Sabtu, 25 November 2017 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
MENILIK CATATAN MENARIK MESIN GAS SCANIA UNTUK BUS
 
25 Oktober 2017


(Jakarta – haltebus.com) Scania pernah menorehkan sejarahnya di Jakarta, sebagai tempat peluncuran perdana bus berbahan bakar gas berstandar Euro 6 pada 2014 lalu. Tahun 2016, Scania kembali menorehkan sejarah untuk bus berbahan bakar gas. Kali ini, Scania Inggris Raya meluncurkan, bus tingkat/double decker berbahan bakar gas dengan standar Euro 6. “Dengan emisi gas buang yang sangat rendah dan pengoperasian yang senyap, bus ini merepresentasikan proporsi industri bus di United Kingdom (Inggris) yang sangat atraktif,” kata Fleet Sales Manager, Bus and Coach, for Scania (Great Britain) Limited, Mark Oliver, saat peluncuran pertengahan tahun lalu di Sunderland.

Bus yang diluncurkan Scania adalah Scania N 280 UD4x2EB, yang dilengkapi dengan mesin OC09 101 lima silinder segaris, berkapasitas 9.000 cc. Mesin ini menghasilkan tenaga 206 kW (280 HP) pada 1.900 rpm dengan torsi 1,350 Nm di putaran 1.000-1.400 rpm. Transmisi ZF Topodyn automated selection program menjadi transmisi standar dapur pacu bus tinggi ini.

Scania menyebut, mesin Scania OC09 101 bisa beroperasi dengan dua opsi bahan bakar gas. Bisa menggunakan Compressed Natural Gas (CNG) atau biogas. Untuk mencapai standar emisi Euro 6, mesin ini menggunakan catalyst tiga langkah, exhaust gas recirculation (EGR) dan tak memerlukan selective catalytic reduction (SCR).

Chassis Scania yang diluncurkan itu dibalut bodi dari Alexander-Dennis Limited (ADL) model Enviro 400MMC. Persiapan yang dilakukan Scania Inggris Raya ini bagian dari program kampanye mereka secara nasional. “Sudah banyak peminat yang signifikan dari program kami, yang tentunya juga akan didukung mitra kami Roadgas (penyedia gas untuk kendaraan) yang siap menyediakan stasiun pengisian bahan bakar bergerak di seputar negara ini,” kata Oliver menambahkan.

Agustus 2017 menjadi catatan sejarah bus Scania double decker berbahan bakar gas di Inggris. Sunderland mengawali operasional perdana bus bio-gas (yang dihasilkan dari daur ulang kertas) pada 1 Agustus. Selang 16 hari kemudian, giliran Nottingham City mengumumkan investasi pembelian bus double decker bio-gas sebesar £ 17 juta. Government’s Office for Low Emission Vehicles (OLEV) Inggris memberikan bantuan £4,4 juta untuk program pembelian total 30 unit armada bus baru ini.

“Kami sangat berbangga dengan bus bio-gas terbaru kami. Ini merupakan pembelian terbesar di dunia untuk bus double decker berbahan bakar gas, ini menjadi bagian dari riset kami untuk bahan bakar alternatif,” kata Engineering Director of Nottingham City Transport, Gary Mason.

Tony Tomsett, Bus, Coach and Engine Sales Director for Scania (Great Britain) Limited menambahkan, Nottingham City Transport memiliki catatan reputasi yang panjang terhadap inovasi. Menurut Tomsett, NCT menjadi yang terdepan dengan catatan rekor pembelian terbesar didunia untuk bus double decker gas ini. “Kami senang bisa bekerja sama dengan tim dari Nottingham dan memastikan kota ini bisa mereaslisasikan hasil yang maksimal dari sisi lingkungan maupun operasional untuk kendaran-kendaraan ini,” kata Tomsett.

Sales Director ADL, Richard Matthews juga mengungkapkan kegembiraannya bisa bekerja sama menorehkan rekor baru bersama Nottingham dan Scania. Dia memastikan, bus yang mereka produksi mememuhi kebutuhan menciptakan kualitas udara yang bagus serta kenyamanan terbaik untuk penumpang. “Kami melihat peningkatan pengguna bus Enviro400 City yang kami produksi, interior yang stylish, ada USB power sockets, kursi yang nyaman, menciptakan suasana premium yang sejauh kami tahu sangat diapresiasi penumpang,” ujar Matthews.

Di belahan lain Eropa, Scania siap mengirimkan 160 unit bus gas bertipe single decker untuk kota Madrid. Tahun ini ditargetkan 80 unit bisa dikirim, dan sisanya menyusul pada 2018. Pembelian bus berbahan bakar gas untuk kota Madrid adalah bagian kedua dari pembelian 46 unit bus gas pada tahun 2016 lalu.

Seperti halnya kota-kota di Inggris yang berminat mengoperasikan bus berbahan bakar gas, kota Madrid juga memiliki program ambisius untuk menciptakan udara yang bersih. Bahkan, mereka sudah menetapkan, 1.500 armada bus kota diubah menggunakan bahan bakar gas di tahun 2025. “Kami berterima kasih atas kepercayaan kepada kami untuk ikut berpartisipasi dalam menciptakan emisi karbon yang rendah dan mengurangi kebisingan kota, utamanya dengan penggunaan bahan bakar gas,” kata Anna Carmo e Silva, Scania Head of Buses and Coaches.

Pada pameran Busworld yang berlangsung 20-25 Oktober 2018 ini, Scania menawarkan mesin gas sebagai salah satu teknologi unggulan mereka. Sejak perang dunia pertama, Scania sudah memasok kendaraan bermesin gas. Perkembangan terakhir sampai sekarang, sedikitnya 4 ribu unit kendaraan bermesin gas dari Scania terjual di seluruh dunia.

Pabrikan asal Swedia itu bahkan mengklaim memiliki teknologi yang lengkap untuk beragam jenis bahan bakar. Ada mesin untuk bahan bakar natural gas, bio-gas, ethanol, bio-diesel maupun
Hydrotreated Vegetable Oils (HVO) dan yang terakhir bus hybrid. (naskah : mai/foto : scania.com)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013