Rabu, 19 September 2018 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
BINTANG YANG BERSINAR DI GIIAS 2018
 
05 September 2018


(Serpong – haltebus.com) Bus berwarna hitam dengan perawakan besar, tinggi dan panjang itu menarik perhatian banyak orang. Posisinya terbilang strategis karena ditempatkan di perbatasan ruang pamer kendaraan komersial dengan bagian lain di Gaikindo Indonesia International Auto Show 2018 yang berlangsung di ICE BSD, Serpong, 2 – 12 Agustus lalu. Yang paling menarik adalah tulisan di kaca samping yang mengundang tanya : Economy Luxury.

“Kami mencoba membuat sesuatu yang berbeda dengan menggunakan bus Mercedes-Benz OC 500 RF-2542. Kalau biasanya bus ini dibuat dalam layanan ber-AC, kami membuatnya dalam layanan Non-AC,” kata Direktur Operasional PT. Bintang Utara Putra, Anggi Sibarani kepada haltebus.com di sela-sela Pameran GIIAS tiga minggu lalu.

Banyak yang berpandangan, PT. Bintang Utara Putra seperti berlebihan, membuat bus Non-AC di atas chassis premium dari kelas tertinggi yang dipasarkan Mercedes-Benz di Indonesia. Namun, Anggi menjelaskan, pasar mereka saat ini lebih banyak dalam layanan Non-AC untuk jurusan Medan – Dumai. Di jalur ini, menurut Anggi, peminat untuk layanan Non-AC cukup banyak. Dia mengungkapkan, hanya perusahaannya yang konsisten dengan bus Non-AC dengan konfigurasi seat 2-2 dan dinamai kelas Economy Luxury.



Sebelumnya, kata dia, mereka mengoperasikan bus delapan unit bus. Empat unit bus ber-AC dan empat lainnya Non-AC. Untuk bus Mercedes-Benz OH-1626 dengan model bagasi luas di bagian tengah-bawah bus, kata dia, masih dirasa kurang. Karena itu, perusahaan yang belum lama berdiri terpisah dari PO. Bintang Utara ini mencoba menambah kapasitas angkut penumpang sekaligus bagasi.

Menurut Anggi, mereka harus mengatur strategi demi mempertahankan pelanggan sekaligus mengambil peluang angkut barang dengan bus Mercedes-Benz OC 500 RF-2542 yang bisa mencapai panjang 13,5 meter. “Kalau bus kami yang OH-1626 hanya bisa memuat dua sepeda motor, sedangkan bus ini bisa mengangkut empat sepeda motor,” ujar Anggi membuat ilustrasi terkait bagasi yang bisa dimanfaatkannya.



Bus PT. Bintang Utara Putra yang dipamerkan di GIIAS sangat menarik perhatian pengunjung. Bus model Avente dari Karoseri Tentrem itu terlihat tinggi dan panjang. Bagi pengunjung Pameran GIIAS yang jarang melihat atau mengenal bus pasti tertarik melongoknya. Kursi bus selama pameran juga dibuat dengan konfigurasi khusus 2-1 seperti bus kelas super eksekutif. “Wah kalao pergi naik bus seperti ini asyik nih. Kursinya nyaman, tebal,” kata seorang pengunjung kepada temannya.

Menurut Penanggungjawab Produksi Karoseri Tentrem, Yohan Wahyudi, mereka sengaja membuat tampilan berbeda untuk bus Avante milik PT. Bintang Utara Putra. Selain tampilan luar bus yang atraktif dengan warna dasar hitam diselimuti bintang kuning dan merah, di bagian dalam juga harus ada yang menarik. “Pengunjung yang dating ke stand kami hamper semuanya masuk ke dalam bus ini,” kata dia sambil menunjuk ke arah bus.



Tak salah kiranya, jika bus Avante Mercedes-Benz OC 500 RF-2542 disebut sebagai salah satu bintang di areal ruang pamer kendaraan komersial. Beberapa detil bus cukup mengundang tanya. Misalnya, bus tak ber-AC tetapi masih ada konsol saluran AC, begitu juga dengan ruang khusus merokok yang ada di bagian belakang. Secara implisit, Anggi mengakui pihaknya masih dalam tahapan melempar tawaran baru ke penumpang bus Medan – Dumai. Apakah keberadaan dua bagian tadi adalah antisipasi jika bus harus dijadikan bus-AC? Masih belum bisa dijawab, sebab bus belum sepenuhnya beroperasi.

Anggi menjelaskan, untuk operasional sehari-hari, busnya akan diisi dengan 53 kursi berkonfigurasi 2-2. Harga tiket yang ditawarkan adalah Rp. 150 ribu, selisih Rp. 10 ribu jika dibandingkan dengan bus yang sudah ada saat ini. “Untuk yang bus Mercedes-Benz OC 500 RF-2542 ini perkiraan, akan kami jual tiketnya sekitar Rp. 150 ribu, kalau yang OH-1626 yang ada sekarang Rp. 140 ribu,” kata Anggi.




Lagi-lagi inovasi perusahaan bus untuk menarik penumpang, memberikan tawaran layanan yang kompetitif dari sisi harga tiket. Sementara dari sisi armada, tentu saja bus chassis premium di kelas tertinggi dari Mercedes-Benz akan sangat menguntungkan pelanggan. Di beberapa daerah, kompetisi antar perusahaan bus untuk menghadirkan layanan terbaik, kerap menguntungkan pelanggan. Jika tidak terhitung murah harga tiketnya, maka fasilitasnya yang nyaman bisa didapat. (naskah : mai/foto : mai/lwk)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013