Rabu, 18 Oktober 2017 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
KAROSERI LAKSANA BERHASIL SEMBUNYIKAN GAJAH !
 
25 September 2017


(Ungaran – haltebus.com) Karoseri Laksana menggelar perhelatan akbar menyambut Hari Ulang Tahunnya yang ke-40 Tahun, Selasa (12/9/17) lalu di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Wajah workshop yang kerap diwarnai debu itu berubah, manakala tak kurang dari 1.500 tamu undangan memenuhi separuh jalur produksi, tepatnya di pengerjaan bagian akhir bus (finishing). “Karoseri Laksana ini hebat, kamu gak percaya tho kalo di sini ada gajah bersembunyi?,” tanya Cak Lontong yang menghibur tamu kepada partnernya, Tatok.

Tatok hanya mengangguk-anggukkan kepala mana kala Cak Lontong mengulang pernyataan yang sama. Penonton juga tak banyak bereaksi. Mungkin Cak Lontong terkagum-kagum, sebab ruang workshop tempat Karoseri Laksana memproduksi bus berubah bak ballroom hotel berbintang lima. Deretan meja bundar dikelilingi kursi yang biasa ditemui dalam sebuah ruang besar acara Gala Dinner tertata rapi. Ratusan meter kain hitam dan tata cahaya mengubah wajah workshop 180 derajat.
 
Dibalik itu semua, puluhan bus setengah jadi terparkir tak beraturan di luar gedung untuk member ruang para tamu berkhidmat mengikuti prosesi ulang tahun. Di akhir acara, generasi kedua pemilik Karoseri Laksana, Iwan Arman tak bisa menyembunyikan keharuannya atas rangkaian acara yang dipersiapkan seluruh jajarannya. “Saya berterima kasih pada customer, juga seluruh karyawan yang telah mendukung kami tanpa kalian kita bukan apa-apa,” ujarnya didampingi kedua putranya, Stefan Arman dan Alvin Arman.
 

Cak Lontong tak berlebihan menilai ada gajah di balik Karoseri Laksana. Di pintu masuk ruang Gala Dinner berjajar rapi delapan unit bus. Tak ubahnya seperti ruang pamer dealer kendaraan,deretan bus yang dipamerkan mewakili karakter produk yang dibuat di karoseri itu. Ada bus model Discovery yang dipesan PO. Indonesia, ada pula bus kota medium Trans Jogja, dua unit bus Transjakarta dari Mercedes-Benz yang khas, satu unit bus Hino RM-380 milik PO. Harapan Jaya serta tiga unit bus milik tiga perusahaan bus asal Sumatera.

PO. PHB dengan Mercedes-Benz O500R-1836, PO. SAN dengan Scania K360IB/4x2 Opticruise dan PO. Putra Pelangi Perkasa dengan Scania K410IB/6x2*4. “Orang pasti berpikir bus ini adalah bus baru, padahal bus kami sudah setahun lebih beroperasi dari Sumatera ke Jawa. Pak Iwan meminta saya untuk menghadirkan (bus) ini supaya orang paham kualitas Karoseri Laksana,” kata Hasanuddin Adnan pendiri PO. SAN.
 

Karoseri Laksana berkembang cukup pesat dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Iwan Arman memulai rencana modernisasi dengan sertifikasi ISO 9001-2008. Sejak 20 tahun sebelumnya, Karoseri Laksana sudah memiliki areal 40 ribu meter persegi, namun pengembangan baru dilakukan pada 2008. Di tahun 2009, lahirlah Legacy Sky SR-1 yang menjadi awal kesuksesan mereka membangun citra baru pada produk-produknya. Tak butuh waktu yang lama, bus-bus Legacy Sky SR-1 dikirim ke Fiji, Negara kepualauan di Samudera Pacific yang hingga kini rutin mengimpor bus produk karoseri Laksana. “Baru beberapa hari lalu kami mengirim bus ke Fiji, ada sedikitnya 150 unit yang kami ekspor kesana,” kata Stefan Arman.

Stefan mengungkapkan, acara perayaan ke-40 tahun Karoseri Laksana menjadi momen bagi mereka untuk menunjukkan kepada pelanggan teknologi terbaru yang mereka miliki, yang bisa menghasilkan produk yang baik. Sejauh ini sudah lebih dari 4.200 unit bus besar model Legacy dan bus sedang model Tourista mereka produksi. Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan mereka memberikan penghargaan kepada pelanggan dengan berbagai kategori.
 

PO. HIBA UTAMA mendapat penghargaan untuk pembelian bus model Legacy terbanyak. Sementara PT. Transjakarta mendapat penghargaan untuk pembelian model Cityline Low Entry terbanyak. PT. Mayasari untuk pembelian terbanyak Cityline High Deck. Koperasi Pamandiri mendapatkan penghargaan untuk model Nucleus dan PO. Sahabat untuk model Tourista. Sementara PO. Sinar Jaya mendapatkan dua penghargaan untuk pembelian Discovery dan semua model. Semua penerima penghargaan membeli bus-bus buatan karoseri Laksana selama 2012-2016.

Selain penghargaan atas jumlah pembelian bus, ada juga penghargaan karena perhatiannya terhadap produk-produk Karoseri Laksana. Tiga orang yang kerap menyampaikan kritik dan masukan mendapatkan gelar pelanggan paling kritis dan sportif. Mereka adalah Adnan Hassanudin dari PO. SAN, Bengkulu, Setyaki Sasongko dari PO. Sumber Kencono, Jawa Timur dan Wibisono dari PO. Karya Jasa, Yogyakarta.

Dalam perencanaan pengembangan Karoseri Laksana, Stefan menargetkan efisiensi yang bisa meningkatkan produktifitas perakitan bodi bus. Kapasitas produksi Karoseri Laksana, menurut Stefan yang juga Direktur Teknik yang membawahi produksi, mencapai 1.200 unit per tahunnya. Karena itu, otomatisasi menjadi target berikutnya dari pengembangan mereka. Dia mengungkapkan mereka mendirikan pusat pelatihan peralatan kerja sendiri untuk meningkatkan kualitas pekerja. “Kami sadar kami harus mengasah kemampuan karyawan kami, untuk itu kami sudah menyiapkan ruang pelatihan khusus untuk meningkatkan kemampuan karyawan,” ujarnya. (naskah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013