Sabtu, 15 Desember 2018 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
PERUM PPD SIAPKAN BUS UNTUK PENUMPANG DISABILITAS
 
29 Juli 2018


(Jakarta – haltebus.com) Perum Pengangkutan Djakarta (PPD) menyiapkan bus untuk melayani penyandang disabilitas di Jakarta. Menurut Direktur Perawatan dan Pemeliharaan Perum PPD, Eko Harry Wibisono, sebagai ujicoba, mereka akan melayani kebutuhan angkutan altet Asian Para Games yang rencananya akan bertanding pada Oktober mendatang. “Kalau memang ada yang membutuhkan mengapa tidak kita sediakan busnya? Sejauh ini kami sudah membuat beberapa prototipe interior khusus untuk mengangkut kursi roda,” kata Eko Kamis (12/7/18).

Eko mengungkapkan rencana ini disela-sela persiapan Perum PPD menghadapi dua agenda, Asian Games dan Asian Para Games, yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang. Untuk mendukung Asian Games, PPD sudah menyiapkan armada reguler yang bertugas di Transjakarta. Penugasan untuk mendukung Asian Games hanya menunggu rencana operasional dari PT. Transjakarta.

Sementara untuk Asian Para Games, Eko mengungkapkan, Perum PPD menyiapkannya secara khusus. Sementara ini ada enam unit bus PPD yang dimodifikasi untuk bisa dinaiki atlet berkursi roda. “Saya dan tim berupaya mencari acuan untuk membuat ruang yang aman bagi atlet berkursi roda. Sekilas sepertinya mudah, ternyata tidak semudah yang diperkirakan,” kata Eko lagi.



Modifikasi bus Perum PPD sekilas memang terlihat sederhana dan mudah saja. Mencopot bangku, menambah besi pegangan dan sabuk pengaman. Di balik itu semua, lanjut Eko, saat harus berhitung dengan faktor keselamatan, dia dan tim nya harus berpikir keras. Setidaknya ada beberapa syarat operasional yang ditetapkan panitia Asian Para Games, semisal atlet harus menempuh perjalanan dari tempat menginap ke lokasi pertandingan tidak lebih dari 30 menit-an.

Demi mengantisipasi kemungkinan kecepatan bus di atas 50 Km/jam saat mengantarkan atlet, Eko harus membuat posisi atlet dan kursi rodanya lebih aman. Dalam standar keselamatan bus di dalam kota, dimana spesifikasi kabin bus-bus Perum PPD yang juga mengacu di dalamnya, kecepatan maksimal bus hanya 50 Km/jam.



Alhasil, Eko harus menciptakan sendiri alat untuk memegang kursi roda agar tidak mudah bergeser. Meski ada beberapa pihak yang menyebut rem pada kursi roda sudah cukup untuk mengamankan penggunanya, namun Eko punya pemikiran sendiri. Menurut pria yang sudah berkecimpung di transportasi orang dan barang selama 15 tahun terakhir ini, faktor keamanan dan keselamatan dalam perjalanan atlet-atlet internasional sangat penting. “Saya gak mau ambil resiko, sedikit saja kesalahan, nama baik Indonesia menjadi taruhan,” ujarnya.

Apa saja yang dirombak tim Perum PPD untuk bus-busnya? Yang utama adalah mencopot sebagian besar kursi. Hanya disisakan tiga kursi di sisi depan bagian kiri, dua kursi di depan di sisi kanan dan lima kursi di bagian belakang. Sisanya dibiarkan lowong sebagai areal yang digunakan kursi roda. “Kami membuat ruang yang ada di dalam bus cukup untuk Sembilan kursi roda,” kata Eko menjelaskan.

Di setiap sisi yang menjadi areal parkir kursi roda diberi besi panjang sebagai pegangan pengguna kursi roda. Di setiap titik yang ditentukan disiapkan sabuk pengaman. Sabuk ini terhubung dari dinding ke lantai bus dan ditempatkan menyilang di setiap orang yang duduk di kursi roda. Prinsipnya tak berbeda dengan sabuk pengaman pada kursi yang sering kita temukan di mobil. Sayangnya, ada satu kelemahan untuk bus ini. Tidak mudah untuk pelanggan disabilitas naik ke bus Perum PPD yang semuanya berlantai tinggi itu, harus disiapkan dek khusus yang landai dari trotoar yang bisa menghubungkan kursi roda mereka naik ke dalam bus.

Dalam kesempatan itu Eko juga menjelaskan rencana Perum PPD dalam rangka melebarkan sayap untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas. Beragam layanan disiapkan. Sebagai tempat pemeliharaan dan perawatan armada, lanjut dia, divisi yang dipimpinnya juga menjadi dapurnya PPD dalam setiap kebutuhan operasional.



Sejauh ini sudah ada beberapa produk Divisi Pemeliharaan dan Perawatan Perum PPD. Dua unit bus Vintage Jakarta, satu unit Superior Coach dan satu unit bus Patas AC Volgren, serta bus-bus Divisi Pariwisata Perum PPD. “Kami juga sedang mempersiapkan fasilitas perbaikan dan pemeliharaan kendaraan untuk masyarakat umum dan instansi pemerintah. Dalam waktu dekat akan segera dibuka,” kata Eko mantap. (naskah : mai/foto : mai/dok Perum PPD)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013