Jumat, 15 Desember 2017 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
PENILAIAN UNTUK SUSTAINABLE BUS OF THE YEAR 2018 DIMULAI
 
26 Juli 2017


(Jakarta – haltebus.com)
Sebuah majalah di Italia, Autobus, bekerja sama dengan Politecnico University of Milan, bersama Prof. Giulio Ceppi menginisiasi Sustainable Bus of The Year. Penghargaan ini ditujukan untuk mengapreasiasi pabrikan bus dalam hal transportasi bus yang berkelanjutan. “Finalnya nanti akan diadakan pada Pameran Busworld di Kortrijk, 19 Oktober 2017,” demikian pernyataan tertulis panitia penghargaan yang diterima haltebus.com Senin (24/7/17).

Ada 19 model bus yang menjadi kandidat dalam ajang yang sudah berlangsung sejak 2016 itu. Ada tiga kategori yang masuk dalam Sustainable Bus of The Year 2018. Ada Urban, Intercity dan Coach. Masing-masing kandidat rata-rata di isi sedikitnya enam model bus. Bus-bus yang dinilai, semuanya dibuat oleh pabrikan Eropa.

Di kategori Urban Bus, mayoritas bus yang terpilih sebagai kandidat adalah bus elektrik/listrik. Ada Heuliez Gx 337 Electric, Irizar i2e, Solaris Urbino 12 Electric, Van Hool Exqui.City, Vdl Citea Slfa-181 Electric, Vehixel Cytios 4 Cng dan Volvo 7900 Electric. Di kategori ini bus yang menjadi kandidat adalah bus-bus kota.

 

Sementara di kategori Intercity semua model-model bus yang sudah akrab di dunia transportasi bus Eropa ada di dalamnya. Ada Irizar i4 Hybrid, Iveco Crossway Cng, Scania Citywide LE Hybrid, Setra MultiClass S418 LE Business, Solaris Interurbino dan Vdl Futura Fmd2-135



Model bus yang akrab di kalangan penggemar bus di Indonesia juga ada di kategori Coach. Ada Irizar i6s Integral, Man Lion’s Coach, Mercedes Tourismo, Neoplan Skyliner, Setra ComfortClass S516 HD/2 dan Vdl Futura Fhd2-106.

Penghargaan bus yang mendorong untuk penggunaan energi berkelanjutan itu difokuskan pada ide untuk mencari solusi penggunaan energy terbarukan yang lebih hemat. Dari kandidat yang masuk dalam daftar penilaian, beberapa kandidat sudah menggunakan sumber energy terbarukan. Penilaian mencakup beberapa aspek seperti emisi gas buang yang rendah, aspek keselamatan baik dari sisi pengemudi, penumpang maupun pejalan kaki, aspek kenyamanan, tingkat kebisingan dan beberapa aspek lain.



Bahkan, komponen yang mudah didaur-ulang serta komitmen pabrikan terhadap isu lingkungan juga dinilai. “Penghargaan ini memiliki karakter bagaimana ide mencari cara tercepat untuk isu (transportasi) keberlanjutan, dalam rangka membangun pandangan positif untuk transportasi public,” demikian yang ditulis panitia penghargaan.

Adapun juri yang akan menilai bus-bus yang menjadi kandidat, dipilih dari berbagai negara. Tim juri internasional itu terdiri dari Mobilités Magazine, Jean-Philippe Pastre dari Perancis, dari German editorial office Ntt, Wolfgang Tschakaert, yang juga penyelenggara kompetisi International Bus & Coach dan dari Majalah Austria, 1BUS, Ernst Müller.

Jika dilihat dari kandidat yang masuk dalam penilaian, sebagian besar model-model terbaru yang diluncurkan satu tahun terakhir. Isu penghematan energi membuat pabrikan bus berlomba-lomba merancang bus yang efisien dalam penggunaan bahan bakar, khususnya untuk konsumsi solar. Sebagian pabrikan ada yang memfokuskan diri untuk mengembangkan bus listrik maupun hybrid, sebagian yang lain menggunakan bahan bakar gas yang hemat energi.

Para inisiator penghargaan, LifeGate, Autobus dan Professor Giulio Ceppi dari Milan Politecnico University berharap bisa menyusun index criteria yang baik untuk bus berkelanjutan. Mereka berharap, criteria itu bisa menjadi acuan pabrikan dan masyarakat dalam menciptakan transportasi bus berorientasi lingkungan. (naskah mai/foto : dok. Sustainable Bus of The Year)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013