Jumat, 20 September 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
KEMENTERIAN PERHUBUNGAN SIAPKAN 41 RIBU BUS LISTRIK
 
22 Agustus 2019


(Jakarta – haltebus.com) Kementerian Perhubungan menyiapkan 41 ribu bus listrik untuk menata angkutan umum di sekitar Jakarta. Menurut Kepala Badan Pengatur Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihartono menyatakan, pemerintah menyiapkan rencana ini untu lima tahun ke depan. “Untuk tahap pertama, setahun ke depan diharapkan seribu unit bus listrik bisa diadakan,” kata Bambang dalam sebuah diskusi tentang transportasi di Jakarta, Jumat (16/8/19).

Bambang menyebutkan, saat ini pergerakan orang di seputar Jakarta sudah mencapai 100 juta pergerakan. Dibandingkan tahun 2017 yang hanya 50 juta, kata dia, ada kenaikan hingga 50 juta pergerakan. Menurut dia, BPTJ berkepentingan untuk mengendalikan pergerakan orang di seputar Jakarta dan mengarahkannya pada angkutan umum.

Dampak yang sangat terasa, lanjut Bambang, adalah kondisi lingkungan di seputar Jakarta yang tidak sehat, seperti polusi udara yang tengah disoroti banyak orang. “Kalau tidak kendalikan ini luar biasa. Tak ada hujan, Musim kemarau, tetapi mendung terus. Ini karena polusi udara,” katanya.



Kondisi seperti ini memaksa pemerintah berupaya keras mengajak orang untuk naik angkutan umum. Dalam rencana menengah dan panjang, bus listrik sudah dimasukkan sebagai salah satu sarana memperkecil dampak lingkungan dari pergerakan masyarakat yang besar itu. Dia berharap jaringan transportasi bisa diperluas dan masyarakat punya banyak pilihan untuk naik transportasi umum. Menurut Bambang, secara perlahan, rute-rute angkutan umum yang sudah semakin banyak dan bisa menjadi pilihan.

Perpaturan Presiden tentang kendaraan listrik, dalam pandangan Bambang, mempercepat rencana pemerintah mengurangi polusi udara dan menarik minat masyarakat beralih ke angkutan umum. Karena itu dia berharap operator-operator bus di Jakarta dan sekitarnya juga mau beralih ke bus listrik. “PT. Transjakarta sudah punya rencana bus listrik. Tahap pertama, sudah ada PPD yang mengujicoba dan memesan bus listrik dari Mobil Anak Bangsa, MAB. Kita ajak juga perusahaan-perusahaan lain yang punya rute di Jakarta dan sekitarnya beralih ke bus listrik,” ujarnya.









Kementerian Perhubungan, menurut Bambang, tidak akan membeli bus listrik seperti saat pengadaan bus-bus perkotaan untuk disebar berbagai daerah di Indonesia di waktu lalu. Namun, mereka mencoba memberikan fasilitas untuk operator-operator bus dari swasta untuk pengadaan busnya. “Target kami lima tahun ke depan sudah tercapai 41 ribu bus listrik ini,” katanya.

Sementara itu, sambil mempersiapkan bus listrik, PT. Transjakarta terus menambah rute dan jangakauan layanan transportasi untuk masyarakat. Direktur PT. Transjakarta Agung Wicaksono meresmikan rute MR9, South Quarter – MRT Fatmawati. Rute yang ditempuh melalui perumahan.









Dimulai dari South Quarter - Mayapada Hospital - Haji Jaya 1 - Haji Jaya 2 - seberang Komplek Koperasi Cilandak - Simpang Lebak Bulus 1 dan RS Fatmawati. Lalu berlanjut melawati Kantor Pos Fatmawati hingga – Stasiun MRT Fatmawati lalu masuk ke Ampera BMW Astra – Jl. Karimun Jaya – RS Siloam – Point Square - Carrefour Lebak Bulus – Sekolah Bakti Mulya 400 – RA Kartini – Gelanggang TB Simatupang – Beverly Tower – Jl. Haji Nawi – Jl Madrasah – Sekolah Prasetya Mulya – Stasiun MRT Fatmawati.

Menurut Agung, rute MR9 dirancang agar masyarakat lebih mudah menjangkau MRT (Moda Raya Terpadu) dalam rangka integrasi angkutan umum. Saat ini, kata dia, tercatat 22 ribu pelanggan/hari naik MRT dari Stasiun Fatmawati. “Kami berharap dengan telah dibukanya rute MR9 ini akan membantu menambah kemudahan masyarakat yang tinggal maupun berkegiatan di kawasan perkantoran South Quarter dan sekitarnya dapat menggunakan layanan MRT dengan mudah, murah dan nyaman,” ujarnya.











Di South Quarter, ada fasilitas Park & Ride yang disediakan pengelola setempat untuk memudahkan pula pelanggan MRT yang ingin memarkirkan kendaraannya. Agung menjelaskan, ada lima unit bus Mini Trans berkapasitas 32 penumpang yang disiapkan, dan berjalan setiap 10 menit sekali setiap hari mulai pukul 05.00-22.00. (naskah : mai/foto : mai/PT. Transjakarta)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013