Jumat, 16 November 2018 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
MENGINTIP SENJATA BARU VOLVO DI INDONESIA
 
13 Oktober 2018


(Jakarta – haltebus.com) Bus Volvo pernah beredar di Indonesia. Di awal tahun 2000-an, dengan PT. Indotruck Utama sebagai ujung tombak pemasaran, pabrikan kendaraan penumpang dan komersial asal Swedia ini memasarkan bus Volvo B7R. sayangnya, produk bus yang dikenal karena kenyamanannya itu tak bertahan lama. Isu suku cadang yang mahal dan sulit dicari menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi pasar saat itu.

Tahun 2018, Volvo kembali memproklamirkan diri untuk meramaikan pasaran bus di Indonesia. Diawali dengan masuknya 128 unit bus Volvo B11R di jajaran armada bus Transjakarta melalui PT. Steady Safe, Volvo mulai menyusun langkah baru. “Kami ada beberapa varian untuk pasar di Indonesia, mulai bus kota, bus pariwisata dan bus jarak jauh,” begitu penjelasan Direktur Sales & Marketing PT. Indotruck Utama, Eka Lovyan kepada haltebus.com, Rabu (19/9/18) di Jakarta.

Menurut Eka, untuk Volvo B11R yang beroperasi di Transjakarta adalah varian pertama yang mengawali kehadiran kembali bus Volvo di Indonesia. Bus B11R adalah bus Maxi 3-axle (6x2) yang bisa mencapai panjang 13,5 meter. Untuk varian Volvo B11R di Transjakarta, dilengkapi dengan mesin D11A dengan tenaga yang dihasilkan 370 HP dan transmisi otomatis Ecolife 6AP200B dari ZF. Varian ini dikhususkan untuk bus kota.



Eka menjelaskan, Volvo B11R akan dihadirkan dalam dua varian. Selain varian B11R 370 HP, ada juga B11R 430 HP. Mesin yang digunakan masih sama D11A, 10.800 cc dengan standar emisi Euro III, hanya dibedakan pada tenaga yang dihasilkan. “Untuk B11R 430 HP, kami proyeksikan untuk bus antar kota atau bus jarak jauh,” kata Eka.

Selain tenaga yang dihasilkan apa saja perbedaan bus B11R 370 HP dengan B11R 430 HP? Menurut Eka secara garis besar tidak jauh berbeda, namun untuk detil yang disesuaikan dengan operasional ada beberapa hal yang berbeda. B11R 430 HP didukung oleh fitur-fitur yang sangat memudahkan pengemudi saat menjalankan bus. Dua hal yang paling menyolok adalah ada pada transmisi dan steering wheel di axle ketiga.

Transmisi pada B11R 430 HP sudah dilengkapi dengan I-Shift AT2612D dengan 12 percepatan yang dikontrol secara elektronik. Transmisi ini diklaim Eka bisa menghasilkan torsi hingga 2200 Nm dengan rasio yang sudah disesuaikan untuk medan jalan di Indonesia. “Gearbox nya sudah akrab dengan medan di Indonesia, kan kita juga punya banyak truk Volvo di sini. Suku cadang bus Volvo, khususnya mesin dan transmisinya sama dengan truk yang sudah beredar,” kata Eka.

Perbedaan kedua, lanjut Eka, pada B11R 430 HP, roda di axle ketiga berfungsi sebagai steering wheel belakang. Jika pada B11R 370 HP roda terakhir itu tidak dapat bergerak alias statis, maka pada B11R 430 HP bisa bergerak mengikuti gerak orda depan. Menurut Eka, bus antar kota dengan panjang 13,5 meter dengan ragam medan yang dilalui sangat membutuhkan fitur yang bisa mendukung manuver bus. Sumbu terakhir ini bisa berputar  untuk mendukung radius putar saat bus bermanuver.



Panjang Volvo B11R sejatinya bisa mencapai 14 meter, dengan panjang antar sumbu (wheelbase) antara 5.000-7.400 mm, berdasarkan standard Volvo. Namun regulasi hanya memungkinkan dibuat 13,5 meter, untuk panjang maksimal bus Maxi (3-axle). Karena itu untuk B11R rencananya akan dibuat 6.300 mm. “Bus ini bisa dijadikan untuk bus High-Deck maupun Double-Deck,” ujar dia menambah penjelasannya.

Banyak fitur teknologi terbaru untuk menjamin keamanan saat bus melaju di jalan raya yang tersemat  pada Volvo B11R. Ada Electronic Braking System (EBS) yang melengkapi Anti-lock Braking System (ABS) dan Anti Slip Regulation (ASR) dan Electronic Stability Programme (ESP). Sementara untuk mendukung kerja pengemudi ada pula Collision Warning, Emergency Braking system (CWEB), Lane Keeping Support system (LKS) yang mengurangi resiko human error. Ada pula Adaptive Cruise Control (ACC) sebagai opsi transmisi I-Shift. Nah, apakah fitur-fitur ini juga tersedia pada Volvo B11R yang masuk ke Indonesia? “Kita lihat saja nanti,” ujar Eka diplomatis.



Apalagi yang menjadi tawaran menarik Volvo untuk pasar bus di Indonesia? Sales Engineering Manager PT. Wahana Inti Selaras Justinus Ade Sanjaya mengungkapkan ada dua varian lagi dari model Volvo B8R. Ada Volvo B8RLE untuk bus kota dengan lantai rendah (low entry) dan ada pula Volvo B8R untuk bus antar kota berlantai tinggi. “B8R untuk bus AKAP ini masuknya kelas 18 Ton. Mesinnya D8A dengan isi silinder 8 liter dengan output 330 HP,” ujarnya.

PT. Wahana Inti Selaras adalah salah satu perusahaan di bawah Indomobil Group yang bertugas mendatangkan chassis Volvo ke Indonesia. Menurut Ade, berdasarkan kebutuhan pasar bus di masa mendatang, Indomobil Group melihat masih terbuka peluang di keempat segmen yang akan dimasuki tiga model bus Volvo dengan empat varian itu.

Bus Volvo memiliki catatan kualitas yang tergolong baik di pasar bus Indonesia. Suspensi udaranya yang nyaman banyak diminati penumpang bus. Berdasarkan brosur yang beredar awal Maret lalu pada Pameran Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEX) suspensi udara B11R dikontrol secara elektronik. Menurut Ade, ada fitur Electronically Controlled Suspension (ECS) yang sudah terpasang baik di B11R maupun B8R yang akan dilepas untuk pasar bus antar kota maupun bus pariwisata nantinya.

Pada B11R, suspensi udara di sumbu depan ada dua balon udara, dan empat di sumbu roda penggerak dan dua lagi di sumbu terakhir. Sementara untuk B8R dua di sumbu depan dan empat di sumbu belakang. Baik untuk Volvo B11R maupun B8R ada satu alat sensor untuk menaikkan dan menurunkan ketinggian di sumbu depan dan dua alat sensor di bagian sumbu roda penggerak.

Sayangnya dibalik kenyamanan ada kekhawatiran yang membayangi produk bus Volvo. Harga suku cadang yang mahal. Namun Eka Lovyan menepis anggapan itu. “Dulu mungkin jaringan suku cadang masih minim, sekarang kan Volvo sudah banyak. Untuk mesin aja suku cadangnya sama dengan truk,” kata dia. (naskah ; mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013