Senin, 21 Agustus 2017 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
BUS GANDENG DIPERSIAPKAN, FASE BARU BUS LISTRIK VOLVO
 
30 Juli 2017


(Jakarta – haltebus.com) Setelah dua tahun berhasil mengujicoba bus listrik di Gothenburg, Volvo Bus memulai program baru untuk era transportasi publik berbasis energi listrik. Juni 2018 bus gandeng listrik akan dioperasikan di kota itu sebagai bagian dari pengembangan tranportasi kota yang hemat energi tanpa gas buang dan ramah lingkungan. “Gothenburg memiliki industry otomotif yang kuat dan menjadi penghubung logistik di wilayah Nordic. Keuntungan kami adalah kami terlibat lebih awal dalam pengujian teknologi generasi masa depan,” ujar Director of Urban Transport Administration Gothenburg, Stefan Eglinger, dalam rilis yang diumumkan Volvo Bus 15 Juni lalu.

Mulai Juni lalu hingga dua tahun mendatang program yang diberi nama ElectriCity akan digarap bersama. Program lanjutan yang berlangsung sejak 2013 ini melibatkan beragam elemen masyarakat Gothenburg. Ada perusahaan swasta, peneliti, otoritas transportasi dan juga warga kota itu tentunya.

Bus listrik Volvo pertama, Volvo 7900 E diujicoba perdana di rute 55 pada 2015. Ada 10 unit bus yang diluncurkan untuk melayani masyarakat sehari-hari. Menurut rencana pada tahun 2018 program ElectriCity akan berakhir. Namun, program itu diperpanjang hingga tahun 2020.

“Sangat menarik, dan kami mempelajari bersama dengan mitra kami di ElectriCity lebih jauh daripada melakukan sendiri. Di masa depan, kendaraan yang tidak bising, tanpa gas buang akan semakin menarik perhatian orang untuk menikmatinya, menetap dan bekerja. Saya bangga kerjasama ini berlangsung dengan baik, dan sekarang kami ingin melanjutkannya ke fase berikutnya,” kata Eglinger menjelaskan.

Saat Volvo Ocean Race diluncurkan, dua bus listrik akan dioperasikan di Gothenburg untuk rute 16. Keduanya diproyeksikan untuk melayani rute Nordstan ke Frihamnen. Dua prototype itu akan beroperasi dengan infrastruktur listrik untuk transportaso kota yang lengkap. Ada sarana pengisian batere, perhentian bus untuk bus listrik dalam kondisi lalu-lintas yang padat. Dalam rute yang sama akan dibangun stasiun pengisi batere di Eriksbergstorget and Sahlgrenska Hospital.

Chair of the Västra Götaland Region Public Transport Board, yang bertanggungjawab untuk pengembangan transportasi publik, Ulrika Frick mengaku senang dengan ujicoba di rute 55. Menurut dia, warga di Västra Götaland menginginkan lagi bus listrik, dan penumpang di rute 55 sangat puas.

“Kami ingin semakin banyak orang meninggalkan kendaraan pribadinya, memangkas emisi dan mengurangi kebisingan. Bus listrik membantu kami untuk mencapai target itu dan kami bisa menciptakan transportasi publik masa depan. Itu yang mendasari kami untuk maju dan membuat langkah besar dengan mengujicobakan bus listrik yang lebig besar, dengan frekuensi perjalanan dan bisa mengangkut penumpang lebih banyak,” kata Frick.

Fokus program ElectroCity berubah, kini permintaan untuk kebutuhan bus kota dengan kapasitas besar dan bertenaga listrik dimulai. Program yang diperpanjang itu member tantangan baru untuk Volvo untuk menyiapkan bus dengan kapasitas besar dan lalu-lintas padat yang bertenaga listrik. Karena itu mereka menyiapkan Bus Stop Docking otomatis dan bus bisa beroperasi sesuai alur operasional dalam kondisi lalu-lintas yang padat.

Chief Sustainability Officer Volvo Group, Niklas Gustafsson mengungkapkan, perubahan di sektor transportasi sangat penting jika kita ingin menciptakan sustainable society dan generasi kota masa depan. “Kami perlu mengimplementasikan transportasi publik baik itu untuk kota maupun warganya. Itulah yang membuat kami puas bahwa program ElectriCity diperluas, dan ini menjadi arena demontrasi serta jalan untuk menguji otomasi yang membantu mewujudkan kendaraan listrik yang efesein,” kata Gustafsson.

Langkah memperpanjang program ElectriCity ini mendapat perhatian dari pemerintah Swedia. Menurut Direktur Jenderal pada Kementerian Energi Swedia, Erik Brandsma, tantangan berikutnya dari program elektrifikasi untuk transportasi publik adalah menyatukan investasi dan elektrifikasi untuk kota yang lebih baik dan berkelanjutan. “Inilah asalannya mengapa kami juga membutuhkan mendemontrasika bus gandeng listrik atau kendaraan berat lainnya di lingkungan perkotaan yang padat. Proyek ini menjadikan Swedia bisa menjadi pelopor pengembangan dan secara bersamaan membuat langkah maju untuk mewujudkan Swedia yang fossil free di sector transportasi,” kata Brandsma.

Sementara itu, dari kota Malmö, Volvo merilis penjualan 13 unit bus listrik Volvo 7900 Electric. Operator bus Nobina tercatat sebagai pemesanan bus listrik terbesar, di Swedia. Rencananya bus itu akan beroperasi akhir tahun depan. “Ini sangat menggembirakan, salah satu rute bus di kota Malmö yang padat akan dilengkapi dengan bus listrik dari kami yang senyap dan tanpa emisi gas buang,” Volvo Buses untuk pasar Nordic, Jörgen Sjöstedt.

Nobina juga mencatat sejarah baru bersama Volvo. Tidak hanya mencatat penjualan bus listri terbanyak, selama 80 tahun terakhir Volvo menjadi mitra penting Nobina dengan menyediakan bus-bus yang mereka butuhkan. (naskah : mai/foto : volvobuses.com)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013