyarakat nanti bisa mengetahui mana-mana PO. Bus yang memiliki kantor yang jelas, pool yang menjamin perawatan yang mengutamakan keselamatan,” kata dia.

Ahmad Yani juga mengajak agar masyarakat tidak hanya sekedar menyewa bus yang murah saat berwisata. Menurut dia, operator bus wisata yang menyewakan armadanya dengan harga murah belum tentu menjamin keselamatan. Padahal, harapan Kemenhub, keselamatan menjadi hal utama dalam transportasi bus, di atas segalanya. “Semoga di PO. Manhattan ini Drive With Safety tak hanya sekedar slogan saja, tetapi benar-benar menjadi bagian keseharian demi pelayanan kepada masyarakat,” katanya. (naskah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013