Selasa, 23 Juli 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
SELALU IKUTI TREN, KUNCI PO. NPM BERTAHAN SEJAK 1937
 
30 April 2019


(Jakarta – haltebus.com) Lebih dari dua pekan terakhir PO. Naikilah Perusahaan Minang (NPM) sibuk mempersiapkan 10 armada bus terbaru mereka, Mercedes-Benz OH-1526 berbodi Legacy Sky SR2 HD Prime dari Karoseri Laksana. Bus yang sudah selesai dikerjakan pada akhir Januari lalu bersiap beroperasi untuk rute Padang – Dumai dan Padang – Pekanbaru pada akhir pekan lalu.

Bus-bus ini adalah bagian dari peremajaan bus PO. NPM yang sudah sejak setahun lalu dilakukan secara bertahap. “Kami meremajakan bus-bus kami. Tidak mudah di tengah persaingan antar moda dan juga kompetisi dengan sesame perusahaan bus,” kata Direktur PO. NPM, Angga V. Chairul saat dihubungi haltebus.com, Senin (30/4/19).

Selama dua tahun terakhir, NPM Grup yang terdiri dari PO. NPM dan PO. Vircansa mulai berbenah untuk menambah dan meremajakan armadanya. Secara bertahap, PO. Vircansa yang menjadi ujung tombak layanan wisata diremajakan dan sedikit bertambah. Semester pertama tahun 2017, enam unit bus Mercedes-Benz OH-1526 bergabung, mengakhiri masa tugas armada bus retrofit. Paruh kedua 2018, giliran PO. NPM meremajakan 10 unit armadanya.

Tidak mudah untuk bus antar pulau seperti PO. NPM bertahan di tengah kompetisi yang ketat. Di satu sisi jumlah penumpang tergerus oleh angkutan udara, di sisi lain masih harus bersaing dengan perusahaan bus lain. Tidak sedikit pula perusahaan bus di Sumatera yang melayani rute antar pulau ke Pulau Jawa harus menutup operasionalnya. “Alhamdulillah memasuki tahun 2019, kami melihat peluang. Selain karena tiket pesawat yang sedang naik, ada pula pelanggan kami yang loyal,” kata Angga.

PO. NPM membuat strategi baru dengan menambah usaha di jasa transportasi wisata. Perlahan-lahan PO. Vircansa mendapat kepercayaan masyarakat Sumatera Barat. Seiring dengan itu, perbaikan layanan juga dilakukan oleh PO. NPM. Sejak akhir Desember lalu, Angga mulai menggandeng penyedia layanan penjualan tiket via internet.









Kemudahan menjangkau tiket PO. NPM itu diiringi dengan kehadiran armada bus yang cukup mewah. Legacy Sky SR2 HD Prime, teruji bisa menarik perhatian masyarakat Sumatera Barat. Setidaknya hal ini yang dirasakan oleh PO. Vircansa. Kini, giliran PO. NPM yang menghadirkan bus eksekutif untuk meningkatkan layanannya.

Standar interior pada 10 unit bus yang menjadi bagian peremajaan ini mengikuti standar bus eksekutif di Pulau Jawa. Selain pendingin ruangan, ada pengisi daya listrik dan sandaran kaki di setiap kursi. Jarak antar bangku relatif lega dengan kapasitas angkut mencapai 32 kursi. Tersedia perlengkapan pula hiburan audio visual yang siap menemani perjalanan pelanggan PO. NPM. “Kami sengaja tidak menyediakan toilet, sesuai dengan keinginan pelanggan,” kata Angga.


Angga mengakui pihaknya terlambat dalam meremajakan armada. Ada banyak pertimbangan, di antaranya mencari strategi yang pas, memastikan peluang di tengah situasi bisnis transportasi darat yang kurang menguntungkan. Dia mengungkapkan, tidak mudah menjalankan roda bisnis yang sudah berputar sejak 1937, karena itu dia lebih memilih berhati-hati demi menjaga salah satu perusahaan bus yang cukup tua di Sumatera ini.

Rencananya, selain 10 unit bus Mercedes-Benz OH-1526 yang siap dioperasikan itu, lanjut Angga, masih ada rencana peremajaan di tahun 2019. Angga masih belum mau merinci rencana peremajaan itu. “Nanti akan kami umumkan ke masyarakat sekiranya sudah siap. Yang jelas sekarang ini momen kami meremajakan armada mengikuti tren yang ada. Seperti apa? Nanti kita lihat ya,” ujar Angga memancing rasa penasaran.









Menurut Angga, salah satu cara agar perusahaan bus bisa bertahan adalah inovasi dan peningkatan pelayanan. Meskipun terasa perlahan, kata dia, satu dua cara ditempun PO. NPM agar menemukan langkah yang pas. Salah satu yang dicatat haltebus.com adalah penjajakan PO. NPM dengan armada Mercedes-Benz O 500 R-1836. Setidaknya dengan memiliki armada dengan kapasitas 360 HP dan 18 Ton, Angga bisa memperhitungkan, strategi di masa mendatang.

Jika diperhatikan, PO. NPM termasuk salah satu perusahaan di Sumatera, khususnya di Sumatera Barat yang setia dengan pabrikan Mercedes-Benz. Selama lebih dari 30 tahun, mereka menggunakan beragam chassis bus Mercedes-Benz. Walaupun beberapa tahun lalu sempat mencoba bus asal China, namun akhirnya cinta itu berlabuh kembali ke pabrikan asal Jerman ini. Bahkan, PO. NPM tercatat sebagai pembeli terbanyak di Sumatera Barat selama kurun waktu dua tahun terakhir. Semoga perkawinan ini bisa awet,” ujar Angga kepada Marketing Director PT. Daimler Commercial Vehicles Indonesia. (naskah : mai/foto : dok. Mercedes-Benz)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013