Jumat, 20 September 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
KELAS BARU LAYANAN BUS REGULER : SUITE CLASS YANG MEWAH
 
21 Agustus 2019


(Serpong – haltebus.com) Karoseri Laksana mulai mengukuhkan posisinya sebagai pelopor kelas baru untuk layanan bus reguler. Jumat (19/7/19) di Gaikindo Indonesia International Auto Show 2019, karoseri ini memperkenalkan bus terbaru mereka, Laksana Legacy Sky SR2 Suite Class dalam versi HD Prime. “Ini adalah kolaborasi ide customer, (ini) adalah sebuah produk yang menjawab era jalan tol di Indonesia, juga produk yang mengedepankan kenyamanan,” ujar Direktur Teknik Karoseri Laksana, Stefan Arman saat memperkenalkan varian bus terbarunya.

Menurut Stefan, setelah melalui berbagai tahapan dalam memperbaiki kualitas produknya, Karoseri Laksana memulai menjajaki tahapan baru inovasi produk. Kelas layanan bus menjadi sangat menarik di era perkembangan infrastruktur di Indonesia. Setelah beberapa inovasi dilakukan, seperti uji guling dan mulai memperkenalkan bus double-decker di tahun 2018, lanjut dia, tahun ini Karoseri Laksana membuat inovasi yang berbeda.

Berbasis Hino RN 285 versi terbaru yang cocok dengan karakter jalan tol yang panjang, Legacy Sky SR2 Suite Class versi HD Prime ini terlihat unik di bagian luarnya. Dari sisi depan dan belakang tidak ada perbedaan menyolok dengan bus Legacy Sky SR2 HD Prime pada umumnya. Tetapi di sisi samping terlihatlah dua baris ruang penumpang. “Di era sekarang (penumpang) lebih mengedepankan privasi,” kata Stefan soal bus ini.



Apa yang dimaksud dengan privasi? Bus varian Suite Class versi HD Prime ini memiliki 21 ruang untuk penumpang. Posisinya mirip kamar yang bisa ditutupi gordyn di setiap ruangnya untuk menjaga privasi penumpang seperti yang disampaikan Stefan. Di setiap ruang itu, simbol kemewahan bus bisa kita lihat.

Supervisor Research & Development Karoseri Laksana, Luthfan Satya menjelaskan rincian fasilitas yang mereka siapkan. Menurut dia, ruang penumpang dibuat tersendiri, tidak bercampur dengan penumpang lain. Kursi yang disiapkan bisa direbahkan hingga 150º, tidak rebah 180º sesuai aturan Kementerian Perhubungan. “Ada AVOD, USB charger, lampu baca di setiap tempat penumpang,” katanya.









Menurut Luthfan, ada dua kelas yang menjadi standar Suite Class. Empat kabin penumpang di bagian terdepan disebut VIP Suite Class. Sementara sisanya, 17 kabin penumpang hanya disebut Suite Class. Apa perbedaannya? Di kelas VIP Suite Class menggunakan bahan kulit genuine untuk pelapis kursinya dan dilengkapi monitor layar datar untuk AVOD selebar 24 inch. Sementara untuk Suite Class masih menggunakan bahan sintetis untuk pelapis kursinya dan layar AVOD hanya 10 inch.

Kamuflase dua tingkat yang dilihat dari sisi luar kendaraan, sesungguhnya cermin dari bagian dalam bus. Ada dua tingkat di sisi kiri dan kanan untuk kabin penumpang. Di ruang setinggi 1,9 meter, Luthfan dan timnya yang bertanggungjawab pada interior menyiapkan desain yang memudahkan penumpang masih ke masing-masing ruang. “(Untuk) bagian atas dan bawah. Kami memikirkan penumpang naik dan turun dengan mudah tanpa tangga dengan memperhatikan estetika,” ujarnya menjelaskan pijakan kaki yang tersedia di setiap ruang.



Desain yang unik dan tergolong baru dari Karoseri Laksana ini mengundang banyak komentar dari kalangan pengusaha bus maupun masyarakat. Tidak sedikit pengusaha bus yang mengungkapkan bagaimana operasional bus, baik dari sisi tarif maupun jurusan yang dituju. Sementara pengunjung Pameran GIIAS terlihat antusias. Ada yang berfoto di dalam kabin, bahkan ada berlama-lama mencoba merasakannya, tidak sedikit yang berkomentar, “Nanti kalau sudah jalan mau coba deh.”

Direktur PT. Sinar Jaya Megah Langgeng, Teddy K. Rusli, pemilik bus pertama Suite Class, belum mau mengungkapkan rencana pengoperasian bus. Dia menyatakan, sampai saat ini masih dipersiapkan rute dan tariff yang sesuai. “Bagusnya untuk rute mana ya? Ada saran,” katanya sambil tersenyum.








Teddy mengaku, perkembangan jalan tol yang dibangun pemerintah cukup terasa dampaknya. Saat PO. Sinar Jaya mencoba membuka rute Jakarta – Surabaya, lanjut dia, sambutannya cukup positif. Karena itu, dia mengungkapkan, tidak ada salahnya jika PO. Sinar Jaya mencoba membuat bus dengan layanan khusus terbaru ini.

Terobosan Karoseri Laksana ini membawa angin segar untuk dunia transportasi bus di Indonesia. Menurut Direktur Utama Karoseri Laksana, Iwan Arman, semakin beragam model bus yang ditawarkan, masyarakat yang akan diuntungkan. “Biarlah kita berkompetisi, sekarang kita berkompetisi yang sehat, model bus mulai banyak dan masyarakat tinggal memilih,” katanya. (naskah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013