Sabtu, 20 Juli 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
SKYLANDER, BUS BERWAJAH TRANSFORMER DARI MAGELANG
 
17 April 2019


(Jakarta – haltebus.com) Bus berbodi jangkung dengan balutan warna merah di booth Karoseri New Armada banyak menarik perhatian pengunjung Busworld South East Asia, 20-22 Maret 2019 lalu. Tampilan bus yang diberi nama Skylander itu terasa segar. Sejumlah perubahan tampilan luar menjadi salah satu daya tarik terbesar. “Kami mengubah tampilan depan dan belakang Highlander,” ujar Manager Produksi Khusus, Karoseri New Armada, Indra Gunawan, kepada haltebus.com, Selasa (26/3/19).

Highlander yang dimaksud Indra adalah model bus tingkat (double-decker) lansiran Karoseri New Armada yang sudah sejak tahun 2016 lalu diperkenalkan. Saat pertama diluncurkan, delapan unit bus Highlander diborong untuk bus wisata yang dihibahkan PT. Agung Sedayu Grup ke Provinsi DKI Jakarta dan dioperasikan PT. Transjakarta. Sebelumnya ada pula bus tingkat Paradise yang juga beredar di Jakarta, sumbangan dari PT. Sumber Alfaria Trijaya juga dioperasikan PT. Transjakarta.

Sebetulnya Highlander pernah mengalami penyegaran tampilan dari versi pertamanya. PT. Ariang Transport, yang lebih dikenal dengan PO. Primadona, tahun lalu sempat merasakan penyegaran Highlander. Tampilannya berubah total dari Highlander versi pertama, baik dari tampak depan maupun belakang. Bus PO. Primadona terlihat menarik dan berbeda dari bus-bus double-decker yang beredar di Indonesia.



Meski tergolong baru menyegarkan tampilan, namun Karoseri New Armada punya pertimbangan lain. Salah satunya karena ingin meramaikan Busworld South East Asia dan ingin menunjukkan kemampuan Indonesia dalam membangun bus berkualitas, Karoseri New Armada kembali mengubah tampilan Highlander dan mengubah namanya dengan Skylander.

“Kami ganti semua asesorisnya, lampu depan, lampu belakang, pokoknya berbeda. Busworld itu bisa menjadi jendela kita untuk menunjukkan kemampuan produk bus Indonesia,” kata Direktur Marketing & Sales PT. Mekar Armada Jaya, Sommy Lumadjeng keapada haltebus.com dalam dua kesempatan berbeda.

Pernyataan Sommy diamini oleh Indra Gunawan. Kompetisi yang cukup ketat antar karoseri pembuat bus di Indonesia belakangan ini, mau tak mau, membuat setiap karoseri berlomba-lomba menampilkan inovasi dan kreasi mereka. Di Karoseri New Armada, semua model terbaru dipersiapkan di bagian Produksi Khusus.

Konsep Skylander tidak jauh berbeda dengan bus-bus double-decker sebelumnya, yakni dari sisi tampilan terlihat elegan, maskulin dan nyaman. Apa saja yang dirombak oleh tim desainer Karoseri New Armada? haltebus.com sempat terkejut saat melihat lampu depan Skylander. Lampu depan yang tidak biasa ditemukan pada model-model bus di Indonesia.

Ada bagian lampu yang mengarah ke bawah yang menyatu dengan lampu utama. Jika diperhatikan betul, lampu utama seperti lampu yang dibalik dan disatukan dengan lampu yang sepadan. Dalam beberapa kesempatan, Sommy pernah mengungkapkan, beberapa model lampu busnya dipesan khusus. “Saya biasanya pilih-pilih lampu supaya tampilan bus kelihatan macho. Nanti coba dilihat ya,” ujar Sommy kala itu sebelum Busworld South East Asia digelar.

Indra tak kalah bersemangat. Menurut dia, kompetisi antar karoseri dalam menghasilkan produk bus memacu mereka membuat produk yang tak biasa. “Model (bus) sekarang kan rata-rata anti mainstream (arus besar). (Lampu depan) itu dua pieces, yang atas lampu H and L beam dan bawah (itu) lampu foglamp. Disusun seperti itu karena pertimbangan design aja. Kami memperhatikan lampu belakang juga,” kata Indra menjelaskan posisi lampu yang menghasilkan tampilan seperti autobot di film Transformer.

Di bagian belakang, hanya dengan mengubah lampu dan alur bodi, tampilan Skylander tak kalah menyegarkan. Dua lampu mungil, untuk ukuran bus, dijadikan satu dan disusun bertumpuk menghasilkan wajah belakang yang berbeda. Kesan robotik juga diperkuat dengan desain bumper berkontur yang dipadukan dengan lampu dan knalpot empat lubang. Di bagian kisi-kisi mesin dan ruang kompartemen AC juga dibuat futuristik. Sebagai pemanis tampilan keseluruhan, tim desainer Karoseri New Armada menyematkan asesoris samping yang khas. Terlihat seperti cambang yang melengkung mengikuti kontur kaca dan bodi bus yang menimbulkan kesan kekar.



Bagaimana kabin Skylander? Desain kabin tak jauh berbeda dengan bus Highlander yang dipesan PO. Primadona. Bus Scania K410IB/6x2*4 ini diperbaharui desain kabinnya dari desain sebelumnya. Di bagian bawa ada dua ruang yang dibuat sebagai kursi yang bisa untuk rebahan/tidur. Satu di sisi kiri dan satu di sisi kanan, tepat dibelakang kabin pengemudi. Letaknya di atas roda depan kiri dan kanan. Di setiap ruang ini ada hiburan lewat layar datar, selain film ada pula lagu-lagu dari berbagai genre musik.

Masih di kabin bawah, ada enam kursi yang didesain cukup mewah. Berbalut bahan fabric berwarna coklat kopi susu, kursi lebar ini terasa nyaman diduduki. Sandaran kaki menambah tidur di kursi ini menjanjikan terlelap sampai tujuan. Di belakang kabin penumpang bawah tidak ada toilet. Sebagai gantinya ada ruang yang luas untuk bagasi dan ada pula lemari pendingin serta alat pembuat kopi. Penumpang di bagian bawah dimanjakan kenyamanan khas Sulawesi Selatan yang selalu memperhatikan penumpangnya.

Di bagian atas juga tak kalah mewahnya. Hanya ada 32 kursi di ruang kabin atas di dalam bus yang memiliki panjang 13,5 meter dan lebar 2,5 meter itu. Kursi di bagian atas menggunakan bahan fabric seperti beludru yang lembut. Busa yang tebal baik di kursi maupun sandaran kaki membuat badan terasa tenggelam. Kursi yang diproduksi Rimba Kencana, Malang, juga dilengkapi dengan port USB untuk pengisi daya telepon seluler.

 









Anti mainstream menjadi pilihan kata Indra untuk menggambarkan tampilan terbaru dari bus double-decker Karoseri New Armada. Memang terlihat berbeda dari yang ada. Bus bertinggi 4,1 meter itu menjadi pilihan PO. Primadona yang memiliki konsep layanan yang harus berbeda dari perusahaan bus lain. Bersama perusahaan ini pula, Karoseri New Armada menorehkan sejarah sebagai bus double-decker pertama di Sulawesi. (naskah : mai/foto-foto : mai/dok. Karoseri New Armada)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013