Selasa, 19 Juni 2018 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
LIMA BUS CITARO G HYBRID MERCEDES-BENZ PERTAMA UNTUK STUTTGART
 
04 Januari 2018


(Jakarta – haltebus.com)
Mercedes-Benz menyerahkan lima unit bus gandeng hybrid pertama mereka di Stuttgart, Jerman. Lima unit Citaro G (articulated) hybrid dilepas dari fasilitas produksi Divisi Bus Mercedes-Benz di Mainnheim, Jumat (22/12/17) untuk dioperasikan Stuttgarter Strassenbahnen AG (SSB). “Tujuan utama Citaro G hybrid adalah membuat mesin diesel lebih ekonomis sambil mengoptimalkan penggunaan listrik dalam tingkatan yang maksimal untuk efisiensi yang ekonomis,” kata Sales Manager Mercedes-Benz Buses Germany Rüdiger Kappel menjelaskan konsep Citaro G.


Stuttgarter Strassenbahnen AG (SSB) adalah perusahaan transportasi yang melayani angkutan kota di Stuttgart. Lima unit bus terbaru ini akan melayani rute di tengah kota. Dalam laman resmi Stuttgarter Strassenbahnen AG (SSB) disebutkan bus akan mulai beroperasi di musim semi sekitar bulan Maret 2018. Rute yang dilayani adalah X1 (baca : Ekspres 1) dari Bad Cannstatt ke pusat kota Stuttgart.


Pengguna pertama bus Citaro G hybrid ini akan mengoperasikan kelima bus itu di awal Januari 2018 untuk di tengah kota. Sebelum dioperasikan secara penuh sebagai rute ekspress ke tengah kota Stuttgart, bus akan diujicoba dulu. Pengoperasian bus Citaro G hybrid menandai kebijakan SSB untuk penggunaan armada berstandar emisi Euro VI dan teknologi emisi gak buang yang rendah.




Apa keunggulan Citaro G hybrid yang ditawarkan Mercedes-Benz? Teknologi hybrid yang digunakan, Mild Hybrid Storage (MHS) mengurangi penggunaan bahan bakar hingga 8,5 persen. Teknologi ini mengandalkan kerja motor listrik disc-shape yang ditempatkan antara mesin dan transmisi otomatis. Saat bus mengerem, ketika motor listrik bekerja menghasilkan tenaga listrik menyimpannya kapasitor yang disebut Mild Hybrid Storage (MHS). Ketika bus kembali bergerak, motor listrik bekerja mendorong mesin diesel dengan torsi tambahan. Motor listrik yang tertanam di Citaro G hybrid bisa menghasilkan tenaga 14 kW dengan torsi 220 Nm.


Menurut Mercedes-Benz, kinerja motor listrik ini mendukung dengan tambahan tenaga saat mesin diesel harus berakselerasi. Di saat bus dalam keadaan idle, motor listrik juga bekerja sehingga penggunaan bahan bakar bisa dihemat.
Mercedes-Benz juga mengklaim, bus hybrid yang mereka produksi sangat mudah dalam perawatan.

Komponen yang digunakan sudah diproduksi secara massal. Salah satunya motor listrik yang digunakan pada Citaro G juga digunakan sebagai starter-alternator di mobil Mercedes-Benz S-Class. Motor pendingin dan inverter yang digunakan juga banyak diaplikasikan pada produk truk Mercedes-Benz, begitu juga untuk water-pump banyak ditemukan di mobil-mobil Mercedes-Benz.


Keunggulan lain yang tak kalah menariknya adalah intelligent eco steering. Sistem kemudi Electrohydraulic steering ini baru diaplikasikan pada produk Citaro di tahun 2017, setelah diperkenalkan pada 2016 lalu. Sistem kemudi ini menggantikan sistem yang terpasang pada prower steering generasi sebelumnya. Jika sebelumnya hanya bekerja berdasarkan arah kemudi yang permanen, pada sistem Electrohydraulic steering lebih dinamis.

Sistem unit kemudi terdiri dari motor yang bekerja secara sinkron dalam tiga fase, unit kontrol, sistem kelistrikan berkinerja tinggi dan pompa hidrolik. Tiga fungsi itu bekerja di satu rumah tunggal, dan memungkinkan pemeriksaan visual sederhana dari reservoir fluida power steering. Mercedes-Benz merancang pipa hidrolik yang lebih pendek untuk memastikan bahwa kehilangan gesekan berbasis sistem berkurang dalam rangkaian hidrolik. Sistem kontrol cerdas ini mengubah data kendaraan ke aktuasi berbasis permintaan dari pompa yang dioperasikan secara elektrik, memberikan bantuan kemudi yang tepat, tergantung pada situasi mengemudi.

Selain perawatan yang diklaim ringan oleh Mercedes-Benz, umur kendaraan juga bisa lebih lama. Dukungan kerja motor listrik mengurangi beban kerja mesin diesel. Citaro G hybrid ini dirancang lebih mudah dirawat. Produk bus kota Citaro diklaim Mercedes-Benz identik dengan perawatan 60 ribu Km atau setara sekali perawatan dalam setahun. Masih ada lagi, keunggulan perawatan karena penggunaan tegangan listrik yang rendah. Sistem berbasis 48 Volt mudah ditangani dan tanpa resiko mengakibatkan cedera. (naskah : mai/busnews.com.au/foto : daimler.com)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013