Selasa, 20 Februari 2018 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
GELAR PAMERAN TRANSPORTASI, GEM INDONESIA SIAPKAN KEJUTAN
 
31 Januari 2018

(Jakarta – haltebus.com) Penyelenggara Indonesia Internasional Bus and Truck (IIBT) Exhibition, PT. Global Expo Management (GEM) Indonesia yang akan berlangsung 22 – 24 Maret 2018, menyiapkan kejutan menarik. Selain menghadirkan bus terbaru ada juga bus-bus klasik dan unik. “Kami akan menghadirkan karoseri bus baru dengan tema utama bus listrik dan ada juga bus-bus klasik yang tentunya punya keunikan,” ujar Direktur Utama PT GEM Indonesia, Baki Lee saat konferensi pers, Rabu (24/1/18).

Baki Lee menjelaskan ajang pameran IIBT 2018 akan menjadi pembuka untuk pameran kelas dunia, Busworld di tahun 2019. Ada beberapa hal yang mereka siapkan. Salah satu produk menarik yang akan ditampilkan adalah bus listrik. Namun sayangnya Baki belum mau memmerinci bus listrik yang akan tampil nantinya. Dia hanya menyebutkan, sudah saatnya Indonesia mengikuti tren yang ada di dunia. Sejak beberapa tahun terakhir, kata dia, perkembangan teknologi terakhir transportasi bus yang banyak menarik perhatian orang adalah bus listrik.

Kepada haltebus.com, Baki mengungkapkan, pada pameran Busworld tahun 2017, banyak pabrikan bus yang menampilkan bus-bus listrik keluaran terbaru mereka. Tidak hanya pabrikan Eropa, lanjutdia, tetapi juga pabrikan asal China juga mulai unjuk gigi di pusat perkembangan teknologi bus dunia itu. “Yutong meluncurkan produk terbaru bus listrik mereka di Busworld, kami berharap industri bus di Indonesia juga bisa berkembang seperti di negara-negara lain,” katanya.



Di tempat yang sama Ketua DPP Asosiasi Karoseri Indonesia (Askarindo), Sommy Lumadjeng membuka sedikit informasi terkait bus listrik. Dia menunjukkan gambar desain bus listrik kepada haltebus.com. Menurut Sommy, bus listrik ini sepenuhnya dirancang oleh bangsa Indonesia. “Dalam pameran nanti, salah satu karoseri anggota Askarindo menampilkan bus listrik. Perusahaan yang membuatnya adalah PT. Mobil Anak Bangsa,” ujarnya.

Sommy menilai potensi perkembangan usaha transportasi bus di Indonesia di tahun 2018 masih cukup menjanjikan. Menurut dia, program pemerintah untuk membangun infrastruktur jalan memicu kebutuhan transportasi baik untuk bus antar kota reguler, bus pariwisata maupun bus perkotaan. Bus-bus seperti Bus Rapid Transit, kata dia, menjadi model yang akan banyak digunakan di perkotaan. Sementara bus berlantai tinggi dengan kaca ganda dan bus double decker juga masih diminati.

Pameran lain yang tak kalah menarik adalah Indonesia Classic N Unique Bus (InCUBUS) 2018. haltebus.com yang menjadi mitra PT. GEM Indonesia dalam InCUBUS 2018 siap menghadirkan bus-bus klasik dan unik yang sudah jarang maupun langka ditemukan di Indonesia. “Pada pameran kedua kali ini materi peserta tidak jauh berbeda, tetapi ada beberapa hal yang bisa menjadi atraksi tersendiri,” ujar Project Coordinator InCUBUS 2018, A. M. Fikri.

Fikri mengungkapkan, antusiasme pengunjung pada pameran InCUBUS 2017 lalu menjadi alasan untuk membuat pameran tahun ini lebih atraktif. Banyaknya pengunjung yang mempertanyakan apakah bus yang dipamerkan masih jalan serta keinginan dari beberapa pemilik bus, membuat pameran di Hall B JIEXPO Kemayoran pada Maret mendatang akan diisi dengan beberapa bus yang berkeliling areal parkir.

Keinginan untuk menunjukkan bus-bus yang dihadirkan masih terawatt dan bisa dioperasikan juga diungkapkan oleh Perum DAMRI. Dalam pertemuan dengan InCUBUS 2018 pekan lalu, tim DAMRI Bandung menyatakan kesiapan salah satu busnya dan bus kedua tengah dipersiapkan. Sementara itu, bus yang hanya tersisa satu dan hanya ada satu di Indonesia milik Perum DAMRI yang saat ini ada di Purworejo juga diupayakan dihadirkan. “Pada intinya kami sangat tertarik dan mengapresiasi kegiatan InCUBUS, apalagi jika bus-bus ini bisa ditampilkan dalam keadaan siap operasional,” ujarSenior Manager Komersial Perum DAMRI, Suyanto.

Selain menampilkan bus dari periode tahun-tahun tertentu, InCUBUS 2018 juga telah menjalin komunikasi dengan Perpustakaan Nasional RI. Penjajakan kerjasama dengan Perpustakaan Nasional RI diharapkan bisa menambah wawasan masyarakat untuk mengenal lebih dekat sejarah transportasi bus di Indonesia dari masa ke masa. “Perpustakaan Nasional RI memiliki koleksi-koleksi dokumentasi yang baik dalam berbagai bentuk, tentang bus-bus masa lampau yang sangat menarik bila dihadirkan bersamaan Pameran InCUBUS 2018 ini,” kata Fikri menambahkan.

Baki Lee menegaskan mulai tahun 2018 ini PT. GEM Indonesia akan mulai menyusun strategi baru dan mengukuhkan pameran yang mereka adakan selama lebih dari delapan tahun terakhir. Pameran transportasi dan industry pendukungnya seperti perlengkapan, peralatan serta komponen akan lebih mengena untuk para pebisnis transportasi. Di sisi lain, perkembangan sejarah transportasi seperti bus akan menjadi pelengkap yang menjadi daya tarik rangkaian pameran PT. GEM Indonesia. “Salah satu misi kami juga adalah bagaimana masyarakat Indonesia bisa lebih tertarik memilih bus sebagai sarana transportasi untuk bepergian,” ujarnya. (naskah : mai/foto : mai/istimewa)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013