Rabu, 19 Desember 2018 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
BUS TINGKAT BERATAP TERBUKA ITU AKHIRNYA MUNCUL JUGA
 
18 Agustus 2018


(Jakarta – haltebus.com) Setelah setahun tak ada kabar, Sabtu (18/8/18) PT. Transjakarta akhirnya merilis foto-foto bus tingkat (double-decker) pertama di Indonesia yang memiliki atap terbuka. Bus ini rencananya akan terlibat dalam pembukaan Asian Games yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, hari ini. “Rencananya akan digunakan untuk membawa rombongan torch relay (Asian Games),” kata Humas PT. Transjakarta, Wibowo dalam informasi melalui pesan singkat di Jakarta.

Bus buatan Karoseri Adiputro ini pertama kali muncul dalam pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 lalu. Setelah dipamerkan, bus kembali ke workshop Karoseri Adiputro untuk penambahan motor dan penutup untuk menutup ruang terbuka di bagian depan atas bus. Konsep bus ini, menurut Andre Jethrokusumo dari Karoseri Adiputro adalah bus dengan atap terbuka di bagian depan, seperti kebanyakan bus wisata di negara-negara Eropa.

“Kami buat bus ini sesuai ketentuan, jadi bus ini sudah mengantongi Surat Keterangan Rancang Bangun. Untuk bagian atap, sementara untuk pameran posisinya terbuka, tetapi nanti akan kami lengkapi dengan atap portable dari terpal yang bisa dibuka dan ditutup,” kata Andre saat menjelaskan bagian atap yang terbuka di sela-sela Pameran GIIAS 2017 lalu.



Menurut Wibowo, untuk sementara bus ini masih diperbantukan untuk upacara pembukaan Asian Games. Sementara, rencana operasional bus masih belum ditentukan oleh PT. Transjakarta. “Untuk pengoperasian sedang dibahas dan dikaji,” kata Wibowo lagi.

Saat haltebus.com menerima foto-foto dari PT. Transjakarta, warna bus tak berubah sejak pameran GIIAS tahun lalu. Menggambarkan ke-Indonesia-an dan nuansa kemerdekaan, yakni merah dan putih dengan sedikit sapuan warna silver di bagian depan. Menurut Wibowo, bus ini memiliki kapasitas angkut 34 kursi di bagian atas, dengan rincian 12 kursi di bagian depan yang terbuka dan 22 kursi bagian belakang yang tertutup. Sementara di lantai bawah ada delapan kursi + satu kursi lipat difable.

PT. Transjakarta mendapatkan bus ini sebagai bagian dari hibah dari PT. United Tractors, Tbk untuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Di sela-sela pameran GIIAS 2017, General Manager Marketing PT. United Tractors, Tbk, Harjadi Mawardi, mengungkapkan, chassis bus Scania K310UB/6x2*4 ini didatangkan khusus untuk dibangun sebagai bus tingkat. “Selain ada tiga unit bus low entry single deck, ada bus low entry double-decker juga. Nantinya akan semua menjadi bagian dari hibah untuk Pemprov DKI Jakarta,” katanya saat itu.

Jadi selain bagian atas yang terbuka ada keunikan kedua yang melekat pada bus double-decker bernuansa merah-putih itu. Bus tingkat yang banyak menarik perhatian orang itu dibuat di atas chassis Scania K310UB/6x2*4 yang berlantai rendah. Pada bus berlantai rendah, ruang yang diciptakan juga lebih lapang dibandingkan bus versi AKAP. “Bus ini jarang ada, karena modelnya yang low entry dan 3-axle. Biasanya untuk 3-axle untuk yang high-deck,” kata salah seorang Manager di PT. United Tractros, Tbk sambil berbisik ke haltebus.com.



Model bus low entry yang diaplikasikan pada bus double-decker SDD Jetbus 2+ buatan Karoseri Adiputro ini memungkinkan penumpang masuk dari pintu depan dan keluar dari pintu tengah dengan leluasa. Pada bus Scania yang dipasarkan di Indonesia, hal ini tidak dimungkinkan karena bentuk axle depan yang lebih tinggi yang tidak bisa menciptakan ruang penghubung bagian depan dan tengah bus.

Versi bus kota untuk model double-decker SDD Jetbus 2+ juga memaksa Karoseri Adiputro menghilangkan asesoris yang menjadi ciri khas mereka, yakni ornamen samping yang memanjang dari depan hingga ke belakang. Bus ini menjadi bus kelima yang dibuat Karoseri Adiputro tanpa ornamen samping. Sebelumnya, ada empat bus PO. Putera Mulya Sejahtera yang memiliki ciri yang hampir sama. Hanya bedanya, empat unit bus PO. Putera Mulya Sejahtera masih menyisakan lampu samping bagian atas, sedangkan pada versi bus kota polos tanpa lampu.



Warga Jakarta kini mendapat kesempatan menikmati kota Jakarta dengan bus double-decker terbuka. Meski Indonesia tergolong negara dengan iklim tropis yang panas, keberadaan bus double-decker wisata kota dengan atap terbuka bisa menjadi atraksi baru kota yang semakin modern ini. Satu lagi, bus ini juga ada toiletnya! Bus double-decker wisata pertama di Jakarta  yang menggunakan toilet. (naskah : mai/foto : mai/dok. PT. Transjakarta)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013