Senin, 21 Agustus 2017 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
ORGANDA BERKOMITMEN TINGKATKAN PELAYANAN MELALUI TEKNOLOGI
 
02 Agustus 2017


(Jakarta – haltebus.com) Organisasi Angkutan Darat (Organda) menegaskan kembali komitmen mereka untuk menggunakan teknologi informasi sebagai bagian dari pelayanan. Tema ini menjadi sorotan dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) II yang berlangsung 2-4 Agustus 2017 di Lombok.

“Saya meminta semua anggota Organda tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, meningkatkan kualitas angkutan jalan raya nasional yang legal dan bermartabat dengan penggunaan teknologi informasi,” kata Ketua Umum DPP Organda Andrianto Djokosoetono, dalam rilis yang diterima haltebus.com, Selasa (1/8/17).

Dorongan untuk pengusaha angkutan, terutama angkutan bus memanfaatkan sistem berbasis teknologi informasi sudah di dorong sejak tahun 2015. Menteri Perhubungan pun telah mengeluarkan peraturan tentang Penyelenggaraan Terminal Angkutan Penumpang Jalan Raya Nomor 132 Tahun 2015. Dalam peraturan itu diatur tentang sistem informasi manajemen terminal.



Pasal 132 Peraturan Menteri Perhubungan itu menyebutkan, dalam penyelenggaraan terminal sesuai tipenya wajib menerapkan Sistem Informasi Manajemen Terminal. Sistem ini ditujukan untuk pengendalian angkutan dan menyediaan informasi untuk pengguna terminal. Setiap sistem informasi yang ada di Terminal juga wajib terintegrasi dengan pusat data Kementerian Perhubungan, Unit Pelaksana Pengujian Kendaraan Bermotor Berkala dan Dinas Perhubungan.

Sistem informasi dengan data yang realtime dan terkoneksi di seluruh Indonesia, memudahkan Kementerian Perhubungan dalam melakukan pengendalian dan pengawasan terminal. Sayangnya sistem informasi ini belum terwujud hingga kini. Ketua DPP Organda, Kurnia Lesani Adnan mengakui, tidak mudah mewujudkan penggunaan Sistem Informasi.

Dia menjelaskan, sistem operasional yang diterapkan masing-masing operator tidaklah sama dan terlalu banyak operator bus di Indonesia. “Kami masih mencari sistem informasi yang pas. Beberapa kali kami mengujicoba, dan kami akan terus mencoba untuk membangun sistem informasi yang bisa terkoneksi, baik secara internal operator maupun eksternal, sehingga bisa diintegerasikan dengan Kementerian,” ujarnya.

Dalam Mukernas II Organda ini masalah-masalah teknis yang terkait kendala pengusaha angkutan juga akan dibahas. Ketua DPP yang membidangi Organisasi, Keanggotaan dan Pembinaan Daerah, Teddy Kurniawan Rusly mengungkapkan, banyak agenda terkait kepentingan yang selama ini disuarakan pengusaha di daerah. Materi yang akan dibahas diantaranya tentang ketentuan Bea Balik Nama, Badan Hukum Usaha Angkutan serta penertiban angkutan liar.

“Bagaimana keluhan teman-teman di daerah dan juga apa yang kami perjuangkan ke Kementerian tentu kami bahas. Kami mendorong tertib aturan, sebab akan lebih fair juga untuk teman-teman yang sudah taat dan bagi yang belum taat tentu aka nada sanksi hukum juga,” kata Teddy yang juga menjabat sebagai Ketua Organizing Committee (OC) Mukernas II Organda.

Teddy juga mengungkapkan, masalah yang sampai saat ini belum tuntas seperti uji kelaikan kendaraan akan menjadi topik yang menarik. Pengurus DPP Organda sendiri menilai, pembatasan tahun tidak terlalu relevan, jika pengawasan melalui uji kendaraan berkala bisa berjalan dengan baik. Berdasarkan informasi yang diperoleh haltebus.com, pekan lalu Kementerian Perhubungan membuka pembahasan khusus bersama Organda tentang pembatasan umur kendaraan.

Menurut Kurnia, banyak pengusaha bus keberatan jika pembatasan bus ditentukan umur kendaraan. Dia menjelaskan, ketentuan UU Tentang Lalu-lintas Angkutan Jalan Nomor 22 Tahun 2009 tak menyebutkan masalah pembatasan umum, hanya ditekankan soal uji kelaikan kendaraan. “Saya khawatir jika diterapkan, banyak perusahaan yang tutup, karena investasi untuk satu unit bus cukup besar, sementara kondisi perekonomian saat ini tidak memungkinkan,” katanya.

Sebagai organisasi pengusaha angkutan, peran Organda sangat penting mengubah wajah pelayanan angkutan, khususnya angkutan penumpang. Kementerian Perhubungan, pada musim mudik Juli lalu merilis tren penumpang bus menurun dari tahun ke tahun. Penurunan penumpang itu, tentu menjadi tantangan yang harus dijawab Organda dengan upaya meningkatkan pelayanan. (naskah : mai/foto : dok Organda/mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013