Selasa, 23 Juli 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
JALAN TOL JAKARTA – SURABAYA DIRESMIKAN
 
21 Desember 2018


(Surabaya – haltebus.com) Presiden Joko Widodo meresmikan Tol Trans Jawa yang menghubungkan Jakarta hingga Surabaya. Peresmian itu ditandai dengan perjalanan Presiden dan rombongan dimulai dari Jombang menuju Kendal. Ada dua titik peresmian di dua provinsi berbeda. Peresmian di Jombang untuk empat ruas tol di Jawa Timur dan Kendal untuk peresmian tiga ruas tol di Jawa Tengah.

“Kita ingin infrastruktur ini memiliki manfaat, lebih memudahkan, lebih murah, lebih cepat, dan masyarakat memiliki alternatif. Silakan mau pakai jalan tol, silakan mau pakai jalan yang lama antar provinsi,” ujar Presiden Joko Widodo dalam sambutannya, Kamis (20/12/18) di Jombang.

Perjalanan Joko Widodo dan sejumlah menteri dalam peresmian jalan tol di penghujung tahun 2018 terasa berbeda. Joko Widodo menaiki bus terbaru dari Perum DAMRI menuju lokasi peresmian dari hotel tempatnya bermalam di Surabaya. Berangkat pukul 7.45, dia didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung Wibowo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Rini Soemarno, Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Bupati Jombang Mundjidah Wahab. Selain rombongan pejabat, ada sejumlah pekerja proyek dan para milenial yang diajak dalam perjalanan itu.

Acara peresmian untuk ruas tol di Jawa Timur dipusatkan di Km 671. Letaknya di batas antara ruas Ngawi-Wilangan dan ruas Kertosono-Mojokerto, sebelum Simpang Susun Bandar, Jombang. Perjalanan rombongan Presiden tak memakan waktu lama, tiba di lokasi pukul 08.57, atau 1 jam 13 menit. Di lokasi peresmian, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna menjelaskan segmen-segmen jalan tol yang diresmikan.

Seluruh ruas yang diresmikan menjadi pamungkas terhubungnya Merak-Surabaya-Pasuruan dan Malang. Adapun ruas yang diresmikan di Jawa Timur adalah jalan tol Ngawi-Kertosono segmen Wilangan-Kertosono 37,9 Km, jalan tol Jombang-Mojokerto seksi Bandar-Kertosono 0,9 Km, jalan tol Gempol-Pasuruan seksi Pasuruan-Grati sepanjang 13,65 Km dan jalan tol Surabaya-Gempol seksi Relokasi Gempol-Porong 6,3 Km.

Joko Widodo menjelaskan, dengan dibukanya jalan tol di Jawa Timur dan Jawa Tengah, maka Jakarta-Surabaya sudah tersambung dan bisa dilalui kendaraan. Tak hanya itu, dia berharap rampungnya jalan tol ini juga memiliki efek terhadap perekonomian, terutama untuk kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus. Menurut Presiden, integrasi antara jalan tol dengan kawasan-kawasan tersebut sangat penting untuk mengundang investasi di Indonesia.

“Ini memang arahnya ke sana dan kalau ada investasi artinya akan membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya. Sehingga integrasi antara jalan tol ini dengan kawasan ekonomi khusus, dengan kawasan industri sangat penting sekali, menjadi sangat efisien sekali, produk-produk akan sangat efisien,” katanya kepada jurnalis selepas acara peresmian.

Di Kendal, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Bupati Kendal Wihaji mendapat giliran ikut mendampingi peresmian. Jalan tol sepanjang 1.150 Km itu melintasi lima provinsi di Jawa, dan direncanakan akan diperpanjang hingga Banyuwangi di masa mendatang. Tiga ruas tol Trans Jawa seksi Jawa Tengah yang diresmikan Presiden adalah jalan tol Semarang-Solo segmen Salatiga-Kartasura, jalan tol Pemalang-Batang segmen Simpang Susun Pemalang-Pasekaran, dan jalan tol Batang-Semarang segmen Pasekaran-Simpang Susun Krapyak dengan panjang total 142 kilometer.



Peresmian yang dilakukan di Jembatan Kalikuto, Kendal itu menjadi penyambung Jakarta-Surabaya dalam rentang jalan tol sepanjang 760 Km. Joko Widodo berharap dengan selesainya pembangunan tol ini, bisa memberikan beragam manfaat bagi masyarakat. (naskah : mai/foto : Laily Rachev/Muchlis Jr-Biro Pers Setpres)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013