Kamis, 14 November 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
STRATEGI GLOBAL MERCEDES-BENZ MULAI TERASA DI INDONESIA
 
28 April 2019


(Jakarta – haltebus.com) Setelah sempat vakum paska krisis keuangan yang melanda Indonesia akhir 1990 dan awal 2000, pabrikan bus Mercedes-Benz mulai unjuk gigi. Perlahan namun pasti, strategi global bus Mercedes-Benz mulai terlihat. Setelah mengukuhkan PT. Daimler Commercial Vehicles Indonesia di akhir tahun 2017, di semester pertama 2019, Mercedes-Benz mengikuti Pameran Busworld South East Asia, 20-22 Maret 2019. Pameran ini menjadi awal Mercedes-Benz mengumumkan pembaharuan di semua lini kendaraan niaga mereka.

“Sebagai satu-satunya brand premium dengan pengalaman dan nilai yang kuat dalam mengembangkan kendaraan pribadi, vans, bus, dan truk, Mercedes-Benz telah menggunakan seluruh kemampuan untuk terus menciptakan benchmark baru bagi solusi transportasi yang terkait dengan bus, untuk menjawab kebutuhan pelanggan dan para penumpang,” Vice President of Sales, Marketing and CSP Mercedes-Benz Commercial Vehicles – South East Asia, Christoph Stemmer saat memperkenalkan Mercedes-Benz OF 917 salah satu produk unggulan di Indonesia, Rabu (20/3/19).

Dalam sambutannya, Stemmer menegaskan, Mercedes-Benz berfokus pada kebutuhan penumpang dan pelanggannya. Dia tidak hanya datang sendiri ke Jakarta, beberapa staf menengah, dari kantor regional di Singapura, yang bertanggungjawab pada pemasaran di kawasan Asia Tenggara juga hadir selama Busworld South East Asia berlangsung.



“Dengan kemajuan infrastruktur jalan raya di Indonesia, kami sangat bangga melihat bus Mercedes-Benz bisa dapat beroperasi maksimal, tidak hanya sebagai moda transportasi, melainkan solusi bagi konektivitas dan mobilitas masyarakat,” kata Stemmer lagi.

Konsep baru pameran pun ditonjolkan oleh PT. DCVI. Pengunjung Busworld South East Asia diajak mengenal langsung Bus Mercedes-Benz tidak hanya secara utuh tetapi juga dalam bentuk chassis. Dari empat bus yang ditampilkan, hanya satu yang berbentuk chassis. Namun, kehadiran chassis pada tiga bus lainnya tidak ketinggalan, walau hanya sebatas stiker.









Posisi stiker yang berada pada posisi chassis yang mendekati sesungguhnya itu cukup menarik dilihat. Ada beberapa keterangan yang memudahkan pengunjung memahami informasi tentang chassis bus Mercedes-Benz yang ditempelkan di sisi kiri bus. Ada bus Mercedes-Benz OF 1623 RF, bus Mercedes-Benz O500RS 1836 dan bus Mercedes-Benz OF 917. Penjelasan yang komprehensif dalam pameran Busworld South East Asia menunjukkan keseriusan PT. DCVI yang tahun ini mengedepankan jargon The Standard for Buses sebagai motto mereka sebagai pijakan baru mengukuhkan diri di pasar bus Indonesia.

Salah satu Strategi Global Daimler salah satu produsen kendaraan niaga dunia, tempat Mercedes-Benz bernaung, adalah mengukuhkan diri di pasar-pasar tradisional mereka. Selain menawarkan chassis bus yang cocok dengan kondisi di setempat, keunggulan teknologi dan jaringan yang luas menjadi nilai tambah yang menjadi pendekatan memperluas pasar.



Marketing Director, PT. DCVI Jung Woo Park mengungkapkan, mereka ingin memahami kebutuhan pasar di Indonesia. Orientasi pada pelanggan adalah cara terbaik dalam membangun sebuah bus yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Karena itu, lanjut dia, Mercedes-Benz mendengarkan dan memahami masukan para pelanggan serta bekerjasama dengan mereka,

“Mercedes-Benz selalu berupaya untuk menghadirkan produk yang memberikan pengalaman terbaik bagi para penumpang, serta serta menjadi investasi bagi para pelanggan. Mercedes-Benz OF 917 generasi terbaru merupakan bukti akan betapa pentingnya memerhatikan setiap aspek dalam membangun produk yang terbaik, termasuk mendengarkan dengan seksama masukan pelanggan,” kata Park menegaskan.









Dia mengungkapkan, PT. DCVI menjamin kelangsungan operasional dan memastikan efisiensi seluruh kendaraan niaga Mercedes-Benz. Selain memperkenalkan jaringan dealer yang juga bertambah ada pula FleetBoard Indonesia yang menjadi salah satu cara memantau operasional kendaraan yang efisien. Park menjelaskan, sepanjang tahun 2018, ada lima dealer baru yang melayani kendaraan niaga Mercedes-Benz yang telah dibuka di Jawa, Sulawesi dan Kalimantan.

Mercedes-Benz yang sudah hadir di Indonesia sejak tahun 1971, memiliki sejarah yang panjang. Walaupun merek ini identik dengan bus yang aman dan nyaman. Gempuran kompetitor dari pabrikan Eropa lainnya tak terelakkan menggerus persepsi tentang bus yang nyaman. Pengalaman panjang pula yang membuat Mercedes-Benz menerapkan strategi dengan produk yang lengkap di berbagai kelas untuk kebutuhan bus.

Ada bus medium (9 meter) dan medium large (10 meter) dengan Mercedes-Benz OF 917, bus besar di kelas 15 Ton (Mercedes-Benz OH 1526) dan kelas 16 Ton (Mercedes-Benz OH 1626 dengan space rame dan suspensi udara), bus besar di kelas 18 Ton (Mercedes-Benz OC500RS 1836) dan 24 Ton (Mercedes-Benz OC500RF 2542). (naskah : mai/foto : mai/PT. DCVI)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013