Jumat, 15 Desember 2017 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
BOSCH PAMER TEKNOLOGI MUTAKHIR DI GIIAS 2017
 
20 Agustus 2017


(Tangerang Selatan – haltebus.com) Untuk pertama kalinya Bosch Indonesia ikut berpartisipasi dalam Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show 2017 di Indonesia Convention Exhibition, Tangerang Selatan. Pabrikan komponen yang banyak memasok ke pabrikan otomotif baik kendaraan penumpang maupun kendaraan komersial ini mulai aktif mengkampanyekan produk-produknya di Indonesia dua tahun terakhir.

“Bosch mendambakan lalu-lintas yang bebas kecelakaan, bebas stres, serta sedapat mungkin, bebas emisi. Visi tersebut memandu upaya pengembangan kami dan inilah yang ingin kami tunjukkan di GIIAS 2017,” ujar Managing Director Bosch Indonesia, Andrew Powel, saat memperkenalkan produk-produknya, Jumat (11/8/17).

Apa saja produk Bosch yang disebut Powel menjadi visi mereka di bisnis transportasi ini? Untuk solusi untuk berkendara yang aman, ada Electronic Stability Program (ESP®), ada juga produk terkait elektrifikasi kendaraan yang kini tengah menjadi tren di Eropa. Ada pula teknologi terbaru AM Hightec Silver Alternator Management System (AMS), Electric Power Steering Systems (EPS) dan Augmented Reality (AR).

Electronic Stability Program atau yang dikenal dengan ESP®, pertama kali dikembangkan Bosch bekerja sama dengan Daimler di tahun 1995. Teknologi ini adalah pengembangan dari Anti-lock Braking System (ABS). ESP® melakukan intervensi kendaraan dari pengendalian pengemudi dengan mengurangi torsi mesin untuk mengembalikan stabilitas kendaraan. Dalam titik tertentu, sistem ini mengaktifkan sistem pengereman agar jarah kendaraan berada di posisi yang aman.

Fitur ESP® telah tertanam di produk kendaraan komersial Mercedes-Benz seperti Sprinter dan chassis bus OC500RF-2542 yang beredar di pasar Indonesia. Sementara, di luar sana, banyak tipe chassis bus Mercedes-Benz yang sudah dilengkapi fitur ESP®. Saat Van Sprinter pertama kali diperkenalkan,tiga pembalap didatangkan Mercedes-Benz Indonesia untuk menunjukkan cara kerja ESP® di tahun 2013 lalu.

Baik pelanggan dan awak media mendapatkan kesempatan merasakan kestabilan kendaraan dalam fitur ESP®, juga Anti-lock Braking System (ABS). Menurut John Chong dari Bosch Malaysia yang juga hadir di GIIAS, fitur ESP® adalah pengembangan dari fitur ABS pada sistem pengereman. Fitur ESP® ini juga yang dikembangkan sebagai basis untuk fitur-fitur pengendalian kendaraan baik kendaraan penumpang maupun kendaraan niaga. “Kami mengembangkan sistem ABS kemudian juga bekerja sama dengan Daimler mengembangkan ESP®. Fitur yang terkait pengendalian kendaraan yang berkembang saat ini berbasis dua fitur yang kami kembangkan itu,” katanya.



Bosch juga menghadirkan simulator yang memberikan penjelasan tentang cara kerja ESP®. Simulator berbentuk city car itu hanya bisa diisi dua orang dan memaparkan secara detil bagaimana ESP® bisa mengarahkan kendaraan ke jalur yang aman bagi pengemudi. Dua tahun terakhir Bosch Indonesia gencar memperkenalkan produk-produk teknologi tinggi yang terkait keselamatan. Pada ajang GIIAS kali ini pun beragam teknologi mereka dipamerkan. Dua teknologi Bosch, sistem kemudi elektris dan sistem tenaga listrik pada kendaraan yang kini sedang menjadi fokus pabrikan otomotif dunia juga dipamerkan. Kedua sistem ini menjadi basis wacana kendaraan otomatis yang banyak diperbincangkan kalangan dunia otomotif global. (naskah : mai/foto: mai/dok. haltebus.com/bosch.de)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013