Senin, 21 Mei 2018 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
LUNCURKAN JETBUS 3, KAROSERI ADIPUTRO SEKEDAR GANTI LAMPU?
 
06 Maret 2018


(Jakarta – haltebus.com) Karoseri Adiputro meluncurkan model bus terbaru mereka tahun ini. Pameran Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Indonesia (GIICOMVEC) di Jakarta Convention Center dipilih sebagai lokasi untuk memperkenalkan model terbaru yang disebut Jetbus 3. “Kami mengawali model baru tahun ini dengan mengganti lampu depan dan belakang untuk memperbaharui tampilan, bagian dari inovasi yang kami lakukan,” kata David Jethrokusumo dari Karoseri Adiputro kepada haltebus.com, Sabtu (2/3/18) di sela-selama pameran.

Karoseri Adiputro menampilkan bus terbaru mereka yang sudah dibeli PO. Pandawa 87, Jawa Timur. Dari sisi tampilan keseluruhan memang yang terlihat hanya perubahan lampu besar di depan dan belakang. Dua lampu depan dan belakang Jetbus yang terhubung satu sama lain dan menjadi ciri khas pada model-model terakhir Karoseri Adiputro. Lampu LED yang memanjang di antara lampu depan selain membuat tampilan lebih menarik juga mudah dikenali saat bus berjalan malam hari. Demikan pula untuk lampu belakang.

Detil lampu depan berubah. Lampu lebih besar, tetapi penampang lampu lebih besar. Lampu sein di bagian sisi atas yang memanjang masih mengingatkan kita pada lampu model sebelumnya. Ada foglamp dan deretan LED kecil di bawahnya. “Lekukan di bumper ini desain baru, ada foglamp nya juga,” kata David.



Di bagian belakang, pergantian lampu cukup signifikan. Lampu baru melebar hingga sisi samping. Ada lampu sein yang mempermudah kendaraan lain mengidentifikasi ketika lampu sein menyala dari sisi sudut samping belakang. Pemilik bus tak perlu lagi menambah lampu di bagian bumper di sisi samping kiri dan kanan yang biasanya sering kita temukan.

Lampu yang lebar, dengan dereta LED tiga baris yang menyatu dengan lampu asesoris penyambung dua lampu besar, membuat tampilan semakin menarik, terutama jika bus berjalan di malam hari. Menurut David mereka memesan lampu pada Jetbus 3 yang didatangkan dari negeri tirai bambu, China.



Bus yang dipamerkan di Karoseri Adiputro cukup mendukung presentasi Jetbus 3. Pandawa 87 memilih Mercedes-Benz OH-1626AT yang dilengkapi transmisi otomatis dari Allison Transmission. Fitur-fitur interior, khususnya pada dashboard menambah kesan bus mewah. David mengakui item-item interior tidak banyak berubah. Nama produk Jetbus 3, kata David, diproduksi untuk tiga empat varian bus besar yakni HD, HDD, SHD dan SDD. Ada juga Jetbus 3 MD untuk bus medium dan Jetbus 3 MC.

Meski tampilan terlihat segar, banyak orang menilai Jetbus 3 tidak banyak berubah. Sekedar ganti lampu saja. Namun David punya alasan lain. Dia menjelaskan, perubahan yang mereka lakukan pada Jetbus 3 adalah bagian evolusi produk yang mereka terapkan. Sejak kemunculannya pertama kali di tahun 2012, produk Jetbus yang meledak membuat Karoseri Adiputro berpikir keras. Apa sebabnya? “Model bus kami banyak ditiru orang. Yang menyedihkan sering juga bertemu beberapa orang yang meniru, tetapi ya seperti tidak bersalah tuh kalau pas bertemu,” katanya.



Karoseri Adiputro mengambil strategi evolusi produk sebagai bagian mempertahankan posisi penjualannya. Boleh dibilang, saat ini model Jetbus sangat popular di kalangan pengusaha maupun penumpang. Transisi kemunculan produk baru, menurut David dimulai ketika ada perubahan-perubahan kecil, misalnya seperti perubahan lampu. Jika kita perhatikan, beberapa seri Jetbus diawali dengan mengubah lampu, baru kemudian perubahan tampilan samping.
  
Terakhir, Karoseri Adiputro mengubah tampilan kaca depan dengan membuat pembatas di tengah dan dikenal sebagai double glass. Model double glass inilah yang kini tengah menjadi tren sekarang. Walaupun Karoseri Adiputro bukan pelopor untuk bus berkaca ganda, namun bus dengan model dua kaca di bagian depan dipopulerkan oleh karoseri yang letaknya di batas kota Malang itu.

Akibat transisi produk, Karoseri Adiputro dinilai terlalu cepat mengeluarkan produk baru. Namun, David mengungkapkan, perubahan itu bagian dari inovasi. Selain untuk mempermudah proses produksi, juga bagian dari strategi agar tak mudah ditiru. “Ini bagian dari inovasi kami. Katanya harus berinovasi supaya bus semakin menarik,” katanya sambil tertawa ringan. Apakah ini pertanda akan muncul tampilan yang lebih menarik dari Karoseri Adiputro? “Tunggu sampai Agustus ya, nanti di GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show,” ujar David menambahkan. (naskah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013