Jumat, 16 November 2018 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
ALEXANDER DENNIS PASANG SPION DIGITAL PADA BUS
 
19 Oktober 2018


(Jakarta – haltebus.com) Pembuat bus asal Inggris, Alexander Dennis Limited (ADL) mulai memperkenalkan cermin untuk pengemudi (spion) dalam bentuk digital. Cermin ini menggantikan cermin tradisional dan mulai diperkenalkan pada bus double decker ADL, Enviro400. “Bus Enviro pertama dengan kamera digital definisi tinggi dan tampilan interior sebagai ganti cermin tradisional. Sistem SmartVision meningkatkan visibilitas dan mengurangi risiko kecelakaan,” demikian pernyataan Alexander Dennis yang dirilis, Rabu (17/10/18).

Cermin digital yang diaplikasikan pada Enviro400 berbasis sistem SmartVision yang menggunakan kamera. Semuanya ada empat kamera yang berfungsi sebagai mata pada cermin digital yang terpasang di dua titik. Satu titik terdiri dari dua kamera yang mengawasi situasi bus tingkat secara keseluruhan, dan satu lainnya mengawasi situasi di bagian yang lebih rendah. Karena itu, tampilan yang muncul di layar yang menyerupai cermin tradisional di kabin pengemudi, juga terdiri dari dua bagian.

Mengapa layar dipasang di dalam kabin? Tim desainer ADL menilai, posisi ini pas untuk menghilangkan pantulan dari jendela. Pemandangan dari kamera SmartVision, diproses secara digital untuk mengimbangi pencahayaan, bayangan atau silau ketika ditransmisikan ke layar, yang dipasang di dalam kabin. Sistem ini menawarkan pandangan cermin yang normal seperti yang biasa dirasakan pengemudi.

Kamera yang dipasang memperhitungkan sudut pandangan yang bisa membantu pengemudi dalam menjalankan tugas. Untuk menghasilkan tampilan situasi luar yang baik, kamera dipasang pada pilar A, dengan tampilan dekat yang diletak di samping kamera utama. Ini dimaksudkan untuk menghindari halangan jika ada pintu yang terbuka.

Tampilan layar sama persis dengan cermin tradisional yang memperlihatkan situasi di bagian atas dan tampilan sudut lebar di bagian bawah. SmartVision diklaim bisa mengurangi resiko blind spot pada cermin tradisional. Penempatan layar digital juga di lokasi dengan sudut pandang serupa cermin tradisional sehingga pengemudi bisa menyesuai diri dengan mudah.

SmartVision didukung sistem yang bisa mempertahankan kualitas gambar dalam semua kondisi. Perangkat lunak yang digunakan bisa menghilangkan distorsi apa pun, mulai dari tetesan hujan atau kotoran pada lensa. Ada pula opsi pemanas pada kamera yang bisa membantu membersihkan es atau fogging. “Kecerahan layar bisa menyesuaikan secara otomatis untuk memberikan visibilitas yang sangat baik siang dan malam,” begitu disebutkan dalam rilis.

Alexander Dennis Limited mengklaim pemasangan lensa digital bisa meningkatkan keamanan berkendara. Selain meningkatkan visibilitas untuk pengemudi, operator mendapat manfaat dari pengurangan risiko kerusakan cermin atau cedera pada penumpang atau pejalan kaki. Resiko itu, menurut ADL, bisa berpotensi menghemat hingga £ 25.000 per bus. Posisi kamera yang menggantikan cermin tradisional yang lebih ringkas, juga diklaim bisa menghasilkan penurunan resistensi aerodinamis. Dari sisi ini, diharapkan memberikan manfaat bisa menghemat bahan bakar, terutama pada kecepatan yang lebih tinggi.

SmartVision adalah teknologi yang dipasok oleh 21st Century Technology di Inggris. Sistem yang dikembangkan perusahaan Prancis Vision-Systems, menurut ADL, sudah terbukti secara internasional. ADL juga mengklaim pemasangan kamera yang dilakukan saat perkitan itu, didukung oleh jaringan Aftermarket terbaik. ADL menghadirkan kamera digital itu sebagai opsi dan telah diserfikasi oleh VCA untuk kedua produknya yakni bus Enviro200 dan bus double decker Enviro400.

Ada dua perusahaan yang sudah mengoperasikan bus dengan sistem SmartVision ini. Frist Glasgow untuk bus Enviro400 yang beroperasi di Glasgow dan Trentbarton untuk perusahaan i4 bus Enviro200 di Nottingham. (naskah : mai/foto ADL/FirstGlasgow)

 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013