Rabu, 19 September 2018 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
PARADIGMA TERBARU BUS BERLANTAI TINGGI DILUNCURKAN
 
06 Agustus 2018


(Tangerang Selatan – haltebus.com) Karoseri Adiputro meluncurkan bus terbarunya di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 di Serpong, Tangerang Selatan, yang banyak menarik perhatian sekaligus mengecoh orang. Sekilas jika dilihat bus yang diberi nama Ultra High Deck (UHD) mirip dengan bus tingkat atau double-decker. Tetapi jika dilihat ke dalam, bus ini hanya ada satu lantai.

“Kami ingin memaksimalkan chassis bus tronton (3-axle) dengan pilihan satu lantai. Tidak semua customer kami menginginkan bus tronton-nya dibuat double-decker,” kata David Jethrokusumo kepada haltebus.com, Kamis (2/7/18).

Bus berlantai tinggi model terbaru yang dilabeli UHD Jetbus 3+ itu ramai diperbicangkan warganet di jejaring media sosial. Ada yang menyebut bus banci, ada yang menyebut tak kreatif karena modelnya tak jauh berbeda dari yang sebelumnya, hanya lantainya yang ditinggikan. Namun, David dan tim desainer-nya memiliki pertimbangan tersendiri.



Menurut David, ada beberapa pertimbangan terkait perubahan paradigm ketinggian lantai. Dia menyebut, penambahan ketinggian lebih mengedepankan fungsi dan memaksimalkan kapasitas penumpang dan barang. Ruang yang tersedia pada model Super High Decker (SHD) Jetbus 3 sebelumnya, kata dia, tidak seluas yang tersedia pada UHD Jetbus 3+. “Ketinggian ruang bagasi bertambah, dan ruang untuk penumpang bisa maksimal hingga ke depan. Setidaknya ada satu baris tambahan dibandingkan dengan model sebelumnya,” ujarnya.

Tim desainer Karoseri Adiputro hanya menambahkan ketinggian pada ruang bagasi. Sementara untuk kabin penumpang relatif sama. Ketinggian bagasi bus UHD Jebus 3 + berbasis Mercedes-Benz OC 500 RF-2542 itu 1,8 meter. Jika ditambahkan dengan ketinggian kabin penumpang, ketinggian bersih kedua ruang yang tersedia, 3,6 meter. Sedangkan ketinggian total bus dari permukaan tanah, menurut David, adalah empat meter. Bagian bawah bodi direndahkan untuk mencapai ketinggian ideal. David bahkan berseloroh, “Mobil sport bisa masuk lho ke dalam bagasi.”

Apa yang diluncurkan Karoseri Adiputro menjadi pilihan baru bagi pemilik bus. Dengan memaksimalkan ruang yang ada pada bus maxi 3-axle, yang belakangan banyak diminati penumpang maupun perusaahaan bus. Bus yang bisa mencapai panjang 13,5 meter itu bisa diisi antara 48 sampai dengan 53 kursi dengan jarak antara kursi 70-80 sentimeter.

Ketua umum Asosiasi Karoseri Indonesia (Askarindo) Sommy Lumadjeng menilai apa yang dilakukan Karoseri Adiputro adalah sebuah terobosan yang maju. Ada pilihan baru untuk perusahaan bus untuk menghadirkan layanan transportasi darat untuk masyarakat. Dia mengapresiasi kemajuan model-model bus di Indonesia. “Tinggi bus memungkinkan ruang bagasi lebih luas, juga adanya kursi di depan yang posisinya di atas pengemudi juga menarik. Belum pernah ada di Indonesia,” kata dia.

Terobosan yang dilakukan Karoseri Adiputro ini sebetulnya di tren model bus dunia bukan hal yang baru. Di Eropa bus berlantai satu dengan kabin pengemudi di bawah kabin penumpang sudah beredar sejak lebih dari 20 tahun lalu. Salah satu yang terkenal adalah Vanhool Altano. Berdasarkan informasi dari situs resmi Vanhool, Altano memiliki lima varian 13,2 meter, 13,5 meter, 14 meter, 14,5 meter dan 15 meter. Kapasitas kursi terbanyak ada pada model 14,5 meter dengan jumlah kursi dalam bus termasuk pengemudi adalah 67 + 3 + 2 + 1.



Ketinggian bus Vanhol Altano juga lebih rendah dari UHD Jetbus 3+. Karoseri Adiputro membuat bus UHD Jetbus 3+ dengan ketinggian 4 meter, sementara Vanhool Altano hanya 3,7 meter. Ada dua hal yang membedakannya. Bodi Vanhool Altano dibuat secara integral sehingga ketinggian lantai kabin penumpang dan posisi kabin pengemudi bisa disesuaikan. Kedua, tata ruang bus dengan bodi integral juga bisa didesain maksimal sehingga kapasitasnya bisa lebih banyak.

Meski sudah menurunkan ketinggian kabin pengemudi, bus UHD Jetbus 3 + juga tetap terlihat tinggi karena masih dibuat di atas chassis. Pada varian Vanhool Altano dengan panjang yang sama dengan UHD Jetbus 3 + yakni 13,5 meter, kapasitasnya masih di atas UHD Jetbus 3+ yakni : 67 + 2 + 1 + 1.



Bus UHD Jetbus 3+ menjadi salah satu model unggulan Karoseri Adiputro setidaknya dalam kurun waktu setahun ke depan. Jika jalan tol di Indonesia semakin bertambah dan bus-bus berkapasitas mesin dan bertenaga besar banyak dibutuhkan oleh perusahaan bus, David berharap, UHD Jetbus 3+ ini bisa menjadi pilihan tepat. Apalagi banyak yang mengapresiasi kehadiran model baru dari Karoseri Adiputro.

Kehadiran UHD Jetbus 3+ ini menambah pilihan varian model bus yang diproduksi Karoseri Adiputro. Setelah pada Maret lalu meluncurkan Jetbus 3, kini hadir Jetbus 3+ dengan ragam konten detil yang berbeda. Selain pilihan model berdasarkan detil spesifikasi yang berbeda, ada juga varian model yang bisa dipilih dalam beragam ketinggian. Ada model HDD (High Deck Double-Glass) untuk bus berketinggian 3,7-3,8 meter, ada pula SHD untuk bus dengan ketinggian 3,8-3,9 meter. Bus Super Double-Decker (SDD) dengan ketinggian 4,1 meter kini ditemani UHD yang memiliki ketinggian 4 meter.

 

PO. Pandawa 87 menjadi perusahaan bus yang mendapatkan kesempatan dua kali berturut-turut selama tahun 2018 mendapatkan model bus perdana terbaru dari Karoseri Adiputro. Jika UHD Jetbus 3+ ini dipasangkan di atas chassis bus Mercedes-Benz OC 500 RF-2542, ada juga Mercedes-Benz OH-1626 AT yang dipamerkan Gaikindo Indonesia International Commercial Expo awal Maret lalu.(naskah : mai/foto: mai/vanhool.be)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013