Selasa, 19 November 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
TAHUN 2019, WAKTUNYA GENERASI MUDA MEMIMPIN
 
25 Agustus 2019


(Serpong – haltebus.com) Tahun 2019 ini menjadi momentum penting bagi pergeseran kepemimpinan di perusahaan karoseri Indonesia. Generasi penerus karoseri mulai mengukuhkan diri di tahun yang juga identik dengan tahun politik di Indonesia. Generasi kedua tiga karoseri peserta Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show 2019 muncul bersamaan di saat pameran.

Karoseri Adiputro menjadi karoseri pertama yang memperkenalkan jajaran direksinya dari generasi kedua. Ada David Jethrokusumo, Eric Jethrokusumo dan Jesse Jethrokusumo. Mereka diperkenalkan di hari pertama pameran. Sejak awal hingga pameran berakhir, 18 – 28 Juli 2019 lalu, ketiganya memimpin tim Karoseri Adiputro dan berbagi tugas. Mulai menerima tamu, mengatur jalannya acara hingga mengarahkan tim Marketing & Sales selama pameran.

Sejak berdiri tahun 1971, dan memulai membuat bus di tahun 1995, Karoseri Adiputro banyak mendapat perhatian masyarakat. Ada model Neoplan, Royal Coach dan terakhir Jetbus yang dikenal luas. Menurut David, mereka ingin mempertahankan posisi sebagai pembuat bus premium di Indonesia. “Kalau ditanya berapa banyak bus premium yang sudah dibuat Adiputro ya banyak, tapi untuk yang spesifik seperti Voyager, ya baru ini. Kami ingin memperkuat posisi sebagai yang terdepan. Senantiasa terdepan,” katanya.

Pembagian tugas yang tak kalah matangnya juga ditunjukkan generasi ketiga Karoseri Laksana. Dua putera Iwan Arman, yang memimpin Karoseri Laksana di awal masa perkembangannya, Stevan Armand an Alvin Arman sudah berbagi tugas dua tahun terakhir. Keduanya juga sudah banyak tampil di hadapan publik untuk mempresentasikan produknya.

Jika Stevan mengambil peran dalam startegi membuat produk terbaik di Karoseri Laksana. Alvin mendukungnya dengan tugas di balik meja keuangan sekaligus promosi. Keduanya menggunakan dua pendekatan berbeda setiap menerima tamu-tamu yang tak lain adalah pelanggan dari kalangan pengusaha bus. Stevan menjelaskan produknya secara detil, Alvin menjadi penjaga gawang yang menampung pemesanan.

“Tahun lalu kami sudah melakukan uji guling sesuai standar ECE R66 dan mengimplementasikan pada semua produk kami di tahun 2019. Produk kami juga menggunakan stainless steel, lebih ringan 200-300 kilogram,” kata Stevan saat mempresentasikan produk Karoseri Laksana di hadapan undangan, Jumat (19/7/19).

Bagaimana dengan Karoseri Tentrem? Sebagai karoseri yang mulai merintis ke pasar yang lebih luas, Karoseri Tentrem tergolong cukup signifikan perkembangannya dalam lima tahun terakhir. Ikut menjadi salah satu karoseri pemasok bus kota untuk PT. Transjakarta dan Kemenhub, menjadi awal mereka membuka jalan yang lebih lebar.

Sayangnya, Tatang Wahyudi, pendiri Karoseri Tentrem yang memulai bisnisnya dari usaha bengkel 13 tahun silam, hanya memiliki seorang anak lelaki, yakni Yohan Wahyudi. Bersama ayahnya, Yohan memimpin pembenahan di karoseri yang hanya berbatas rel kereta di Malang dengan Karoseri Adiputro ini.

Di depan pelanggan, undangan Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan Jawa Timur, serta pimpinan tiga pabrikan bus yang ada di Indonesia Yohan mulai percaya diri. Minggu (21/8/19) mempresentasikan produk terbarunya, desain konsep bus standar Karoseri Tentrem serta rencana pengembangan produk. “Kami membagi dua rancang bangun produk Tentrem, ada Bodi Structural Analysist dan Electrical Design & Verification untuk memastikan produk kami aman,” kata Yohan.

Unjuk kemampuan karoseri melalui pameran di tahun 2019 ini juga terasa lengkap. Selain GIIAS 2019, Maret lalu juga berlangsung Busworld South East Asia. Di masa mendatang, selain berlomba memasarkan produknya, karoseri juga bisa berlomba-lomba memamerkan produk mereka yang berkualitas. Apalagi kini pemerintah sudah membuka peluang ekspor ke luar negeri.

Sejak 2014, satu per satu karoseri bus Indonesia mulai mengikuti Pameran Trade Expo Indonesia, sebuah pameran yang memamerkan produk unggulan Indonesia untuk dipasarkan keluar negeri. Menyusul Karoseri Laksana yang berpartisipasi pada 2014, Karoseri Adiputro memulai debutnya di Trade Expo Indonesia 2018. “Doakan kami juga bisa ekspor ke luar negeri. Ini target saya,” kata Yohan Wahyudi. (naskah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013