Senin, 21 Mei 2018 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
BUKAN VARIO BIASA
 
13 Maret 2018


(Jakarta – haltebus.com) Nama bus yang satu ini mengingatkan kita pada model sepeda motor. Bus yang bertugas di DAMRI sejak pertengahan 1990-an ini tergolong langka. Hanya khusus didatangkan ke Indonesia dan untuk DAMRI. Setidaknya, demikian sepenggal informasi yang didapatkan haltebus.com. Faktanya memang bus ini boleh dibilang sangat langka kita lihat berlalu-lalang di jalan raya.

Namanya Vario, tetapi dari seri model berdasarkan produk yang terdaftar di Mercedes-Benz, bus sedang itu masuk keluarga van fungsional yang bisa diubah menjadi bus sedang. Vario mewarisi pendahulunya 309 D dan 508 D serta memiliki nomor serial model 815 D. “Perum DAMRI punya bus istimewa, namanya Vario, Cuma tinggal satu-satunya dan hanya Perum DAMRI yang punya,” ujar Asisten Manager di Perum DAMRI yang membidangi teknologi informasi, Tri Wahyono tahun lalu.

Kepada haltebus.com Oktober tahun lalu, Tri Wahyoono menyatakan keinginannya untuk mengikutsertakan dalam Indonesia Classic N Unique Bus 2018. Saat haltebus.com melayangkan surat undangan kesediaan Perum DAMRI menjadi peserta di satu-satunya pameran bus klasik dan unik di Indonesia itu, banyak pula yang menyambut antusias. Pada pertemuan dengan Senior Manager Pengembangan Usaha Perum DAMRI, Suyanto dan beberapa perwakilan Divisi, Vario menjadi salah satu bus yang akan diikutsertakan. “Kami mengapresiasi kegiatan yang bisa memberi ruang untuk memberdayakan armada Perum DAMRI dan membuka peluang baru,” kata Suyanto pertengahan Januari lalu.

Apa sih Vario itu? Mercedes-Benz van yang satu ini dibuat antara tahun 1995 – 2013. Ada dua varian yang dirancang dengan dua mesin berbeda. Menurut wikipedia.com, di awal kemunculannya, Vario ditopang mesin Mercedes-Benz lima silinder OM602LA. Produksi Vario bersama mesin OM602LA harus berakhir di tahun 2000. Tepatnya mulai September 2000, mesin Vario diperbaharui dengan mesin OM904L A.

Mesin OM904LA empat silinder segaris berkapasitas 4,25 liter dilengkapi turbocharger dan intercooler itu menggantikan OM602LA. Momen pergantian mesin ini bertepatan dengan penerapan standar Emisi Euro IV. Nah, dari mesin OM904LA produk Vario yang dipasarkan terdiri dari dua varian 618D dan 818D yang keduanya sudah dilengkapi sistem direct injection. Mesin OM904LA juga menghasilkan beberapa pilihan tenaga. Ada 136 HP dengan torsi maksimum520 Nm, atau 150HP dengan torsi maksimum 580Nm. Sedangkan pilihan tenaga terbesar adalah 177 HP dengan torsi maksimum 675Nm.

Selain pilihan tenaga yang beragam, ada pula opsi transmisi manual lima percepatan dan transmisi otomatis Allison Transmisson T545 empat percepatan. Selama 17 tahun diproduksi di Ludwigsfelde, Vario mencatat rekor penjualan hingga 90.743 unit di seluruh dunia. Selama itu pula modelnya tidak mengalami perubahan signifikan.



Masih menurut wikipedia.org, semua model, termasuk untuk varian 4x4 dilengkapi suspensi parabolic leaf springs, ventilated disc brakes dan power steering. Di Indonesia Vario terbanyak dipergunakan untuk keperluan militer, kepolisian dan kementerian pertahanan. Beberapa unit masih terlihat berdinas di Pasukan Pengamanan Presiden sebagai kendaraan penjinak Bomdan Ambulance. Sifat dasarnya sebagai kendaraan serba guna membuat Vario dipilih oleh pemerintah Indonesia untuk keperluan pertahanan dan keamanan.

Dua unit versi 4x4 di Perum DAMRI pertama kali dioperasikan sebagai angkutan perintis. Sepanjang umurnya melayani masyarakat, bus dengan register bernomor awal 36 itu bertugas di Kalimantan Barat. “Sejak tidak bertugas di Kalimantan, bus Vario itu dimutasikan ke Purworejo,” kata Tri Wahyono yang juga mengaku sebagai penggemar bus ini.

Sejawat Tri, di bagian teknik, Yugo tak kalah semangatnya. Sejak pameran pertama Indonesia Classic N Unique Bus 2017 lalu, dia langsung berpikir banyak bus DAMRI yang bisa dihadirkan. Sayangnya kesiapan saat itu belum memungkinkan. Untuk keikutsertaan Perum DAMRI dalam Indonesia Classic N Unique Bus tahun ini, Yugo optimistis Vario bisa ikut serta. “Kondisinya siap jalan, hanya ada beberapa kendala di elektrifikasi saja. Selebihnya saya yakin bus bisa berangkat ke Jakarta dari Purworejo,” ujar dia.

Model Vario ini menjadi pembuka jalan untuk Van yang lebih modern yang diproduksi Mercedes-Benz. Vario menjadi awal tahun peralihan teknologi Electronic Control Engine pertama. Model terakhir di kelas Van adalah Sprinter yang banyak digunakan untuk angkutan wisata, angkutan travel antar kota, angkutan barang, ambulance, angkutan khusus serta kendaraan pribadi dengan modifikasi yang mewah. (naskah : mai/foto : dok DAMRI/wipikedia.org/archieve.rimanews.com)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013