Jumat, 20 April 2018 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
JAMNAS BISMANIA COMMUNITY : SEMANGAT YANG MEMATAHKAN JARAK
 
02 April 2018


(Lampung – haltebus.com) Bismania Community dikenal dengan Komunitas penggemar bus yang memiliki jumlah anggota terbanyak di Indonesia. Memperingati 10 Tahun berdirinya komunitas itu, mereka menggelar Jambore Nasional di Pantai Sari Ringgung, Lampung Tengah. Tidak kurang dari 850 peserta dari Jawa, Bali, Sumatera dan beberapa daerah lain berkumpul di ajang pertemuan dan kopi darat tahunan itu. “Ini ajang untuk mempererat tali silaturrahim sekaligus melepas rindu anggota Bismania Community dari seluruh Indonesia,” kata Ketua Panitia Jamnas BMC, Shohippudin Ochip, Sabtu (10/3/18) dalam sambutannya.

Bismania Community dari Koodinatoriat Daerah (Korda) Sumatera wilayah kerjanya terbentang dari Banda Aceh hingga Bakauheni. Mereka menjadi tuan rumah acara. Mempersiapkan agenda tahunan Bismania Community bagi Korda Sumatera ini tidaklah mudah mengingat pengurus dan anggota Korda Sumatera tersebar di beberapa provinsi. Namun, Ochip yang juga Ketua Korda Sumatera dan tinggal di Pekanbaru ini bisa mengkoordinir acara dengan baik.

Lampung dipilih sebagai tempat yang pas karena letaknya tak jauh dari Jawa, wilayah bermukim mayoritas anggota Bismania Community. Acara kumpul anggota ini terbilang sederhana. Rangakaian acara yang dipersiapkan panitia juga cukup unik. Mereka yang datang dari berbagai kota di Jawa dan Sumatera berkumpul di dua titik.



Untuk peserta dari Jawa yang datang dengan 18 unit bus berkumpul di Rumah Makan Jokowi, Merak. Dari sini mereka konvoi dan bersiap menyeberang di Dermaga I Pelabuhan Penyeberangan Merak. Seluruh peserta dimuat ke dalam kapal Karina II. Manager PT. Dharma Lautan Utama, Cabang Merak-Bakauheni, Sunaryo menyambut rombongan dan menyiapkan hiburan khusus selama perjalanan. “Kami sengaja mendatangkan Novi peserta kontes dangdut di televise langsung dari Sukabumi, semoga peserta Jambore Bismania Community bisa terhibur,” katanya.

Tiba di Bakauheni, konvoi bertema Jalan Raya Milik Bersama itu bergerak ke titik pertemuan kedua, yakni di Kalianda. Dikawal Satlantas Polres Lampung Tengah, 18 kendaraan berjalan beriringan. Ketua Umum Bismania Community, Arief Setiawan dalam sambutannya mengajak rekan-rekannya untuk ikut terlibat dalam Kampanye keselamatan Transportasi bus. Bismania Communitiy memiliki tagline Jalan Raya Milik Bersama sebagai jargon kampanye keselamatan mereka.



Dalam kesempatan itu, Arief menilai, masih banyak penggemar bus di luar sana sengaja mengunggah video yang berisi bus yang terkesan sedang balapan di jalan raya. “Video ini bertolak belakang dengan kampanye kita untuk mengajak masyarakat mau naik bus. Di sisi lain video itu mengesankan bus ugal-ugalan dan membuat masyarakat awam menjadi semakin takut naik bus,” kata Arief.

Peserta Jambore Bismania Community kali ini, menurut informasi Shohipuddin Ochip, datang dari Korda Sumatera yang mencakup Koordinatoriat Wilayah (Korwil) Medan-Nias-Banda Aceh, Sumatera Barat, Jambi, Riau, Palembang, Bengkulu dan Lampung. Dari Korda Banten ada Korwil Merak, Serang danCilegon. Dari Korda Jabar ada Korwil Bogor, Cianjur, Sukabumi, Bandung, Cikampek dan Purwakarta, serta Cirebon. Ada pula Korda Jakarta, Korda Jateng diwakili Korwil Brebes, Tegal dan Pemalang, Korwil Banyumas danKedu Selatan, Korwil Semarang, Korwil Kudus, Jepara dansekitarnya (Muria) serta Korwil Solo Raya. Ada pula dari Korda Yogyakarta. Dari Jawa Timur hadir perwakilan Korwil Surabaya, Korwil Malang, Korwil Kediri, Tulungagung dansekitarnya.

Agenda Jambore menyeberang pulau secara massal baru pertama kali dilakukan oleh Bismania Community. Ochip mengaku sedikit khawatir ada gangguan saat menyeberang, sebab jumlah peserta yang ratusan orang harus diawasi. Sementara di sisi lain, mereka juga harus memperhitungkan waktu tiba di tujuan sesuai rencana yang sudah disusun jauh-jauh hari. “Titik krusialnya memang di penyeberangan ini. Tapi Alhamdulillah sampai semua rangakaian acara selesai bisa berjalan sesuai rencana,” ujar Ochip di Dermaga II Merak sekembalinya rombongan dari Lampung.

Menurut Ochip, Bismania Community Korda Sumatera mempersiapkan Jambore lebih dari tujuh bulan sebelum acara berlangsung. Mereka juga menyosialisasikan logo, lokasi acara dan beberapa hal terkait teknis jauh-jauh hari kepada pengurus koordinatoriat daerah lain. Hanya bermodalkan semangat, mereka bisa mengalahkan jarak panitia yang domilisinya berjauhan satu sama lain.

 

Ketua UmumBismania Community Arief Setiawan berharap agenda ini bisa lebih mengakrabkan anggotanya. Dia juga mengajak rekan-rekannya untuk mewujudkan Bismania Community yang bisa menjadi komunitas penggemar bus yang memiliki kontribusi positif untuk kemajuan transportasi bus. Secara khusus dia menyebut, keberadaan Bismania Community sudah mulai diperhitungkan dengan banyaknya undangan keterlibatan Bismania Community dalam berbagai forum diskusi. Menurut dia, kepercayaan ini perlu dijaga bersama agar Bismania Community bisa terus mendorong kemajuan transportasi bus Indonesia. (naskah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013