Jumat, 16 November 2018 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
BERMODALKAN KAIN, MELANGLANG BUANA MENJELAJAH INDIA
 
14 September 2018


(Jakarta – haltebus.com) Kursi dalam sebuah kendaraan adalah satu hal yang sangat penting. Namun, tidak banyak orang yang memperhatikan detil kursi. Kain pelapis kursi yang sering kita duduki, misalnya, hanya sedikit orang yang paham detilnya, mulai jenis, perbedaan, keunggulan jenis kain hingga merk. Namun itu tak menghalangi niat Teddy Kurniawan dan Andrew Wibowo memperluas pasar mereka di luar negeri. Mengusung merek Regency, keduanya memberanikan diri untuk ikut dalam pameran Busworld India yang digelar di Bangalore, India, 29-31 Agustus lalu. “Ini pertama kalinya kami ikut Busworld dan kebetulan kami juga sudah punya beberapa customer di India,” kata Direktur Operasional PT. Sinar Continental, Teddy Kurniawan di sela-sela pameran.

Regency yang diproduksi di bawah bendera Sinar Continental Grup, memiliki spesialisasi untuk kain eksterior dan interior baik rumah/arsitektur maupun kendaraan. Menurut Teddy, perusahaan yang sudah berdiri sejak 1985 itu, berbasis di Cimahi. Mereka memiliki kapasitas produksi lebih dari 1 juta meter persegi kain per bulannya. Untuk pasar di Indonesia, jumlah terbesar terserap untuk kendaraan, terutama kain pelapis kursi dan pelapis interior.

Teddy mengungkapkan, selain pasar kendaraan penumpang seperti sedan maupun minibus, pihaknya juga menyasar segmen kendaraan bus. Dia menjelaskan, untuk pasar di Indonesia, mereka bekerja sama dengan perusahaan pembuat kursi seperti Aldilla dan Hai. Sementara untuk kendaraan penumpang, melalui bendera PT. Sinar Suminoe Indonesia memasok kain pelapis untuk pabrikan Toyota. “Kami bekerja sama dengan mitra dari Jepang, sudah memasok kain pelapis kursi di kendaraan Toyota. Kami lolos standar yang ditetapkan principal,” katanya.



Sejak memasok Toyota, akhirnya kain pelapis beragam kursi dari berbagai merek kendaraan bisa mereka pasok. Ada Honda, Nissan, Daihatsu dan Suzuki. Sayangnya, kata Teddy, mereka tidak bisa menempel merek pada kendaraan-kendaraan itu. selain kendaraan penumpang ada pelapis kursi dan interior pada Kapal dan kereta api yang juga mereka pasok. Beragam jenis kain yang bisa dihasilkan, memungkinkan PT. Sinar Continental memasuki segmen pasar yang bervariasi.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Bisnis PT. Sinar Continental, Andrew Wibowo menambahkan, mereka sering mengikuti pameran-pameran di luar negeri. Namun, sebagian besar pameran itu adalah pameran interior dan eksterior bangunan. Menurut dia, ada kain pelapis sofa sampai dinding yang mereka produksi. “Kami ikut pameran di Eropa, China dan beberapa negara lain, tetapi itu untuk kain yang terkait desain interior atau eksterior bangunan. Kalau untuk pameran otomotif di luar negeri, kami baru ikut Busworld di India ini,” katanya.

Teddy menambahkan, dia senang melihat prospek di Busworld India. Menurut dia, Busworld India spesifik mengumpulkan pelaku industri transportasi bus dalam satu pameran. Dia tak mengira pameran ini ramai dikunjungi pelaku usaha transportasi. Hal yang belum pernah dilihatnya di Indonesia.

Sales Manager PT. Sinar Continental, Wilson yang ikut dalam delegasi pameran pabrikan tekstil asal Cimahi itu terlihat sibuk melayani pengunjung yang bertanya produk Regency. Teddy dan Andrew juga terlihat menemani pengunjung yang ingin mengetahui detil produk yang mereka tampilkan. Menurut Wilson, ada peluang yang bisa digarap di India.

Selain pelanggan mereka yang juga pemasok pabrikan kendaraan di sana, kata Wilson, ada beberapa perusahaan bus dan pembuat bus yang sudah tertarik dengan Regency. “Ini baru permulaan, kami masih harus follow up (ditindaklanjuti) lagi. Tadi ada pengunjung dari Tata Motor yang mengundang kami ke booth mereka. Ada juga undangan untuk melihat pabrik calon customer di dekat sini (Bangalore),” katanya.



Wilson mengungkapkan, mereka sudah memiliki agen distribusi di India. Sementara ini penjualan kain yang mereka produksi melalui agen yang berdomisili di New Delhi itu. Menurut dia, adanya lisensi dari principal seperti dari Toyota, ikut membantu mereka untuk mempermudah masuk ke pasar India. Standar pabrikan itu, kata dia, menjadi rujukan kualitas produk Regency oleh pelanggan, terutama calon pelanggan yang baru mengenal mereka di India. (naskah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013