Selasa, 19 Juni 2018 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
ALLISON TRANSMISSION GELAR ROADSHOW DI JAWA TENGAH
 
26 Desember 2017


(Solo – haltebus.com)
Perkembangan infrastruktur jalan tol, khususnya di Jawa Tengah, mendorong Allison Transmission kembali bergerak mendekati sejumah pengusaha bus di provinsi yang menjadi jantung pulau Jawa itu. Selama tiga hari, 18-20 Desember, bersama distributor resminya, PT. Dieselindo Utama Nusa (DUN), Allison Transmission menawarkan produk transmisi otomatis yang cocok untuk perjalanan di jalan tol panjang. “Kami ingin bertukar informasi dengan pelanggan terkait produk kami, apa yang cocok untuk mereka dan informasi apa yang bisa kami serap dari mereka,” kata Sales Manager PT. DUN, Stevan Wangsa kepada haltebus.com, Rabu (20/12/17) di Solo.


Allison Transmission mengadakan roadshow bersama dua unit bus Mercedes-Benz model OH-1526 dan OF-917 milik Universitas Semarang, Jawa Tengah. Perwakilan Allison Transmission dari Singapura, yakni Zone Sales Manager, Mark Kwok juga ikut dalam perjalanan ini. Mereka mengunjungi PO. Sindoro Satria Mas, PT. Safari Eka Kapti, PO. Pandawa 87, PO. Gunung Mulia dan PO. Rosalia Indah. Stevan mengakui, transmisi otomatis yang dikembangkan Allison Transmission jika dilihat dari sisi harga akan mengejutkan pemilik bus. Namun, lanjut dia, dari sisi teknis, banyak keuntungan yang dihasilkan dengan pengoperasian transmisi otomatis.

Dia yakin, suatu saat transmisi otomatis akan menjadi kebutuhan. Stevan mengungkapkan, efesiensi yang dihasilkan bisa melebihi investasi awal. “Jika perawatannya baik, transmisi otomatis tidak merepotkan. Untuk merawatnya juga mudah, hanya ganti filter oli, dan penggantian oli setiap 6 ribu jam atau setara 240 ribu Km. Belum lagi efisensi bahan bakar yang dihasilkan. Universitas Semarang sudah menggunakannya sekitar tujuh tahun dan tidak pernah ada masalah,” katanya.



Stevan menyebutkan, masih ada keuntungan lain yakni bisa mengurangi penggunaan kampas rem berkat kerja retarder, kinerja mesin bisa terjaga sehingga perawatan lebih mudah dan umur mesin bisa mencapai titik optimal. Menurut dia, ketika banyak perusahaan memilih chassis-chassis premium sebagai armada andalan melayani pelanggan, peluang penggunaan transmisi otomatis sangat terbuka.

“Jika pemilik memiliki chassis seperti Mercedes-Benz, Scania maupun yang lain saya yakin masih ada peluang untuk kami. Secara teknis dengan teknologi yang dimiliki chassis premium, Allison Transmission bisa diaplikasikan,” ujar Stevan mantap.


Teknologi transmisi otomatis, lanjut Stevan, sangat tepat untuk perjalanan jarak jauh. Dia menjelaskan, selain pengemudi lebih mudah mengendarai bus, yang utama adalah masalah keselamatan dan keamanan perjalanan. Ada beberapa keunggulan yang disebut Stevan, ada fitur retarder, torsi dan tenaga yang bisa disesuaikan dengan kondisi jalan yang dilalui sehingga efisiensi yang dicapai bisa maksimal.

Transmisi ini bisa diprogram sesuai dengan kondisi yang diinginkan pelanggan. Ada pilihan tenaga atau ekonomi dalam program sistem kerja transmisi, bisa tenaga saja atau ekonomi saja atau kombinasi. Dia merekomendasikan pilihan program ekonomi untuk penggunaan bahan bakar yang lebih efisien.


Di beberapa negara ASEAN, Allison Transmission juga diaplikasikan untuk bus-bus jarak jauh. Dia menyebut, di Thailand transmisi Allison digunakan untuk bus berjarak 2.000 Km atau 4.000 Km perjalanan pergi-pulang. Keberadaan jalan tol yang lebih dari 500 Km, yang pembangunannya ditargetkan selesai tahun depan, kata Stevan, perlu disikapi oleh pengusaha. Dia menambahkan, pabrikan bus juga sudah mulai melirik bus bertransmisi otomatis baik sebagai opsi maupun sebagai varian model chassis bus.

Di Indonesia, beberapa perusahaan juga sudah mengaplikasikan transmisi otomatis Allison Transmission. Sejak pertama beroperasi di tahun 2004, armada bus Transjakarta dari berbagai pabrikan menggunakan Allison Transmission. Perusahaan bus antar kota antar provinsi serta bus pariwisata juga menggunakan transmisi ini. Ada PO. Arimbi, PO. Safari Dharma Raya, PO. City Trans Utama dan PO. Nusantara.

Dalam roadshow kali ini, PO. Rosalia Indah dan PO. Safari terlihat antusias dengan tawaran pihak Allison Transmission. Pendiri salah satu perusahaan bus besar di Jawa Tengah itu, Y. Soeroso dan menantunya, Anteus Caesar Kemasang ikut mencoba naik bus Mercedes-Benz OH-1526, yang ditanam Allison T280R sebagai penerus daya, milik Universitas Semarang yang dibawa Allison Transmission. Dia memperhatikan beberapa langkah yang dilakukan pengemudi. Saat menginjak gas di awal bus meluncur sampai merasakan pengereman dengan bantuan retarder.

“Ini mengerem dengan retarder ya? Penggunaan retarder nya bagaimana?,” tanya dia. Tim Engineering Allison Transmission, M. Fadli Sahar lalu menjawab, “Ya pak, ada beberapa pilihan, mau retarder dengan pengaktifannya di tongkat atau di pedal gas.” Fadli melanjutkan penjelasannya, “Ada persentase tingkat pengereman, di pedal mulai 30 persen, 60 persen. Untuk di tongkat ada enam percepatan. Bisa diatur sesuai keinginan bapak nantinya.”

Kedua bus yang dibawa Allison Transmission dicoba oleh PO. Rosalia Indah. Pengemudi bus Mercedes-Benz OF-917, Rudolf Christian juga terlihat tidak mengalami kesulitan beradaptasi dengan bus yang baru beberapa hari keluar dari Karoseri Adiputro. Pria yang akrab disapa Aan itu lebih santai saat mengemudikan busnya, hanya tinggal menginjak gas dan sedikit menginjak rem. Penguasaan Aan dalam mengendalikan bus terlihat lebih berkat Allison T2100. 



Pedal rem tidak banyak diinjaknya karena sistem pengereman dibantu retarder yang bekerja berdasarkan sensor di pedal gas. Saat pijakan kaki di pedal gas dikurangi, retarder bekerja seiring pedal gas yang naik. hentakan mesin terasa halus saat kecepatan berkurang maupun saat pedal gas diinjak lagi. “Saya baru ini mengemudikan bus otomatis, tidak banyak kesulitan juga mungkin karena saya juga sudah terbiasa membawa bus Mercedes-Benz,” ujar pria yang akrab disapa Aan. (naskah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013