Selasa, 23 Juli 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
KOMPETISI PENGEMUDI, UNTUK KESELAMATAN DAN KEAWETAN KENDARAAN
 
07 Maret 2019


(Jakarta – haltebus.com) Hino menggelar kampanye keselamatan dengan Hino Safety Driving Competition di Bandung, Kamis (21/2/19). Bandung adalah kota ke-22 yang menjadi ajang kompetisi menguji kemampuan pengemudi Hino di Indonesia. “Teknik mengoperasikan bus yang baik dan benar akan membuat berkendara jadi lebih aman dan nyaman bagi penumpang,” kata Direktur Penjualan dan Promosi PT. Hino Motors Sales Indonesia, Santiko Wardoyo saat membuka kompetisi.

Menurut Santiko, Hino menaruh perhatian terhadap keselamatan berlalu-lintas di jalan raya. Mengemudikan kendaraan berdimensi besar, seperti bus dan truk, membutuhkan kemampuan agar perjalanan membawa penumpang dan barang bisa selamat sampai tujuan. Khusus untuk kendaraan penumpang seperti bus, perjalanan juga bisa menjadi aman dan nyaman.

Hino Safety Driving Competition di Bandung membuka kompetisi untuk pengemudi bus secara khsus karena moda transportasi bus masih menjadi pilihan masyarakat di Jawa Barat. Pengemudi bus yang menjadi target peserta, diharapkan memahami pentingnya aspek keselamatan, mulai dari pengecekan rutin hingga menjalankan tugas mengantarkan penumpang dengan selamat.

“Dengan adanya pelatihan Hino Safety Driving bagi para pengemudi bus dan truk ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dalam berkendara di jalan, sehingga mencegah kecelakaan bus atau truk di jalan,” kata Presiden Direktur PT. HMSI Hiroo Kayanoki menambahkan.

Dalam pandangan Hino, pengemudi menjadi ujung tombak operasional bus. Kesiapan operasional bukan hanya tanggungjawab perusahaan, baik staf pemeliharaan maupun tim operasional perusahaan, tetapi juga pengemudi. Pengecekan rutin, menurut Santiko, bisa mengantisipasi gangguan teknis kendaraan di perjalanan. Karena itu, Hino menilai pengecekan dan persiapan armada bus perlu menjadi prosedur standar operasi yang harus dijalankan pengemudi bus agar kemungkinan kerusakan bisa terdeteksi lebih awal.

Salah satu yang juga menjadi perhatian dari PT. HMSI adalah teknik mengemudikan bus Hino. Menurut Santiko, gaya mengemudi yang tidak tepat bisa berdampak ke beberapa hal, seperti usia pakai kendaraan menjadi lebih singkat karena bus cepat rusak, boros bahan bakar hingga resiko kecelakaan. “Bagi pengusaha bus sendiri, usia pakai kendaraan jadi lebih panjang dan masa pakai suku cadang juga bisa dimaksimalkan,” ujar Santiko menegaskan.

Dalam keterangan tertulisnya, Hino menyebutkan, kompetisi dan edukasi ini dikemas dalam konsep yang menyenangkan. Materi utama, di antaranya materi dan teori terkait berkendara yang sesuai dengan peraturan lalu lintas. Selain itu, para peserta juga mengikuti kegiatan praktek di lapangan. Di hari pertama ada 100 pengemudi bus dan truk ikut tes. Peserta di tes tertulis mengenai keselamatan berkendara seperti daily inspection, proper driving, economical driving, safety driving, dan tanda rambu – rambu lalu lintas.

Setelah itu 10 pengemudi terbaik dari kategori bus dan 10 pengemudi kategori truk. Di hari kedua, sejumlah tes seperti inspection test dan skill test berupa zig – zag maju dan mundur serta reverse parking digelar di stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Khusus bagi peserta pengemudi bus terdapat tet tambahan berupa eco driving test yakni teknik mengemudi bus yang ekonomis agar saat melaju, bus jadi lebih hemat dalam konsumsi bahan bakar.

Ada dua kategori kompetisi untuk pengemudi bus, cara mengemudikan bus yang ekonomis dan kemampuan mengemudikan bus. Di kelompok pertama terpilih Toupik Hidayat dari PT. Karunia Bakti Utama, Kiki Perkasa Alam dari Pakar Utama 8 dan Asep Sungkawa dari PT. Cakranusa Sejahtera menjadi yang terbaik. Sementara di kelompok kedua, terpilih Caca Rohmana dari PT. Suryaputra Adipradana, Kiki Perkasa Alam dari Pakar Utama 8 dan Budi dari PT. Dua Mutiara Harum.

Hino berharap setelah kompetisi, setiap pengemudi bus dapat menguasai teknik mengemudi yang baik. Hino menyebutnya teknik properly driving, teknik mengemudi yang tepat dan benar sesuai petunjuk teknis dari pabrikan Hino. Kedua, safety driving yaitu teknik mengemudi bus yang memperhatian ketentuan dan rambu di jalan raya untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Karena banyak kecelakaan disebabkan oleh faktor kelalaian pengendara yang abai terhadap kesiapan armada, hingga faktor keteledoran pengendara dalam menjalankan kendaraannya dan tidak mematuhi rambu lalu lintas. (naskah : mai/foto : Hino Indonesia)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013