Jumat, 24 Mei 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
PRO MOTOR MULAI MENGGAET PELANGGAN
 
13 Maret 2019


(Tangerang Selatan – haltebus.com) Memasuki bulan ketiga tahun 2019, PT. Panji Rama Otomotif (Pro) Motor mulai mendekati pelanggan. Dealer pertama Mercedes-Benz yang berada di bawah struktur PT. Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) memperkenalkan diri kepada pelanggannya. “Hari ini kami bersyukur dan senang bapak-ibu sekalian bisa hadir di sini. Ada customer lama kami yang dating dari jauh, dari Medan, terima kasih. Ada ALS, saya kenal pak Sati Lubis sudah lama sekarang sudah berganti generasi,” kata Presiden Direktur PT. PRO Motor, Jongkie D. Soegiarto di acara temu pelanggan di BSD City, Tangerang Selatan, Rabu (6/2/19).

Jongkie sengaja ingin hadir menemui pelanggan kendaraan niaga, khususnya bus. Sebagai dealer pertama terlengkap untuk kendaraan niaga Mercedes-Benz, menurut Jongkie, PRO Motor sangat perlu mendengar beragam masukan dari pelanggan. Dia mengungkapkan, kendaraan niaga memiliki karakter berbeda dengan kendaraan penumpang. Jika kendaraan penumpang seperti sedan, bisa menjadi kendaraan pribadi yang terkadang seperti benda koleksi, kerap disimpan, sementara kendaraan niaga menjadi alat produksi untuk menghasilkan uang.

Menurut Jongkie, PRO Motor punya target, agar kendaraan niaga Mercedes-Benz yang mereka pasarkan beroperasi tanpa henti sesuai kebutuhan pelanggan. Waktu tunggu (downtime) akibat perbaikan kendaraan harus ditiadakan. Dia menargetkan zero downtime untuk semua produk kendaraan Mercedes-Benz yang dipasarkan PT. PRO Motor. “Kendaraan komersial biasa bekerja 24 jam, kalo bisa 26 jam mungkin beroperasi 26 jam untuk cari uang,” ujarnya diiringi senyum lebarnya yang khas.



Masukan pelanggan, menurut Jongkie, sangat penting bagi mereka untuk melayani pelanggan agar armada busnya bisa terus beroperasi. Dalam pandangan Jongkie, masukan dari pelanggan atas kekurangan pelayanan mereka menjadi tolok ukur untuk selalu memperbaiki dan meningkatkan pelayanan.

Bengkel PT. PRO Motor cukup siap menerima bus-bus pelanggan. Ada empat area servis untuk jenis pekerjaan yang berbeda. semua jenis bus, mulai bus medium hingga bus double-decker bisa diperbaiki di dalam bengkel. Model pelayanan juga tak jauh berbeda dengan pelanggan sedan, bahkan lebih.

After Sales Manager PT. PRO Motor, Indarto menjelaskan di bengkel mereka tersedia fasilitas ruang tunggu yang memadai. Ruang tunggu untuk pengemudi kendaraan komersial Mercedes-Benz, lanjut dia, disiapkan tidak hanya sekedar menunggu dalam hitungan jam, tetapi juga disediakan kamar tempat menginap. Menurut dia, ada dapur, ruang tamu, ruang bebas merokok serta hiburan televisi. “Setiap pengemudi yang menunggu reparasi kendaraan, kami sediakan makan siang,” katanya.


Indarto menjelaskan fasilitas ini langsung di hadapan pelanggannya yang hadir dalam pertemuan antara pelanggan dan PT. PRO Motor. Dalam kesempatan itu pelanggan dari Medan, Mahyudin Effendy dari PT. Putra Pelagi Perkasa dan Indra Lubis dari PT. Antar Lintas Sumatera hadir sebagai tamu terjauh. Ada pula Nike Harvani dari PO. AKAS NNR, Probolinggo, serta tidak ketinggalan beberapa perusahaan bus lain yang banyak bergerak di bidang wisata.

Manager Sales PT. PRO Motor, Ilvania Lokollo menjelaskan, delaer mereka menjadi dealer bus Mercedes-Benz yang memiliki fasilitas lengkap dengan standard PT. DCVI. Selain ada divisi penjualan dan layanan purna jual, ada juga divisi suku cadang dan divisi khusus yang melayani pelanggan di lapangan. Semua divisi itu, kata dia, bekerja di gedung tersendiri yang terpisah dari layanan kendaraan sedan Mercedes-Benz. “Mohon kami dibantu mencapai apa yang diharapkan pak Jongkie, masukan dari bapak-ibu sekalian akan sangat membantu kami memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.


PT. PRO Motor memang tergolong baru dari sisi penjualan kendaraan niaga. Namun pengalaman dalam penjualan kendaraan sedan Mercedes-Benz sudah dimulai sejak 1997, dan menjadi delaer yang terlengkap. Mereka memiliki divisi perbaikan bodi untuk kendaraan sedan Mercedes-Benz. Pengalaman itu juga dilengkapi lagi dengan perusahaan yang masih satu grup, yakni PT. Citrakarya Pranata yang sudah memiliki pengalaman di layanan kendaraan niaga.

Dalam peresmian tahun 2018 lalu, Jongkie D. Soegiarto mengemukakan, meski masih satu grup dengan PT. Citrakarya Pranata, PT. PRO Motor sama sekali terpisah. Secara operasional, lanjut dia, PT. PRO Motor yang membawahi kendaraan komersial memiliki manajemen sendiri. Dia mengungkapkan, karena wilayah kerja PT. Citrakarya Pranata yang bertambah, PT. PRO Motor akan berbagi tugas untuk melayani pelanggan Mercedes-Benz. “PT. Citrakarya Pranata beroperasi di Jawa Barat bagian timur, Jawa Barat ini kan luas ya. Sementara PT. PRO Motor melingkupi Jakarta, Banten, juga tidak menutup kemungkinan hingga ke Sumatera,” kata Jongkie saat itu. (naskah : mai/foto : mai)m
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013