Selasa, 16 Juli 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
GIIAS MULAI MELIRIK INDUSTRI BUS
 
25 Juni 2019


(Jakarta – haltebus.com) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) dan Seven Event mulai lirik industri bus di Indonesia. Dalam Pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) ada peluang porsi kendaraan komersial dikembangkan. “Kami melihat potensi perkembangan industri bus di Indonesia di masa mendatang. Kami berharap industri karoseri di Indonesia bisa ikut berpameran. Selama ini peserta dari karoseri itu-itu saja,” kata Presiden Direktur Seven Event, Romi kepada haltebus.com, Selasa (14/05/19) di Jakarta.

GAIKINDO dan Seven menggelar konferensi pers persiapan menyambut GIIAS 2019 yang berlangsung pada 18 – 28 Juli 2019 mendatang. Namun dalam konferensi pers kali ini ada yang berbeda. Secara khusus presentasi persiapan GIIAS 2019 yang disampaikan oleh Project Director Seven Event yang menangani GIIAS 2019, Agus Riyadi, menyebut tiga karoseri yang akan menjadi peserta. Ada karoseri Adiputro, Karoseri Laksana dan Karoseri Tentrem.

Dalam kesempatan itu, Agus Riyadi juga menyampaikan akan ada perubahan arus pengunjung. Jika sebelumnya Hall 10 dan 9 menjadi pintu masuk arus utama diisi oleh kendaraan penumpang, maka pada GIIAS 2019 akan diisi oleh industri pendukung otomotif, roda dua dan kendaraan komersial. “Diharapkan pengunjung akan melihat keseluruhan pameran dari mulai industri pendukung otomotif, kendaraan roda dua, kendaraan komersial hingga kendaraan penumpang,” katanya.

Secara terpisah Romi menambahkan penjelasan Agus Riyadi. Menurut dia, perkembangan infrastruktur di Indonesia tidak terlepas dari peran kendaraan komersial. Di tahun lalu, kata dia, GAIKINDO mencatat angka kenaikan yang signifikan untuk kendaraan komersial. Sementara ini, lanjut dia, ketika infrastruktur dibangun, kendaraan komersial jenis truk yang mengalami kenaikan penjualan. “Ketika jalan sudah selesai dan seperti sekarang ini sudah ada Tol Trans Jawa, ada potensi permintaan bus akan meningkat,” ujarnya dengan nada mantap.



Romi bahkan mengungkapkan, pihaknya sedang mengkaji beragam kemungkinan untuk menarik minat pelaku industri transportasi bus bisa berpartisipasi dalam pameran yang diadakan GAIKINDO. Selain ada GIIAS, ada pula GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo yang sudah diumumkan akan berlangsung pada tahun 2020. Kedua pameran ini, lanjut dia, diharapkan bisa mendorong industri kendaraan komersial di Indonesia.

Selain GIICOMVEC yang memiliki fokus pameran pada kendaraan komersial dengan areal dan lokasi yang terpisah dari GIIAS, Romi menambahkan, terbuka peluang areal kendaraan komersial di GIIAS bisa diperluas. Hal ini didasari dengan antisipasi dan prediksi potensi kebutuhan dan industri kendaraan komersial yang besar. “Kendaraan komesial kan membutuhkan ruang yang luas, satu kendaraan komersial saja berapa itu luas yang dibutuhkan. Otomatis ketika pesertanya kami harapkan bisa bertambah, ruangnya juga perlu disiapkan. Kami sudah mengantisipasi itu,” kata dia menjelaskan.

 

Dalam beberapa kesempatan Ketua Umum GAIKINDO, Yohannes Nangoi menyebutkan ada beberapa merek pabrikan otomotif yang tertarik masuk ke Indonesia. Sementara, Romi mengatakan, pabrikan yang tertarik itu ada yang merupakan pabrikan kendaraan komersial. Selama ini selain Karoseri Adiputro dan Karoseri Laksana menjadi dua karoseri langganan GIIAS, serta tahun lalu Karoseri Tentrem mulai ikut berpameran, ada pula pabrikan yang memamerkan produknya di GIIAS.

Dari pabrikan kendaraan komersial ada Hino, FUSO, Isuzu dan TATA yang menjadi peserta tetap. Ada pula Scania bus dan Truck dan UD Truck di bawah bendera PT. United Tractors (Astra Group) serta Volvo dan Mercedes-Benz yang sekali dua kali ikut meramaikan GIIAS dari tahun ke tahun. “Kami berharap dengan susunan flow pengunjung yang berubah, minat merek kendaraan komersial berpartisipasi dalam GIIAS juga bisa bertambah,” ujarnya. (naskah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013