Sabtu, 15 Desember 2018 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
SCANIA CATAT REKOR BARU PENJUALAN BUS BERMESIN GAS
 
05 Desember 2018


(Jakarta – haltebus.com) Pabrikan bus asal Swedia, Scania mencatat rekor baru penjualan bus berbahan bakar gas terbesar di pasar global. Selasa, (6/11/18) lalu Scania mengumumkan penjualan 481 unit bus gandeng berbahan bakar gas berstandar emisi Euro 6. “Scania akan menyediakan bus paling bersih dan paling senyap di pasar, untuk pembaruan sistem Bus Rapid Transit (BRT) TransMilenio di Bogota,” begitu pernyataan resmi Scania.

Kota Bogota di Kolombia tengah mengganti bus-bus mereka yang masih berstandar emisi gas buang Euro 2 dan Euro 3 secara bertahap. Pembelian bus berbahan bakar gas berstandar emisi gas buang Euro 6 menjadi langkah penting transisi armada TransMilenio. Scania menyebut pembelian dari TransMilenio ini sebagai lompatan besar secara teknologi. TransMilenio tidak membeli armada berstandar emisi gas buang Euro 5 tetapi langsung memilih Euro 6 yang secara gas buang, diklaim Scania meningkatkan pengurangan karbon pada gas buang sebesar 20 persen.

“Kami sangat senang dengan hasilnya karena ini berarti polusi yang jauh lebih sedikit di Bogotá. Penurunan emisi partikel, nitrogen oksida dan kebisingan akan berkontribusi pada kualitas hidup yang lebih tinggi bagi penduduk Bogotá,” kata Managing Director Scania Kolombia, Juan Carlos Ocampo.

Dalam pengiriman bus gas terbesar dari Scania, pabrikan itu akan menyediakan 179 bus gandeng (articulated) Scania K320 IA 6x/2 bertenaga 320 HP. Sementara masih ada 302 bus gandeng ganda (bi-articulated) Scania F340 HA 8x 2 dengan 340 HP. Kapasitas daya angkut penumpang untuk bus articulated adalah 160 orang. Sedangkan kapasitas bi-articulated mencapai 250 orang penumpang. Keseluruhan bus akan dibuat di karoseri lokal, Busscar.

Jaringan BRT yang dibangun pada awal 1990-an memiliki 12 jalur sepanjang 112 kilometer, dengan catatan 1,7 juta perjalanan penumpang setiap hari. Peremajaan 481 unit bus itu difokuskan untuk enam dari 12 jalur yang ada. Pengadaan dilakukan melalui proses tender. Salah satu operator TransMilenio, SI18 mulai Semester I 2018 akan menyediakan layanan untuk tiga jalur yakni Suba, Calle 80 dan Norte dengan bus-bus baru itu.

Sebelumnya, pada 2015, kota Cartagena di Kolombia juga telah membeli 147 unit bus gandeng jenis articulated dan bus tunggal. Spesifikasi untuk bus articulated sama dengan yang dipesan Bogota, yakni 58 unit bus articulated bertenaga 320 HP dengan kapasitas 160 penumpang. Sementara 89 unit bus sisanya adalah bus tunggal 12-meter, dilengkapi mesin gas bertenaga 280 HP. Cartagena juga menjadi salah satu mitra penting di Amerika Latin dalam pengembangan bus berbahan bakar gas. Pada tahun 2016, bersama Cartagena Scania meluncurkan bus bi-articulated Euro 6 perdana mereka.

Indonesia menjadi salah satu negara yang masuk dalam catatan sejarah bus berbahan gas dari Scania. Pada tahun 2014, Jakarta dipilih menjadi tempat peluncuran perdana bus gandeng berbahan bakar gas untuk pasar global. Sementara itu, di tahun tahun 2015, dua perusahaan bus asal Indonesia juga membeli bus Scania bermesin gas berstandar emisi gas buang Euro 6. PT. Transjakarta memesan 51 bus gandeng (articulated), disusul PT. Mayasari Bakti yang membeli 56 unit bus. Bus yang dipesan PT. Mayasari Bakti sama dengan spesifikasi yang dibeli PT. Transjakarta karena seluruhnya dioperasikan di jaring Bus Rapid Transit (BRT) kota Jakarta yang dikelola PT. Transjakarta.

Sistem BRT di Bogota menjadi contoh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyusun jaringan BRT yang mulai beroperasi sejak tahun 2018. Sejak pertama beroperasi, BRT Transjakarta menjadi salah satu andalan warga kota beraktivitas, baik dari rumah menunju tempat kerja. Sampai akhir menjelang tahun 2018, PT. Transjakarta sudah membukukan catatan 700 ribu lebih penumpang per hari, dari target 1 juta penumpang per hari. (naskah : mai/foto : scania.com/mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013