Sabtu, 23 Maret 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
MENIKMATI PERJALANAN DI JALAN TOL ALA PRESIDEN JOKO WIDODO
 
21 Desember 2018


(Surabaya – haltebus.com) Presiden Joko Widodo membuktikan janjinya mencoba Jalan Tol Trans Jawa. Cara yang dipilihnya juga berbeda, dia dan rombongan naik bus menyusuri jalan tol mulai dari Surabaya di jawa Timur sampai Kendal di Jawa Tengah sepanjang 370 km. Dia menyatakan, selesainya pembangunan Jalan Tol Trans Jawa ini menjadi momen penting bagi pemerintah dan masyarakat.

“Ini adalah sejarah baru transportasi Indonesia karena sudah tersambung dari Merak sampai ke Grati di Pasuruan, dari Jakarta ke Surabaya,” ujar Presiden di lokasi peresmian, Jembatan Kalikuto Km 383, Jalan Tol Trans Jawa, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (20/12/18).

Perjalanan dimulai dari hotel tempat Presiden Joko Widodo menginap di Jalan Embong Malang, Surabaya pukul 7.45. Titik pertama yang dituju adalah lokasi peresmian ruas jalan tol di Provinsi Jawa Timur, tepatnya di Km. 671, Jombang. Setelah menempuh sekitar 76,9 Km selama 1 jam 13 menit, rombongan yang menaiki bus terbaru dari Perum DAMRI Mercedes-Benz OH-1626, Royal Class tiba di lokasi.

Sepanjang perjalanan menuju Jombang, Joko Widodo dan Iriana terlihat menikmati perjalanan. Saat bus yang ditumpanginya melaju di jalan tol, Joko bertanya kecepatan bus kepada pengemudi. “90 km/jam Pak,” jawab pengemudi yang langsung direspon, “Wah cepet banget,” kata Joko Widodo menimpali.

Usai meresmikan ruas tol di Jawa Timur perjalanan dilanjutkan, masih menggunakan bus. Menempuh jarak 117,5 Km, rombongan beristirahat di areal peristirahatan di ruas Tol Ngawi-Kertosono. Di Km 597 jalan tol Ngawi-Kertosono, di kabupaten Madiun, rombongan mencicipi kuliner lokal seperti nasi pecel Madiun lengkap dengan kerupuk gendar serta ayam goreng.

Di perjalanan menuju Madiun, tak hanya istri tercinta, Iriana, Joko Widodo juga didampingi netizen milenial dan juga pekerja yang ikut membangun jalan tol Trans Jawa. Bersama rombongan ada Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

Seolah tak ingin kalah dengan netizen, Joko Widodo ikut memainkan telepon pintarnya. Apalagi kalo bukan membuat Vlog, video spontan yang singkat yang kerap dilakukan netizen di dunia maya. Joko Widodo menjelaskan makanan khas Madiun yang disajikan sebagai menu makan siang rombongan.

Menurut Joko Widodo, Jalan Tol Trans Jawa membuka peluang dan potensi daerah. Dia berharap dengan dibangunnya jalan tol, mobilitas barang, logistik, maupun orang menjadi lebih cepat, lebih mudah, dan lebih murah. Selain itu, Presiden juga ingin agar jalan tol ini bisa terintegrasi dengan kawasan-kawasan industri, kawasan ekonomi khusus, dan kawasan wisata.



Secara khusus, Joko Widodo berharap kawasan wisata di sepanjang jalan tol bisa berkembang dengan baik. “Wisatawan yang datang juga lebih banyak dan kita harapkan bisa memberikan pertumbuhan ekonomi yang baik kepada daerah-daerah yang dilalui,” katanya.

Pemilihan bus sebagai transportasi juga mengandung arti penting. Selama ini Joko Widodo selalu menekankan pentingnya Jalan Tol Trans Jawa sebagai salah satu bentuk pembangunan infrastruktur yang mendorong konetivitas dalam segala aspek. Sebagai angkutan publik, bus Perum DAMRI yang dipilih rombongan menjadi simbol mobilitas masyarakat bepergian dengan angkutan umum.



Perhatian Joko Widodo terhadap potensi daerah juga ditunjukkan lagi ii Kendal, Jawa Tengah. Di tempat peristirahatan Km 391, dia kembali menyicipi sajian kuliner lokal didampingi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan istrinya, Siti Atiqoh. Di sini dia merasakan kopi hasil produksi Jawa Tengah.

“Rasanya pripun (bagaimana), Pak?” tanya Ganjar Pranowo.

“Enggak kalah dengan brand global. Brand lokal tapi rasanya global,” ujar Joko Widodo.

Di sini, giliran Ganjar Pranowo yang membuat Vlog saat rombongan Joko Widodo bersantai menyicipi kuliner Jawa Tengah. Spontanitas Joko Widodo saat berkunjung di suatu daerah juga dilakukan. Selepas meminum kopi, dia berkeliling melihat kios-kios produk UMKM lainnya, seperti Dapoer Dewek. Tak hanya kuliner, Presiden juga melihat-lihat kios yang menjajakan pakaian batik. Mudah ditebak, orang nomor satu di pemerintahan Indonesia itu menjadi sasaran wefie.

Joko Widodo menempuh cara yang sama, berkampanye untuk menyukseskan Asian Games dan Asian Para Games 2018 lalu, untuk mempopulerkan Jalan Tol Trans Jawa yang baru saja diresmikannya. Dia terjun langsung ke lapangan, menikmati perjalanannya dan bertemu dengan orang-orang yang diharapkannya bisa meningkatkan potensi di daerah.



Peresmian Jalan Tol Trans Jawa dan salah satu harapan Joko Widodo disektor wisata, agar daerah-daerah bisa mengembangkan potensi wisatanya adalah salah satu peluang yang bisa dimanfaatkan pengusaha bus. Apalagi, saat meresmikan Jalan Tol Trans Jawa, Joko Widodo langsung mencontohkannya dengan menikmati perjalanan bersama rombongan dengan naik bus. (naskah : mai/foto : Laily Rachev/Muchlis Jr-Biro Pers Setpres)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013