Sabtu, 15 Desember 2018 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
PERTAMA DI INDONESIA, PO.SAN OPERASIKAN BUS MAXI 3-AXLE ANTAR PULAU
 
04 Mei 2018


(Jakarta – haltebus.com) Memasuki akhir semester pertama 2018, PT. SAN Putra Sejahtera membuat kejutan untuk pelanggannya. Perusahaan bus yang berbasis di Bengkulu ini memulai sejarah baru untuk angkutan bus di Indonesia. Rabu 2 Mei 2018, bus premium untuk kelas ekonomi mulai dioperasikan. Tak tanggung-tanggung rute yang dilayani dengan lima unit Maxi bus 3-axle (tiga sumbu roda) adalah Pasir Pangaraian (Riau) ke Blitar. “Kami menghadirkan armada bus terbaru yang terbaik untuk penumpang setia kami dari Sumatera ke Jawa dan sebaliknya,” kata Direktur Utama PT SAN Putra Sejahtera, Rabu (2/5/18) di Jakarta.

Sejak tahun 2006, PT. SAN Putra Sejahtera sudah memulai memberikan layanan terbaik di rute Riau – Solo – Blitar. Mereka mengoperasikan delapan unit bus Volvo B7R yang sudah dilengkapi dengan suspensi udara. Walau bukan perusahaan bus pertama di Sumatera yang menggunakan suspensi udara. Namun, mereka menjadi yang pertama mengoperasikan bus bersuspensi udara untuk jarak terjauh. Menurut Sani, panggilan akrab Kurnia Lesani Adnan, di luar dugaan, sambutan masyarakat sangat positif. Berdasarkan pengalaman itu mereka mulai memilih bus bersuspensi udara untuk kelas Eksekutif.

Secara bertahap, perusahaan yang dikenal dengan PO. Siliwangi Antar Nusa (SAN) yang berdiri di Bengkulu hampir 30 tahun silam, bertambah dari sisi jumlah dan ragam layanan. Tidak hanya kelas Eksekutif tetapi juga untuk kelas ekonomi AC yang mereka sebut kelas Bisnis AC dengan konfigurasi tempat duduk 2-3. Kini, PO. SAN mencoba terobosan baru yang cukup berani. Mereka menggabungkan dua kelas dalam satu layanan yang mereka sebut Ekonomi Premium.



Menurut Sani, dalam kelas Ekonomi Premium, konfigurasi kursinya tak seperti bus ekonomi yang kebanyakan 2-3 dalam satu baris. Konfigurasi kursi 2-2 yang identik dengan kelas Eksekutif mengisi kabin penumpang bus dengan panjang 13,5 meter. Ada 54 kursi yang dilengkapi bantal dan selimut serta dua kursi di area merokok. Sani menyatakan optimistis lima unit bus yang mereka operasikan ini bisa disambut positif pelanggannya.

“Mengapa kami sebut Ekonomi Premium, pertama bus ini menggunakan chassis bus premium yang ada di kelas teratas dari chassis bus premium di Indonesia saat ini. Karena jumlah kursi, kami tidak bisa menyebutnya sebagai kelas Eksekutif walaupun fasilitas seperti AC, sarana hiburan, toilet bantal dan selimut serta konfigurasinya sudah dua kursi di kanan dan dua kursi di kiri. Akhirnya kami menyebut kelas ini sebagai Ekonomi Premium,” kata Sani.

PO. SAN bisa dibilang berani, karena menjadi perusahaan bus pertama di Indonesia yang mengoperasikan bus Maxi (bus dengan Gross Vehicle Weight 18 Ton ke atas) tiga sumbu (3-axle) untuk rute antar pulau. Meskipun Sani tak menyebutkan angka investasi, berdasarkan informasi yang dikumpulkan haltebus.com, untuk bus Maxi 3-axle bisa mencapai Rp. 2,2 miliar. Sebelumnya rute reguler terjauh yang dicatat haltebus.com untuk bus Maxi 3-axle adalah PO. Gunung Harta dengan rata-rata satu trip 1.000-an Km, sedangkan PO. SAN mencapai 2.300-an Km.

Apa saja fitur yang tertanam di dalam bus Ekonomi Premium? Selain suspensi udara, ada fitur keselamatan Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Braking System (EBS) serta Retarder untuk memperkuat sistem pengereman. Ada fitur unggulan lain yakni Hill Hold yang memudahkan pengemudi saat berhenti dalam kondisi menanjak. Sistem transmisi yang didukung fitur Opticruise dari Scania meringankan kerja pengemudi. Kerja transmisi ini seperti transmisi semi otomatis (automated transmission) yang juga dilengkapi fitur Cruise Control di dalamnya. Tenaga 410 HP yang dihasilkan dari mesin membuat perjalanan di atas bus ini senyaman sedan.

Sebelum mengoperasikan bus Maxi tiga sumbu, PO. SAN juga sudah mengoperasikan bus Maxi dua sumbu dengan tenaga 300 HP ke atas. Sani mengungkapkan, tahun 2018 menjadi tahun relolusi baru PO. San. Bulan Februari lalu, mereka juga mengoperasikan tiga unit bus Maxi 3-axle Mercedes-Benz OC 500 RF-2542 Menurut dia, bus-bus bersuspensi udara sangat diminati pelanggan. Kemampuan meredam getaran dan guncangan suspensi udara yang lebih baik dari per membuat perjalanan jauh lebih nyaman.



Mengapa PO. SAN berani berinvestasi? “Saat Jalan Tol Trans Jawa, begitu pula Jalan Tol Trans Sumatera sudah terealisir, di saat itu pula kami sudah siap dengan armada terbaik dengan fitur keselamatan, kenyamanan dan memiliki kemampuan serta daya jelajah yang tinggi. Kami ingin menunjukkan bahwa perusahaan angkutan bus pun berbenah,” ujar dia. (naskah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013