Jumat, 16 November 2018 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
ADA BUS DI PAMERAN TRADE EXPO INDONESIA 2018
 
22 Oktober 2018


(Jakarta – haltebus.com) Kementerian Perdagangan akan menggelar pameran dagang terbesar Indonesia yang melibatkan produk-produk unggulan negeri ini. Pameran yang diberi nama Trade Expo Indonesia itu juga akan diikuti oleh produk bus. Dua karoseri ikut ambil bagian dalam pameran yang berlangsung pada 24 – 28 Oktober 2018 di Indonesia Convention Exhibition, BSD City, Serpong, Tangerang Selatan itu. “Kami baru pertama kali ini ikut pameran, mau mencoba lah melihat pasar di luar Indonesia seperti apa,” kata David Jethrokusumo dari Karoseri Adiputro, Senin (22/10/18) di Jakarta.

Menurut David, Karoseri Adiputro sejak beberapa tahun terakhir mencoba menjajaki kemungkinan membuka pasar di luar negeri. Dia mengaku optimistis, dari sisi produk, kualitas bus Indonesia, khususnya yang dibuat Karoseri Adiputro, bisa bersaing dengan produk bus dari negara lain. Setidaknya, gambaran itu didapatkan tim Adiputro yang kerap bepergian ke beberapa negara.

Saat ditanya tentang Negara tertentu yang menjadi target Karoseri Adiputro untuk tujuan ekspor, David mengaku belum bisa memastikan. Menurut dia, Karoseri Adiputro akan mempelajari secara serius Pameran Trade Expo Indonesia ini karena peluangnya cukup menjanjikan.

Dia mengungkapkan, dalam penjelasan sebelum pameran, Kementerian Perdagangan menyatakan akan membawa pembeli potensial dari luar negeri. Setiap atase perdagangan Indonesia di luar negeri, kata David, mendapat target tertentu dari Kementerian Perdagangan dalam mempromosikan produk Indonesia. “Kami belum punya gambaran spesifik soal negara yang tujuan ekspor. Tetapi dari Kementerian (Perdagangan) kami sudah diinformasikan ada beberapa negara yang tertarik menjajaki dan menjadwalkan pertemuan selama pameran,” kata dia.

David mengungkapkan, selama pameran dua unit produk Karoseri Adiputro yakni model Jetbus 3 HDD berbasis Mercedes-Benz-1526 dan Hino Dutro Jetbus 3 Jumbo. Dia menjelaskan, dari produk yang dipamerkan itu mereka akan menawarkan spesifikasi standar dan beberapa spesifikasi opsional yang disesuaikan dengan standar rancang bangun negara bersangkutan.

 Sementara itu, Karoseri Laksana yang tampil untuk kedua kalinya akan membawa serta dua unit bus sedang mereka. Ada All New Tourista yang mewakili bus medium yang banyak diaplikasikan untuk bus pariwisata dan Nucleus yang menjadi model andalan untuk bus kota ukuran sedang.

Berbeda dengan Karoseri Adiputro, Karoseri Laksana sudah memiliki target untuk tujuan ekspor mereka. Selama beberapa tahun ini, mereka sudah memasarkan sedikitnya 200 unit bus ke Fiji, sebuah negara kepulauan di kawasan Pacific. “Kami akan menjajaki pasar di negara-negara seperti Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah dan Afrika,” kata Brand & Marketing Communication Manager, Candra Dewi, kepada haltebus.com.

Karoseri Laksana sudah mengikuti beberapa agenda pertemuan perdagangan yang diadakan Kementerian Perdagangan. Mereka ikut dalam delegasi perdagangan untuk berpameran di Dhaka, Bangladesh 24-26 April lalu. Di bulan yang sama, mereka juga turut serta dalam pertemuan Asia – Africa Forum yang berlangsung di Bali. Menurut Direktur Teknik Karoseri Laksana, Stefan Arman awal Mei lalu mengungkapkan, mereka mempelajari regulasi terkait bus yang berlaku di negara-negara tujuan. “Sebelum ikut pameran di Bangladesh kami mempelajari dulu regulasi di sana seperti apa,” katanya.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Arlinda, Juni lalu mengungkapkan, Bangladesh akan membeli 1.034 uni bus dari Indonesia. Kesepakatan ini terjadi setelah Kementerian Perdagangan berpameran di Dhaka. “Transaksi terbesar dari bus, bus kita dari CV Laksana itu jadi. Kita pameran dibeli oleh mereka. Ada 1.034 bus jadi harga per 1 unit bus sekitar Rp 1,9 miliar. Pokoknya transaksi hampir 179,79 miliar USD atau sekitar Rp 4,3 triliun rupiah," kata Arlinda seperti dikutip dari kumparan.com. (naskah : mai/foto : mai/dok. haltebus.com)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013