Sabtu, 25 November 2017 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
UNJUK KEMAMPUAN PERAWATAN, INILAH BUS REFURBISH KARYA PERUM PPD CIPUTAT
 
19 Oktober 2017


(Jakarta – haltebus.com) Warna Coklat yang lekat dengan kopi susu menempel di salah satu armada andalan Perum Perusahaan Pengangkutan Djakarta. Sejak tahun 2016 lalu, armada-armada ini menjadi salah satu sumber pemasukan yang diharapkan meningkatkan pendapatan perusahaan Negara yang identik dengan merugi itu selama bertahun-tahun. “Kami mulai memperbaiki bus-bus dari tahun 2009-2010 untuk dijadikan bus pariwisata,” ujar Coorporate Secretary Perum PPD, Chrissma Sulistyana di Jakarta, akhir September lalu.

Chrissma yang akrab disapa Tya mengungkapkan, beberapa tahun terakhir ini mereka serius mengubah Perum PPD agar lebih berorientasi pada pengembangan usaha untuk meraih laba. Meski telah lama memiliki divisi untuk bus pariwisata, lanjut dia,baru mulai tahun 2016 mereka membangun ulang dengan ciri khas armada warna coklat. Warna yang berbeda dari bus-bus PPD yang umumnya kini berwarna biru.

Menurut Tya, armada yang dirombak itu adalah armada ex-bantuan Kementerian Perhubungan tahun anggaran 2009, yang telah menjadi aset Perum PPD. Sejak tahun lalu, lanjut dia, pihaknya mengajukan permohonan penyertaan modal pemerintah, salah satu usulannya armada bantuan Kementerian Perhuungan itu. “Bus-bus itu sudah menjadi aset kami, dan surat permohonannya sudah disetujui pemerintah. Kami mengajukan hingga ke Presiden,” kata Tya menjelaskan.
 


Keseriusan Perum PPD mengubah pola usaha tergambar dari armada Pariwisata coklat. Bus-bus itu, menurut Tya, diubah tampilannya di Depo yang dikelola Strategic Business Unit (SBU) Pemeliharaan dan Perbaikan Bus di Ciputat. Sekilas modelnya mirip dengan bus-bus terbaru yang banyak beredar di lokasi-lokasi wisata. Bagi yang jeli, ada beberapa perbedaan yang akan terlihat, terutama di bagian belakang.

Aslinya bus-bus bantuan Kemenhub yang diterima Perum PPD adalah bus kota. Di tangan mekanik dan staf SBU Pemeliharaan dan Perbaikan di Depo Ciputat, tampilan luar bus berubah tak kalah dengan bus-bus pariwisata lainnya. “Kami menyebutnya bus kelas Bisnis. Ada 15 sampai 17 unit bus yang siap disewakan, termasuk bus VVIP,” ujar Galih Faisal dari SBU Tour & Travel PPD.
 

Tampak luar bus wisata Perum PPD yang rapi juga diikuti dengan penampilan interior yang tak kalah bersihnya. Bus berbasis Hino R-260 itu tak menyisakan sedikitpun interior khas bus kota. Bagasi atas, louver AC di atas deretan kursi penumpang serta TV di bagian depan jauh dari kesan bus kota. Begitu pula pintu geser khas bus kota di sisi kanan dan kiri tak terlihat lagi.
 

Walau terlihat sederhana, perubahan itu menunjukkan kemauan yang tinggi dari Perum PPD untuk berubah. Setidaknya, menyulap sebuah bus menjadi bus yang nyaman dengan kabin penumpang yang bersih bukanlah perkara yang mudah. Menurut Galih, mereka ingin berkompetisi dengan penyedia bus pariwisata di seputar Jakarta. “Tentunya kami punya strategi tersendiri, semuanya kami persiapkan dengan matang,” katanya. (naskah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013