Minggu, 18 Agustus 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
PENJUALAN BUS DAIMLER SECARA GLOBAL NAIK 12 PERSEN
 
24 Juli 2019


(Jakarta – haltebus.com) Daimler bus mengeluarkan laporan kinerja perusahaan di semester kedua 2019. Dalam laporan itu, penjualan bus yang berada di bawah bendera Daimler naik 12 persen. Penjualan itu termasuk penjualan chassis bus Mercedes-Benz dan bus SETRA. “Total penjualan (Daimler) grup turun satu persen yakni 822.000 mobil penumpang dan kendaraan komersial (di semester 2 2018 tercatat 833.000,” demikian pernyataan yang dirilis Daimler Group dalam laman resminya, Rabu (24/7/19).

Meski mengalami penurunan penjualan pada laporan semester kedua ini, Daimler juga menyatakan adanya kenaikan revenue hingga 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018. Yakni € 40,8 Miliar di tahun 2018 menjadi € 42,7 Miliar di yang berhasil dibukukan pada tahun 2019 ini.

“Semester kedua kami mencatat € 4,2 Miliar. Kami akan fokus di separuh tahun ini untuk meningkatkan performa operasional dan keuangan secara general,” kata Chairman of the Board of Management of Daimler AG dan juga Head of Mercedes-Benz Cars, Ola Källenius.

Pergerakan ekonomi global yang dipengaruhi oleh kebijakan Amerika Serikat dan China, berpengaruh negative pada kinerja Daimler Grup. Namun, di sisi lain masih ada peluang positif yang dicatat selama semester pertama 2019. Salah satunya adalah kenaikan penjualan di kendaraan komersial.

Dalam laporan itu, penjualan Truk Daimler naik dua persen dari 123.910 unit di tahun 2018 menjadi 126.474 unit di 2019. Kenaikan revenue enjualan truk cukup signifikan, 14 persen € 9,2 miliar menjadi € 10,5 miliar. Bagaimana dengan penjualan bus? Penjualan bus Daimler naik 12 persen dari 7.522 unit di tahun 2018 menjadi 8.435 unit di 2019. “Revenue naik 18 persen € 1,3 Miliar (tahun 2019) dan € 1,1 Miliar di tahun 2018,” demikian pernyataan Daimler.

“Secara umum kami akan mengintesifkan program melebarkan performance secara luas (unit usaha di) Group dan mereview kembali portofolio produk kami untuk meyakinkan kesuksesan di masa mendatang. Di saat yang bersamaan kami secara konsisten meneruskan rencana transformasi perusahaan kami,” kata Ola lagi.

Untuk kendaraan komersial, Indonesia tercatat menjadi penyumbang kedua terbesar secara global setelah Jepang dan untuk divisi truk Daimler. Ada penurunan dari 16.400 unit di tahun 2018, menjadi 10.000 unit di tahun 2019. Sumber haltebus.com menyebutkan angka itu termasuk penjualan FUSO. Daimler secara global mulai menata perusahaan-perusahaan mereka dalam satu payung, FUSO adalah salah satu merek yang menjadi bagian dai Daimler.

Apakah catatan penjualan bus Daimler secara global sama dengan truk untuk pasar di Indonesia? Dalam laporannya, Daimler membagi besaran penjualan bus dalam tiga wilayah. Regional EU30 yang mencatat 2.800 unit chassis dan bus utuh. Di pasar Eropa Barat Norwegia dan Swiss ini, penjualan naik 30 persen dibandingkan periode yang sama. Di wilayah lain, penjualan bus sedikit terpengaruh dengan kondisi ekonomi di kawasan Amerika Latin. Di kawasan itu meski Argentina pertumbuhan ekonominya cukup sulit, masih ada kenaikan 10 persen menjadi 3.700 unit chassis bus. Di Brasil terjual 2.700 unit naik 8 persen di periode yang sama tahun lalu. Sementara di Mexico ada penurunan dari 800 unit di tahun 2018 menjadi 700 di tahun 2019. Salah satu negara yang diproyeksikan menjadi salah satu penghubung di Asia, yakni India tetap konsisten penjualannya, masiih 500 unit.

Di Indonesia, dengan beroperasinya Tol Trans Jawa, ada potensi kenaikan kebutuhan bus sebagai transportasi di pulau Jawa. Setidaknya, ada perubahan pola pergerakan penumpang. Sejumlah perusahaan bus sudah mulai membuka keberangkatan pagi dari Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dalam catatan haltebus.com, setiap tahunnya, sedikitnya 200 unit chassis bus ditargetkan terjual. Sayangnya, tidak banyak informasi penjualan bus yang diumumkan secara resmi oleh PT. Daimler Commercial Vehicle Indonesia. (naskah : mai/foto : daimler.com)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013