Jumat, 18 Agustus 2017 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
MERCEDES-BENZ INDONESIA CATAT REKOR BARU BERSAMA LORENA GRUP
 
13 Juni 2017


(Jakarta – haltebus.com) Semester Pertama 2017 Mercedes-Benz Indonesia mencatat rekor baru untuk bus tingkat kelas premium bersama Lorena Group. Secara bersama, mereka meluncurkan 12 unit bus tahap pertama dari pembelian 20 unit bus tingkat AKAP Mercedes-Benz OC 500 RF-2542, yang akan dioperasikan untuk bus Lorena dan Karina. “Secara keseluruhan pasar bus di dunia sedang tumbuh, begitu juga di Indonesia. Jika kita melihat di sini tiga tahun terakhir pasar bus juga tumbuh. Kami yakin di kemudian hari akan terus tumbuh,” kata Managing Director of Commercial Vehicle Mercedes-Benz Indonesia, Ralf Kraemer di Ciputat, Selasa (6/6/17).

Menurut Ralf, saat ini pertumbuhan transportasi di Indonesia sedang berkembang secara keseluruhan. Mercedes-Benz Indonesia, lanjut dia, melihat potensi pasar yang cukup baik di sector transportasi darat, seiring dengan kebijakan pemerintah untuk membangun infrastruktur serta kebutuhan system transportasi. Dia mengungkapkan keyakinannya, untuk bus antar kota, Mercedes-Benz masih memiliki kekuatan di bisnis transportasi.

Berdasarkan catatan haltebus.com, khusus di kelas bus tingkat, pabrikan yang mengisi pasar hanya ada tiga pabrikan. Secara umum chassis yang digunakan adalah chassis premium tiga sumbu (3-axle) yang bisa diaplikasikan untuk bus tingkat, sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan. Sementara ini jumlah bus tingkat untuk kebutuhan bus kota masih yang terbanyak, dengan jumlah 28 unit bus. Mercedes-Benz mengisi lebih dari 70 persen bus tingkat untuk bus kota bersama Mercedes-Benz OC 500 Rf-2542.



Di pasar bus tingkat Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), hingga Semester Pertama 2017 Mercedes-Benz juga menguasai pasar, terlebih dengan diluncurkannya 12 unit bus tingkat milik Lorena Group. Sejauh ini, di Sumatera sudah ada lima bus tingkat antar kota Mercedes-Benz. Di Pulau Jawa, sebelum Lorena Group sudah ada tiga bus tingkat AKAP yang beroperasi, dan menjelang liburan Idul Fitri tahun 2017 ada dua lainnya yang selesai dibuat di Karoseri Adiputro. Bahkan bus tingkat AKAP Pertama di Jawa dan Sumatera adalah Mercedes-Benz OC 500 RF-2542. Total bus tingkat Mercedes-Benz yang sudah beroperasi di Sumatera dan Jawa ada 20 unit bus dan segera genap 22 unit di akhir bulan ini.

Mercedes-Benz membutuhkan waktu lebih dari dua tahun lebih untuk bisa meyakinkan pelanggannya bahwa chassis Mercedes-Benz OC 500 RF-2542 bisa menjanjikan keuntungan. Saat diluncurkan pada 20142 lalu, chassis premium yang bertenaga besar itu baru sebatas mengisi pasar bus berlantai satu. Tenaganya yang besar, 422 HP masih dikhawatirkan boros oleh sebagian pengusaha bus. Begitu juga dengan fitur-fitur canggihnya seperti Anti-lock Brake System (ABS), Eletronic Stability Programme (ESP) dan transmisi otomatis Ecolife yang didukung Retarder, yang belum banyak dipahami masyarakat. Ketika peraturan pemerintah tentang kendaraan menyebutkan ketentuan spesifikasi bus tingkat, peluang pun mulai terbuka.

Meski mengaku optimistis dengan kecenderungan tumbuhnya pasar di bus tingkat AKAP, Ralf menyatakan pihaknya harus berhati-hati dalam mencermati pasar. Dia menilai, selain faktor kompetitor, pertumbuhan bus AKAP dengan konsep baru ini juga tergantung penerimaan masyarakat Indonesia.

“Ya kita lihat nanti…ini (pembelian 20 unit Lorena group) awal yang bagus dan semua indikator juga terlihat bagus,” ujarnya. Sambil merendah dia menambahkan, “Di pasar bus premium kami ada di 20-30 persen pangsa pasar. Ijinkan saya tidak menyebut angka dan perusahaan mana saja yang membeli bus kami, silahkan dilihat bus-bus yang sudah beredar di jalan-jalan.”

Sementara itu, Managing Director PT. Ekasari Lorena, Dwi Ryanta Soerbakti menyatakan pemilihan chassis Mercedes-Benz karena merek asal Jerman ini sudah terbukti keunggulannya. Sepanjang sejarah perusahaan PO. Lorena berdiri, semua armada busnya mengandalkan Mercedes-Benz. “Kenapa kami menggandeng Mercedes Benz? Kami tidak ada apa-apa sebenarnya, kami dan Mercedes-Benz mitra bisnis yang sudah terbentuk sejak tahun 1970, dan kami melihat bahwa selama ini Mercedes-Benz mendukung Lorena 100 persen, Karina 100 persen dan di lain pihak Lorena dan Karina juga loyal pada Mercedes-Benz 100 persen (juga), makanya tidak ada bus merk lain,” ujar pria yang akrab disapa Ryanta.



Kekuatan Mercedes-Benz, menurut Ryanta, terletak pada layanan purna jual. Selama menggunakan Mercedes-Benz, kata dia, tim layanan purna jualnya sangat mendukung kebutuhan Lorena Group. “Beli bus gampang, tapi banyak yang maintenance-nya lama, di sini kita pakai 10 tahun pasti ada kebutuhan spare-part, masalah bus pasti ada, di situ Mercedes-Benz bisa menunjukkan, mereka bisa support kami. Jadinya bus ini tidak mangkrak lama-lama karena spare-part selalu tersedia. Teknisi mereka berkenan membantu kami apabila mekanik kami tidak bisa menyelesaikannya,” kata Ryanta. (naskah : mai/rub/foto : mai/rub)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013